Ini 4 Striker Legendaris di ONE Championship yang Tanding Ratusan Kali

One Championship | CNN Indonesia
Rabu, 29 Jun 2022 18:58 WIB
ONE Championship menjadi rumah dari para atlet terbaik dalam seni bela diri striking yang mengandalkan kaki serta tangan dalam menyerang lawan. Aksi Nong-O Gaiyanghado usai mengalahkan Felipe Lobo di ONE X pada Maret lalu.. (Foto: Arsip ONE Championship).
Jakarta, CNN Indonesia --

Dari disiplin kickboxing hingga Muay Thai, ONE Championship menjadi rumah dari para atlet terbaik dalam seni bela diri striking yang mengandalkan kaki serta tangan dalam menyerang lawan.

Merujuk fakta itu, tak kurang dari empat atlet legendaris disiplin striking yang ingin mengabadikan kejayaan mereka di ONE Championship. Mereka yang ada dalam daftar ini telah berkarier selama lebih dari satu dekade dan memiliki catatan lebih dari 100 laga.

Mereka memiliki berbagai pencapaian dan prestasi gemilang. Berikut empat striker legendaris yang hingga kini masih berjaya di ONE Championship

1. Nong-O Gaiyanghadao

Nama Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai Nong-O Gaiyanghadao tentu layak disebut sebagai legenda dalam 'seni delapan tungkai'. Terlebih sang bintang Thailand juga belum pernah kalah di panggung ONE dengan rekor profesional 8-0.

Hanya di dunia Muay Thai, Nong-O memiliki raihan profesional sebanyak 262-54-10. Yang lebih luar biasa, ketiga laga pertahanan sabuk terakhirnya berakhir dengan kemenangan KO atas nama besar seperti Felipe Lobo, Rodlek PK Saenchai dan Saemapetch Fairtex.

Sebelum bergabung dengan ONE, sang atlet perwakilan sasana Evolve MMA itu adalah empat kali Juara Dunia Lumpinee dan mantan Juara Dunia Lightweight Stadium Rajadamnern. Ia juga pernah bertemu dengan atlet Muay Thai top seperti Sam-A Gaiyanghadao, Lerdsila Phuket Top Team dan Saenchai.

Di masa mendatang, ada kemungkinan kalau ia akan bertemu dengan sesama legenda lain asal Inggris - Liam Harrison. Kehebatannya kian teruji, setelah bangkit dan menang TKO atas Muangthai PK. Saenchai tahun in.

Apabila Nong-O mengalahkan Harrison, ia akan meraih pertahanan sabuk emas keenamnya setelah pertama kali merebut sabuk dari Han Zi Hao di gelaran ONE: CLASH OF LEGENDS pada 2019 lalu.

ONE ChampionshipLiam Harrison kontra Muangthai PK. Saenchai di ONE 156. (Foto: Arsip ONE Championship).

2. Liam Harrison

Jika nama Nong-O menjadi legenda Muay Thai di Thailand, maka Liam Harrison bisa dibilang sebagai versi Inggrisnya. Sang atlet berjuluk 'Hitman' itu pertama kali meraih nama secara profesional dengan berkompetisi di Inggris.

Dalam perjalanannya, Harrison juga bertemu dengan sejumlah atlet top seperti Saenchai sampai mengalahkan Anuwat Kaewsamrit lewat kemenangan mutlak oleh ketiga juri.
Lebih lanjut, Harrison merupakan tiga kali Juara Dunia Muay Thai.

Bahkan selama 12 tahun pertama karir profesionalnya, ia tak pernah kalah dalam tarung Muay Thai melawan atlet non-Thailand. Harrison pertama kali bergabung dengan ONE pada 2018. Di awal, ia menjalani laga terjal melawan Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai World Petchmorakot Petchyindee dan Rodlek. Barulah setelah ia bangkit dan menang atas Mohammed Bin Mahmoud dan Muangthai.

Memiliki raihan rekor profesional Muay Thai 89-24-2, tidak mengherankan kalau sang penantang teratas kelima divisi itu kerap disebut sebagai salah satu GOAT. Apabila ia berhasil mengalahkan Nong-O, Harrison bisa meraih pencapaian yang lebih tinggi lagi.

3. Anissa Meksen

Tak hanya kaum adam, ONE juga memiliki legenda kickboxing dan Muay Thai wanita bernama Anissa Meksen. Dari total 106 laganya di kickboxing dan Muay Thai, sang atlet berjuluk 'C16' itu bahkan hanya pernah kalah lima kali sepanjang karirnya.

Rekornya yang hampir sempurna itu juga telah membawanya menjadi 7 kali Juara Dunia Kickboxing dan Muay Thai. Ia juga didapuk sebagai kickboxer wanita terbaik di planet ini.

Sang bintang berusia 34 tahun itu baru saja bergabung di ONE Championship tahun lalu dan belum terkalahkan. Meksen juga telah meng-KO Christina Morales dalam debutnya dan Marie Ruumet di gelaran ONE 156 bulan April ini.

Setelah itu, Meksen juga tengah memanggil Juara Dunia ONE Atomweight Kickboxing Janet Todd untuk laga perebutan gelar. Walau belum dipastikan tanggalnya, tapi pertemuan di antara keduanya dipastikan akan berlangsung meriah.

4. Giorgio Petrosyan

Di dunia kickboxing, agaknya tak ada orang yang tidak mengenal Giorgio Petrosyan. Memiliki gaya permainan yang taktis dan presisi, hampir tak ada gerakan yang sia-sia datang dari 'The Doctor'.

Dalam karir panjangnya selama dua dekade, Petrosyan telah meraih 104 kemenangan dan sejumlah Titel Dunia K-1. Pasca bergabung dengan ONE Championship 2018 lalu, sang striker Italia juga langsung menang dalam debutnya kontra Jo Nattawut.

Setahun setelahnya, Petrosyan berpartisipasi dalan Turnamen ONE Featherweight Kickboxing World Grand Prix dan keluar sebagai pemenang. Ia mengalahkan Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai Petchmorakot Petchyindee dan Samy Sana, dan mendapat uang tunai senilai USD 1 juta.

(inh/inh)
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER