Islam Makhachev, Jawaban Lain Atas Pilihan Khabib Pensiun dari UFC
Putra Permata Tegar Idaman | CNN Indonesia
Senin, 24 Okt 2022 19:04 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Khabib tak pernah ragu Islam Makhachev bakal jadi juara kelas ringan UFC.(USA TODAY Sports/Craig Kidwell)
Jakarta, CNN Indonesia --
Banyak yang bertanya-tanya keputusan Khabib Nurmagomedov untuk pensiun dari UFC dan kehadiran Islam Makhachev adalah jawaban lain di balik hal tersebut.
Islam Makhachev berhasil jadi juara kelas ringan UFC hanya sekitar 1,5 tahun setelah sabuk tersebut resmi dilepas oleh Khabib Nurmagomedov. Khabib terakhir kali naik bertanding pada 24 Oktober 2020 namun sabuknya baru resmi dicopot pada Maret 2021.
Saat Khabib resmi mengumumkan pensiun, banyak yang bertanya-tanya tentang keputusan Khabib tersebut. Alasan utama Khabib pensiun adalah karena janji terhadap sang Ibu.
Khabib berjanji bahwa setelah sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov meninggal dunia, duel lawan Justin Gaethje adalah laga terakhir yang ia lakukan di UFC. Khabib memenangkan duel tersebut dan ia dengan teguh memegang janji yang pernah diucapkan.
Banyak pula yang meyakini bahwa Khabib memilih pensiun lantaran sudah mendapatkan segalanya di UFC dan tak lagi ada tantangan tersisa untuknya di olahraga tersebut. Khabib pensiun dengan rekor 29-0 dan menaklukkan banyak petarung papan atas, kecuali Tony Ferguson yang malah dari Gaethje di 2020 sehingga duel Khabib vs Ferguson batal terlaksana.
Setelah pensiun dari UFC, menariknya Khabib tidak menjauh dari industri tersebut. Khabib langsung terlibat aktif mendorong rekan-rekannya seperti Islam Makhachev, Usman Nurmagomedov, dan Abubakar Nurmagomedov.
Islam Makhachev adalah salah satu petarung yang sangat diyakini Khabib bisa bersinar dalam waktu cepat. Sejak mendampingi Makhachev, Khabib terus menebar keyakinan bahwa Makhachev bakal jadi juara dunia kelas ringan UFC dalam dua 1-2 tahun mendatang.
Selepas Khabib pensiun, Charles Oliveira menyeruak jadi bintang baru UFC. Ia mampu mengalahkan Tony Ferguson, Michael Chandler, Dustin Poirier, dan Justin Gaethje secara beruntun.
Banyak yang lalu berandai-andai Oliveira jadi lawan tangguh bagi Khabib bila Sang Elang memilih untuk tidak pensiun.
Walaupun berbagai macam godaan bertubi-tubi datang, Khabib tetap tak goyah pada keputusannya. Ia tidak akan kembali ke UFC untuk bertarung dan memilih fokus untuk mengantarkan rekan-rekannya jadi juara lewat kontribusinya sebagai pelatih.
Sejak dipegang dan disupervisi oleh Khabib, performa Islam Makhachev makin menunjukkan peningkatan. Ia bisa menang dengan submission pada tiga laga beruntun sepanjang 2021.
Sosok Khabib pula yang membuat nama Islam Makhachev langsung mendapat sorotan dan sinar terang dari UFC. Khabib terus menyuarakan bahwa Islam Makhachev jadi petarung yang layak mendapatkan perebutan gelar.
Promosi dari Khabib ini yang tak pelak membuat Islam Makhachev seolah menempuh jalur singkat untuk mendapatkan duel perebutan gelar. Makhachev dijadwalkan menghadapi Beneil Dariush di awal tahun namun duel tersebut batal digelar karena Dariush cedera.
Makhachev lalu hanya menghadapi petarung pengganti, Bobby Green yang tidak masuk daftar 10 besar kelas ringan UFC. Usai menang lawan Green, Makhachev langsung berjumpa Charles Oliveira dalam duel perebutan gelar kelas ringan UFC yang lowong.
Khabib Nurmagomedov menjalani laga terakhir di 2020. (AFP/GIUSEPPE CACACE)
Dengan kondisi tersebut, Islam Makhachev mendapat duel perebutan gelar kelas ringan UFC tanpa lebih dulu bertarung melawan petarung-petarung lain di Top 10 kelas ringan UFC.
Diplomasi Khabib yang terus mengulang bahwa Islam Makhachev layak mendapat kesempatan perebutan gelar karena petarung-petarung lain di lima besar sudah mendapatkan giliran mereka. Selain itu sosok Islam Makhachev yang dianggap sebagai 'Khabib versi baru' turut mendongkrak nilai jual Makhachev.
Namun sekeras apapun Khabib berusaha, Islam Makhachev tetap menjadi penentu akhir dari perjalanan kariernya di UFC. Ketika kesempatan lawan Oliveira datang, Makhachev yang tetap harus lebih banyak berperan.
Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>
Duel yang dinanti akhirnya tiba. Islam Makhachev menghadapi Charles Oliveira yang punya rekor 11 kemenangan beruntun. Oliveira juga punya dasar ground fighting yang bagus sehingga diyakini bakal jadi lawan berat Islam Makhachev.
Namun pada akhirnya Islam Makhachev bisa melalui duel itu dengan sangat baik. Ia mampu memaksa Oliveira melakukan tap out di ronde kedua.
Wajah Islam Makhachev pun tergolong bersih usai duel lawan Oliveira pertanda ia tak mengalami kesulitan berarti sepanjang laga tersebut.
Kemenangan Islam Makhachev atas Oliveira juga sekaligus bisa jadi jawaban tentang pertanyaan 'Andai Oliveira berduel lawan Khabib'. Dengan kemenangan telak Makhachev atas Oliveira, hal itu bisa diasumsikan Khabib juga bisa melakukan hal yang sama mengingat Islam Makhachev adalah murid Khabib saat ini.
Setelah jadi juara kelas ringan UFC, Makhachev langsung membidik duel lawan Alexander Volkanovski. Duel ini bakal menguntungkan Makhachev karena Volkanovski yang juara kelas bulu adalah petarung nomor satu di pound for pound UFC.
Khabib sangat terharu melihat Islam Makhachev berhasil memenangkan sabuk kelas ringan UFC.(REUTERS/CHRISTOPHER PIKE)
Bila duel lawan Volkanovski terwujud, itu berarti Makhachev kembali 'melangkahi' rintangan-rintangan lain yang semestinya ia hadapi di kelas ringan. Masih banyak petarung papan atas yang belum dijajal oleh Islam Makhachev mulai dari Dustin Poirier, Justin Gaethje, Michael Chandler, Beneil Dariush, hingga Rafael Dos Anjos.
Dari sudut pandang Khabib, keberhasilan Islam Makhachev juga berarti sebuah kelegaan dan kebahagiaan untuk dirinya. Keputusan pensiun dari UFC terasa sangat tepat lantaran Islam Makhachev langsung bisa mengisi posisi yang ia tinggalkan hanya dalam kurun waktu tergolong singkat.
Andai Khabib belum pensiun, belum tentu nama Islam Makhachev mencuat seperti sekarang. Dan ketika Islam Makhachev kini telah bersinar terang, hal itu bisa jadi jawaban lain kenapa Khabib terus teguh pada pendiriannya untuk tidak kembali sebagai petarung di arena UFC.
Banyak yang bertanya-tanya keputusan Khabib Nurmagomedov untuk pensiun dari UFC dan kehadiran Islam Makhachev adalah jawaban lain di balik hal tersebut.
Islam Makhachev berhasil jadi juara kelas ringan UFC hanya sekitar 1,5 tahun setelah sabuk tersebut resmi dilepas oleh Khabib Nurmagomedov. Khabib terakhir kali naik bertanding pada 24 Oktober 2020 namun sabuknya baru resmi dicopot pada Maret 2021.
Saat Khabib resmi mengumumkan pensiun, banyak yang bertanya-tanya tentang keputusan Khabib tersebut. Alasan utama Khabib pensiun adalah karena janji terhadap sang Ibu.
Khabib berjanji bahwa setelah sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov meninggal dunia, duel lawan Justin Gaethje adalah laga terakhir yang ia lakukan di UFC. Khabib memenangkan duel tersebut dan ia dengan teguh memegang janji yang pernah diucapkan.
Banyak pula yang meyakini bahwa Khabib memilih pensiun lantaran sudah mendapatkan segalanya di UFC dan tak lagi ada tantangan tersisa untuknya di olahraga tersebut. Khabib pensiun dengan rekor 29-0 dan menaklukkan banyak petarung papan atas, kecuali Tony Ferguson yang malah dari Gaethje di 2020 sehingga duel Khabib vs Ferguson batal terlaksana.
Setelah pensiun dari UFC, menariknya Khabib tidak menjauh dari industri tersebut. Khabib langsung terlibat aktif mendorong rekan-rekannya seperti Islam Makhachev, Usman Nurmagomedov, dan Abubakar Nurmagomedov.
Islam Makhachev adalah salah satu petarung yang sangat diyakini Khabib bisa bersinar dalam waktu cepat. Sejak mendampingi Makhachev, Khabib terus menebar keyakinan bahwa Makhachev bakal jadi juara dunia kelas ringan UFC dalam dua 1-2 tahun mendatang.
Selepas Khabib pensiun, Charles Oliveira menyeruak jadi bintang baru UFC. Ia mampu mengalahkan Tony Ferguson, Michael Chandler, Dustin Poirier, dan Justin Gaethje secara beruntun.
Banyak yang lalu berandai-andai Oliveira jadi lawan tangguh bagi Khabib bila Sang Elang memilih untuk tidak pensiun.
Walaupun berbagai macam godaan bertubi-tubi datang, Khabib tetap tak goyah pada keputusannya. Ia tidak akan kembali ke UFC untuk bertarung dan memilih fokus untuk mengantarkan rekan-rekannya jadi juara lewat kontribusinya sebagai pelatih.
Sejak dipegang dan disupervisi oleh Khabib, performa Islam Makhachev makin menunjukkan peningkatan. Ia bisa menang dengan submission pada tiga laga beruntun sepanjang 2021.
Sosok Khabib pula yang membuat nama Islam Makhachev langsung mendapat sorotan dan sinar terang dari UFC. Khabib terus menyuarakan bahwa Islam Makhachev jadi petarung yang layak mendapatkan perebutan gelar.
Promosi dari Khabib ini yang tak pelak membuat Islam Makhachev seolah menempuh jalur singkat untuk mendapatkan duel perebutan gelar. Makhachev dijadwalkan menghadapi Beneil Dariush di awal tahun namun duel tersebut batal digelar karena Dariush cedera.
Makhachev lalu hanya menghadapi petarung pengganti, Bobby Green yang tidak masuk daftar 10 besar kelas ringan UFC. Usai menang lawan Green, Makhachev langsung berjumpa Charles Oliveira dalam duel perebutan gelar kelas ringan UFC yang lowong.
Khabib Nurmagomedov menjalani laga terakhir di 2020. (AFP/GIUSEPPE CACACE)
Dengan kondisi tersebut, Islam Makhachev mendapat duel perebutan gelar kelas ringan UFC tanpa lebih dulu bertarung melawan petarung-petarung lain di Top 10 kelas ringan UFC.
Diplomasi Khabib yang terus mengulang bahwa Islam Makhachev layak mendapat kesempatan perebutan gelar karena petarung-petarung lain di lima besar sudah mendapatkan giliran mereka. Selain itu sosok Islam Makhachev yang dianggap sebagai 'Khabib versi baru' turut mendongkrak nilai jual Makhachev.
Namun sekeras apapun Khabib berusaha, Islam Makhachev tetap menjadi penentu akhir dari perjalanan kariernya di UFC. Ketika kesempatan lawan Oliveira datang, Makhachev yang tetap harus lebih banyak berperan.
Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>
Usai Islam Makhachev Juara UFC
Islam Makhachev sangat menghormati Khabib Nurmagomedov. (REUTERS/CHRISTOPHER PIKE)
Duel yang dinanti akhirnya tiba. Islam Makhachev menghadapi Charles Oliveira yang punya rekor 11 kemenangan beruntun. Oliveira juga punya dasar ground fighting yang bagus sehingga diyakini bakal jadi lawan berat Islam Makhachev.
Namun pada akhirnya Islam Makhachev bisa melalui duel itu dengan sangat baik. Ia mampu memaksa Oliveira melakukan tap out di ronde kedua.
Wajah Islam Makhachev pun tergolong bersih usai duel lawan Oliveira pertanda ia tak mengalami kesulitan berarti sepanjang laga tersebut.
Kemenangan Islam Makhachev atas Oliveira juga sekaligus bisa jadi jawaban tentang pertanyaan 'Andai Oliveira berduel lawan Khabib'. Dengan kemenangan telak Makhachev atas Oliveira, hal itu bisa diasumsikan Khabib juga bisa melakukan hal yang sama mengingat Islam Makhachev adalah murid Khabib saat ini.
Setelah jadi juara kelas ringan UFC, Makhachev langsung membidik duel lawan Alexander Volkanovski. Duel ini bakal menguntungkan Makhachev karena Volkanovski yang juara kelas bulu adalah petarung nomor satu di pound for pound UFC.
Khabib sangat terharu melihat Islam Makhachev berhasil memenangkan sabuk kelas ringan UFC.(REUTERS/CHRISTOPHER PIKE)
Bila duel lawan Volkanovski terwujud, itu berarti Makhachev kembali 'melangkahi' rintangan-rintangan lain yang semestinya ia hadapi di kelas ringan. Masih banyak petarung papan atas yang belum dijajal oleh Islam Makhachev mulai dari Dustin Poirier, Justin Gaethje, Michael Chandler, Beneil Dariush, hingga Rafael Dos Anjos.
Dari sudut pandang Khabib, keberhasilan Islam Makhachev juga berarti sebuah kelegaan dan kebahagiaan untuk dirinya. Keputusan pensiun dari UFC terasa sangat tepat lantaran Islam Makhachev langsung bisa mengisi posisi yang ia tinggalkan hanya dalam kurun waktu tergolong singkat.
Andai Khabib belum pensiun, belum tentu nama Islam Makhachev mencuat seperti sekarang. Dan ketika Islam Makhachev kini telah bersinar terang, hal itu bisa jadi jawaban lain kenapa Khabib terus teguh pada pendiriannya untuk tidak kembali sebagai petarung di arena UFC.