Sedangkan pertandingan kedua Indonesia vs Curacao awalnya direncanakan bakal digelar di JIS seperti pernyataan PSSI pada 19 Agustus 2022. Kabar ini disampaikan Sekjen PSSI Yunus Nusi.
"Alhamdulillah, kami sudah deal dengan Curacao. Mereka tim yang kuat, serta akan main dua kali di Indonesia, yakni tanggal 24 September di Stadion Bandung Lautan Api dan tanggal 27 di Stadion Jakarta International Stadium," ujar Yunus Nusi saat itu.
Namun pada pekan lalu Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR menyatakan laga Indonesia vs Curacao tidak akan berlangsung di JIS seperti yang kerap diberitakan belakangan ini.
Iriawan mengatakan pertandingan pertama akan berlangsung di Stadion GBLA dan laga kedua dimainkan di Stadion Pakansari.
"GBLA dan Pakansari. Bukan JIS, dari awal tidak ada di JIS, dari awal memang sudah disiapkan GBLA. Pertama berkaitan dengan biaya dan kedua dengan supporter animo yang akan hadir nanti, kita butuh itu," kata Iriawan saat itu.
Tapi, dalam rilis terbaru PSSI pada Jumat (9/9), Yunus Nusi mengungkapkan alasan batal memakai JIS karena dianggap belum memenuhi kelayakan infrastruktur.
"Laga antara timnas Indonesia dan Curacao dalam FIFA matchday sedianya akan digelar di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 24 September 2022, Jawa Barat, dan direncanakan di Jakarta International Stadium (JIS) pada 27 September 2022," tulis keterangan resmi PSSI.
"Namun, setelah PSSI melakukan uji kelayakan, JIS dianggap belum layak untuk menggelar FIFA matchday. Akan tetapi, untuk laga pertama (24/9) dipastikan tetap dilangsungkan di GBLA," lanjut keterangan PSSI.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Alasan PSSI batal menggunakan JIS disebabkan standar stadion berkapasitas 82 ribu penonton itu tidak sesuai. Terdapat beberapa aspek yang tidak memenuhi ketentuan PSSI untuk menyelenggarakan pertandingan.
'Sehingga untuk menggelar sebuah pertandingan FIFA Match Day yang mengundang animo penonton sangat banyak maka perlu dilakukan simulasi terkait jumlah penonton mulai dari 25% - 50% - 75% - 100% dari perhitungan maximum safety capacity,'' kata Sekjen PSSI Yunus Nusi dikutip dari laman PSSI, Jumat (9/9).
Yunus menambahkan untuk ukuran JIS yang begitu megah dengan daya tampung 80 ribu kursi hanya bisa menampung parkir sekitar 800 unit kendaraan roda empat dan itu dinilai sangat riskan. Padahal, menurutnya jika timnas main animo masyarakat untuk ber duyun-duyun ke stadion sangat tinggi.
Selain itu, menurut Yunus, untuk masuk stadion hanya satu pintu sehingga dikhawatirkan jika bersamaan keluar akan memakan waktu yang lama.
''Di samping itu terkait dengan plafon yang rendah karena bus tidak bisa masuk, bisa jadi bus tim tamu dan tim tuan rumah berhentinya di area umum, tidak di area sebagaimana mestinya yang sudah diatur . Nah kalau kita paksakan pasti akan menjadi catalan FIFA,'' kata Yunus.
Yunus menambahkan kendala lain adalah biaya sewa stadion yang tinggi. Ia mengklaim tim sekelas Persija Jakarta pun lebih memilih stadion di Bekasi.
Saat ini PSSI masih dalam taraf pembicaraan dengan beberapa stadion untuk pertandingan kedua (27/9) di antaranya Stadion Pakansari, Bogor, dan Stadion Patriot, Bekasi.
Sedangkan pertandingan kedua Indonesia vs Curacao awalnya direncanakan bakal digelar di JIS seperti pernyataan PSSI pada 19 Agustus 2022. Kabar ini disampaikan Sekjen PSSI Yunus Nusi.
"Alhamdulillah, kami sudah deal dengan Curacao. Mereka tim yang kuat, serta akan main dua kali di Indonesia, yakni tanggal 24 September di Stadion Bandung Lautan Api dan tanggal 27 di Stadion Jakarta International Stadium," ujar Yunus Nusi saat itu.
Namun pada pekan lalu Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR menyatakan laga Indonesia vs Curacao tidak akan berlangsung di JIS seperti yang kerap diberitakan belakangan ini.
Iriawan mengatakan pertandingan pertama akan berlangsung di Stadion GBLA dan laga kedua dimainkan di Stadion Pakansari.
"GBLA dan Pakansari. Bukan JIS, dari awal tidak ada di JIS, dari awal memang sudah disiapkan GBLA. Pertama berkaitan dengan biaya dan kedua dengan supporter animo yang akan hadir nanti, kita butuh itu," kata Iriawan saat itu.
Tapi, dalam rilis terbaru PSSI pada Jumat (9/9), Yunus Nusi mengungkapkan alasan batal memakai JIS karena dianggap belum memenuhi kelayakan infrastruktur.
"Laga antara timnas Indonesia dan Curacao dalam FIFA matchday sedianya akan digelar di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 24 September 2022, Jawa Barat, dan direncanakan di Jakarta International Stadium (JIS) pada 27 September 2022," tulis keterangan resmi PSSI.
"Namun, setelah PSSI melakukan uji kelayakan, JIS dianggap belum layak untuk menggelar FIFA matchday. Akan tetapi, untuk laga pertama (24/9) dipastikan tetap dilangsungkan di GBLA," lanjut keterangan PSSI.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Alasan Indonesia vs Curacao Batal di JIS
JIS dinilai belum layak gelar laga Timnas Indonesia vs Curacao. (CNN Indonesia/ Damar Iradat)
Alasan PSSI batal menggunakan JIS disebabkan standar stadion berkapasitas 82 ribu penonton itu tidak sesuai. Terdapat beberapa aspek yang tidak memenuhi ketentuan PSSI untuk menyelenggarakan pertandingan.
'Sehingga untuk menggelar sebuah pertandingan FIFA Match Day yang mengundang animo penonton sangat banyak maka perlu dilakukan simulasi terkait jumlah penonton mulai dari 25% - 50% - 75% - 100% dari perhitungan maximum safety capacity,'' kata Sekjen PSSI Yunus Nusi dikutip dari laman PSSI, Jumat (9/9).
Yunus menambahkan untuk ukuran JIS yang begitu megah dengan daya tampung 80 ribu kursi hanya bisa menampung parkir sekitar 800 unit kendaraan roda empat dan itu dinilai sangat riskan. Padahal, menurutnya jika timnas main animo masyarakat untuk ber duyun-duyun ke stadion sangat tinggi.
Selain itu, menurut Yunus, untuk masuk stadion hanya satu pintu sehingga dikhawatirkan jika bersamaan keluar akan memakan waktu yang lama.
''Di samping itu terkait dengan plafon yang rendah karena bus tidak bisa masuk, bisa jadi bus tim tamu dan tim tuan rumah berhentinya di area umum, tidak di area sebagaimana mestinya yang sudah diatur . Nah kalau kita paksakan pasti akan menjadi catalan FIFA,'' kata Yunus.
Yunus menambahkan kendala lain adalah biaya sewa stadion yang tinggi. Ia mengklaim tim sekelas Persija Jakarta pun lebih memilih stadion di Bekasi.
Saat ini PSSI masih dalam taraf pembicaraan dengan beberapa stadion untuk pertandingan kedua (27/9) di antaranya Stadion Pakansari, Bogor, dan Stadion Patriot, Bekasi.