Jurnalis Inggris Piers Morgan yang mewawancarai Cristiano Ronaldo menyebut kapten Portugal itu sengaja ingin membongkar keretakan hubungan di Manchester United.
Morgan menjelaskan Ronaldo mendekatinya agar melakukan wawancara yang kemudian gempar mengenai masalah pengkhianatan di tubuh MU kepada pemain gaek tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cristiano meminta saya untuk melakukan itu. Sederhana saja. Saya tidak memintanya, dia meminta saya. Dia telah memikirkan ini untuk beberapa saat, bukan rahasia dia merasa frustrasi atas apa yang telah terjadi di United," kata Morgan.
Manchester United memberikan reaksi mengenai pernyataan kontroversial Cristiano Ronaldo dalam wawancara dengan Piers Morgan.
Melihat keburukan yang dibongkar Ronaldo, Man United memberikan respons.
Manajemen MU masih menunggu wawancara lengkap kapten timnas Portugal itu sebelum mengambil sikap resmi.
"Manchester United mencatat liputan media terkait wawancara Cristiano Ronaldo," demikian pernyataan MU dikutip dari situs resmi.
"Klub akan mempertimbangkan itu sebagai tanggapan setelah fakta lengkap ditetapkan," tulis MU.
Klub berjulukan Setan Merah tersebut tidak ingin terburu-buru menindak Ronaldo. Tidak ada soal hukuman dalam respons pertama Man United terkait wawancara kontroversial Ronaldo.
MU sendiri memilih fokus mengembangkan penampilan mereka yang saat ini masih di posisi kelima klasemen Liga Inggris.
"Fokus kami tetap pada persiapan paruh kedua musim dan melanjutkan momentum, kepercayaan, dan kebersamaan yang dibangun di antara para pemain, manajer, staf, dan penggemar," kata Man United.
Pelatih MU Erik ten Hagdisebut menggelar rapat mendadak dengan petinggi Manchester United guna membahas hukuman untuk Cristiano Ronaldo usai pernyaatan kontroversial dalam wawancara dengan Piers Morgan.
Dikutip dari Daily Mail, rapat dadakan tersebut rencananya dilakukan pada Senin (14/11) waktu setempat. Dalam rapat itu Ten Hag akan bertemu dengan CEO Richard Arnold dan Direktur Sepak Bola John Murtough.
Selain dengan Arnold dan Murtough, pelatih asal Belanda itu juga akan memutuskan hukuman untuk Cristiano Ronaldo dengan pemilik klub Joel Glazer.
(rhr)
Jakarta, CNN Indonesia --
Komentar kontroversial Cristiano Ronaldo soal Manchester United masih menjadi sorotan para pecinta sepak bola dunia. Berikut round up dari masalah ini.
Permasalahan ini diawali setelah Cristiano Ronaldo mengaku tidak suka dengan pelatih Manchester United Erik Ten Hag karena merasa tidak dihormati pelatih asal Belanda itu.
Ucapan bombastis itu diungkapkan Ronaldo dalam wawancara dengan Piers Morgan. Pemain asal Portugal itu mengaku tidak menghormati Ten Hag.
"Saya tidak punya rasa hormat untuk untuk Ten Hag, karena dia tidak menunjukkan rasa hormat kepada saya," ujar Ronaldo dikutip dari Manchester Evening News.
Ronaldo juga meminta fan untuk tidak mempercayai mentah-mentah ucapan beberapa orang di Manchester United.
"Saya rasa fans harus tahu yang sebenarnya. Saya menginginkan yang terbaik untuk klub dan inilah mengapa saya datang ke Manchester United," kata Ronaldo dikutip Manchester Evening News.
"Tetapi Anda memiliki beberapa hal di dalam [manajemen] yang tidak membantu kami mencapai level tertinggi seperti Manchester City, Liverpool, dan bahkan sekarang Arsenal. Klub dengan sumber daya seperti ini menurut saya harus menjadi yang terbaik dan sayangnya tidak," tutur Ronaldo.
Rekan setim Cristiano Ronaldo di Manchester United dilaporkan merasa sang bintang tak menghormati klub terkait wawancara dengan Piers Morgan.
Para pemain MU juga disebut sulit memahami alasan Ronaldo melakukan sesi wawancara bombastis tersebut yang menyerang Erik ten Hag dan mencoreng reputasi klub.
Sky Sports seperti dilansir dari Daily Mail menyebut para pemain MU baru menyadari munculnya wawancara itu saat bersiap terbang ke Manchester. Beberapa saat sebelumnya, The Red Devils meraih kemenangan 2-1 atas Fulham di Craven Cottage, Senin (14/11) dini hari WIB.
Cristiano Ronaldo dilaporkan terancam denda satu juta poundsterling atau setara Rp18 miliar dari Manchester United karena wawancara kontroversial dengan Piers Morgan.
Ronaldo sejatinya sudah pernah dijatuhi denda oleh pihak klub pada Oktober lalu. Mantan pemain Real Madrid itu kena sanksi pemotongan dua pekan gaji karena menolak untuk masuk sebagai pemain pengganti dan malah memilih untuk pergi ke ruang ganti sebelum laga melawan Tottenham Hotspur selesai.
Dilansir dari Metro, manajemen MU dikabarkan bakal mengambil langkah serupa. Nilai sanksi berupa denda tersebut bahkan lebih gila mencapai Rp18 miliar.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Pernyataan Piers Morgan dan MU soal Wawancara Ronaldo
Ronaldo buat pernyataan mengejutkan dalam wawancara bersama Piers Morgan. (REUTERS/PETER POWELL)
Jurnalis Inggris Piers Morgan yang mewawancarai Cristiano Ronaldo menyebut kapten Portugal itu sengaja ingin membongkar keretakan hubungan di Manchester United.
Morgan menjelaskan Ronaldo mendekatinya agar melakukan wawancara yang kemudian gempar mengenai masalah pengkhianatan di tubuh MU kepada pemain gaek tersebut.
"Cristiano meminta saya untuk melakukan itu. Sederhana saja. Saya tidak memintanya, dia meminta saya. Dia telah memikirkan ini untuk beberapa saat, bukan rahasia dia merasa frustrasi atas apa yang telah terjadi di United," kata Morgan.
Manchester United memberikan reaksi mengenai pernyataan kontroversial Cristiano Ronaldo dalam wawancara dengan Piers Morgan.
Melihat keburukan yang dibongkar Ronaldo, Man United memberikan respons.
Manajemen MU masih menunggu wawancara lengkap kapten timnas Portugal itu sebelum mengambil sikap resmi.
"Manchester United mencatat liputan media terkait wawancara Cristiano Ronaldo," demikian pernyataan MU dikutip dari situs resmi.
"Klub akan mempertimbangkan itu sebagai tanggapan setelah fakta lengkap ditetapkan," tulis MU.
Klub berjulukan Setan Merah tersebut tidak ingin terburu-buru menindak Ronaldo. Tidak ada soal hukuman dalam respons pertama Man United terkait wawancara kontroversial Ronaldo.
MU sendiri memilih fokus mengembangkan penampilan mereka yang saat ini masih di posisi kelima klasemen Liga Inggris.
"Fokus kami tetap pada persiapan paruh kedua musim dan melanjutkan momentum, kepercayaan, dan kebersamaan yang dibangun di antara para pemain, manajer, staf, dan penggemar," kata Man United.
Pelatih MU Erik ten Hagdisebut menggelar rapat mendadak dengan petinggi Manchester United guna membahas hukuman untuk Cristiano Ronaldo usai pernyaatan kontroversial dalam wawancara dengan Piers Morgan.
Dikutip dari Daily Mail, rapat dadakan tersebut rencananya dilakukan pada Senin (14/11) waktu setempat. Dalam rapat itu Ten Hag akan bertemu dengan CEO Richard Arnold dan Direktur Sepak Bola John Murtough.
Selain dengan Arnold dan Murtough, pelatih asal Belanda itu juga akan memutuskan hukuman untuk Cristiano Ronaldo dengan pemilik klub Joel Glazer.