5 Kontroversi Ronaldo di MU hingga Tuding Ten Hag Pengkhianat
CNN Indonesia
Senin, 14 Nov 2022 14:48 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Hubungan Cristiano Ronaldo dan Erik ten Hag terus memanas. (REUTERS/YIANNIS KOURTOGLOU)
3. Manchester City vs MU
Ronaldo tidak mendapat kesempatan main dalam derby Manchester. Fakta tersebut diakui Ten Hag membuat Ronaldo meradang.
Hanya saja pelatih asal Belanda tersebut menyatakan Ronaldo bisa meredam kekecewaannya dan tidak sampai melakukan tindakan di luar nalar.
Keputusan Ten Hag tidak memainkan Ronaldo dalam laga melawan Man City merupakan cara mantan pelatih Ajax itu menghormati karier besar sang megabintang.
MU mengemas kemenangan penting atas Spurs yang merupakan salah satu tim besar sekaligus penghuni papan atas Liga Inggris. Di saat tiga poin berhasil dituai, Ronaldo tidak mendapat kesempatan bermain. Gejolak soal Ronaldo menuangkan kekesalan pun sontak ramai.
Ronaldo berulah dengan meninggalkan pertandingan dan masuk ke ruang ganti sebelum laga usai. Dalam video yang beredar di media sosial, Ronaldo pergi dari bangku cadangan pada menit ke-89.
Imbasnya, Ronaldo sempat disanksi berlatih bersama tim muda MU. Namanya juga tak masuk dalam daftar pemain Setan Merah saat menghadapi tim berat Chelsea di Liga Inggris.
5. Sebut Ten Hag Pengkhianat
Ronaldo kembali jadi sorotan usai melakukan wawancara ekslusif dengan Piers Morgan. Apalagi hasil wawancara itu tayang setelah sehari sebelumnya Ronaldo tak masuk skuad MU ketika melawat ke markas Fulham di Liga Inggris.
Pihak klub menerangkan Ronaldo meminta izin absen di laga terakhir MU di Liga Inggris karena urusan keluarga. Namun, alasan tersebut menjadi rancu setelah wawancara Ronaldo tayang di berbagai media.
Ronaldo secara terang-terangan mengaku tak menghormati pelatih Erik ten Hag yang dianggap lebih dulu tak menghargai kehadirannya di MU.
"Ya [MU coba mendepak saya]. Bukan hanya pelatih [Ten Hag], tapi juga dua atau tidak orang lain di dalam klub," ujar Ronaldo dikutip dari Manchester Evening News.
"Ya, saya merasa dikhianati. Sejujurnya saya tidak boleh mengatakan ini, saya tidak tahu. Tapi saya tidak peduli, orang-orang harus mendengarkan ini," ucap Ronaldo.
(jun/jal)
Jakarta, CNN Indonesia --
Cristiano Ronaldo dikenal sebagai salah satu pemain terbaik dunia dalam dua dekade terakhir namun kini lebih banyak disorot karena aksi kontroversial di Manchester United.
Tak ada yang menyangsikan Ronaldo sebagai salah satu talenta terbaik di jagad sepak bola. Lima penghargaan Ballon d'Or di lemari koleksi jadi bukti sahih kehebatannya.
Sejumlah rekor fantastis juga sudah diukir bintang timnas Portugal itu. Salah satunya jadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa mengalahkan legenda Brasil, Pele.
Akan tetapi, karier brilian Ronaldo mulai menurun seiring dengan tambahan usia yang kini sudah menyentuh 38 tahun.
CR7 mengalami masa sulit setahun setelah kembali ke Old Trafford. Ketajamannya sebagai mesin gol mulai tumpul dan lebih banyak menikmati laga sebagai penonton di bangku cadangan MU.
Ronaldo tak terima dijadikan 'ban serep' di skuad MU pimpinan Erik ten Hag. Baru-baru ini ia kembali menjadi sorotan setelah wawancara kontroversi bersama Piers Morgan muncul di media.
Jauh sebelum tayangan wawancara kontroversi dengan Morgan, bibit kontroversi Ronaldo musim ini pun sudah muncul sebelum kompetisi 2022/2023 resmi bergulir.
1. Absen Tur Pramusim MU
Cikal bakal polemik Ronaldo di MU sudah dimulai sejak pramusim ketika ia memutuskan absen di sebagian besar agenda karena urusan keluarga.
Ketiadaan Ronaldo di sederet laga persahabatan pramusim sempat memunculkan spekulasi kepergiannya dari Old Trafford. Sang megabintang dikabarkan tak mau bermain dengan MU yang musim ini tak mentas di Liga Champions.
Namun, rumor kepindahan Ronaldo patah setelah pemain memutuskan gabung latihan bersama skuad utama MU di Carrington pada akhir Juli 2022.
2. Cabut di Pertengahan Laga MU vs Vallecano
Saat pertandingan uji coba melawan Rayo Vallecano, Cristiano Ronaldo pernah meninggalkan Old Trafford lebih awal.
Ketika itu mantan pemain Sporting Lisbon tersebut meninggalkan pertandingan usai babak pertama bertepatan setelah dia diganti Amad Diallo.
Keputusan Ronaldo cabut dari lokasi pertandingan sempat menimbulkan pertanyaan dan spekulasi soal masa depan bersama MU meski akhirnya kapten Portugal itu tetap berkostum Setan Merah hingga kini. Konsekuensinya ia lebih banyak turun dari bangku cadangan.
Baca di halaman berikutnya>>>
Ronaldo Sering Ngacir Sebelum Laga Usai
Hubungan Cristiano Ronaldo dan Erik ten Hag terus memanas. (REUTERS/YIANNIS KOURTOGLOU)
3. Manchester City vs MU
Ronaldo tidak mendapat kesempatan main dalam derby Manchester. Fakta tersebut diakui Ten Hag membuat Ronaldo meradang.
Hanya saja pelatih asal Belanda tersebut menyatakan Ronaldo bisa meredam kekecewaannya dan tidak sampai melakukan tindakan di luar nalar.
Keputusan Ten Hag tidak memainkan Ronaldo dalam laga melawan Man City merupakan cara mantan pelatih Ajax itu menghormati karier besar sang megabintang.
MU mengemas kemenangan penting atas Spurs yang merupakan salah satu tim besar sekaligus penghuni papan atas Liga Inggris. Di saat tiga poin berhasil dituai, Ronaldo tidak mendapat kesempatan bermain. Gejolak soal Ronaldo menuangkan kekesalan pun sontak ramai.
Ronaldo berulah dengan meninggalkan pertandingan dan masuk ke ruang ganti sebelum laga usai. Dalam video yang beredar di media sosial, Ronaldo pergi dari bangku cadangan pada menit ke-89.
Imbasnya, Ronaldo sempat disanksi berlatih bersama tim muda MU. Namanya juga tak masuk dalam daftar pemain Setan Merah saat menghadapi tim berat Chelsea di Liga Inggris.
5. Sebut Ten Hag Pengkhianat
Ronaldo kembali jadi sorotan usai melakukan wawancara ekslusif dengan Piers Morgan. Apalagi hasil wawancara itu tayang setelah sehari sebelumnya Ronaldo tak masuk skuad MU ketika melawat ke markas Fulham di Liga Inggris.
Pihak klub menerangkan Ronaldo meminta izin absen di laga terakhir MU di Liga Inggris karena urusan keluarga. Namun, alasan tersebut menjadi rancu setelah wawancara Ronaldo tayang di berbagai media.
Ronaldo secara terang-terangan mengaku tak menghormati pelatih Erik ten Hag yang dianggap lebih dulu tak menghargai kehadirannya di MU.
"Ya [MU coba mendepak saya]. Bukan hanya pelatih [Ten Hag], tapi juga dua atau tidak orang lain di dalam klub," ujar Ronaldo dikutip dari Manchester Evening News.
"Ya, saya merasa dikhianati. Sejujurnya saya tidak boleh mengatakan ini, saya tidak tahu. Tapi saya tidak peduli, orang-orang harus mendengarkan ini," ucap Ronaldo.