Timnas Prancis Tolak Kampanye LGBT Meski Didesak Menteri Olahraga

CNN Indonesia
Jumat, 25 Nov 2022 15:47 WIB
Timnas Prancis menolak desakan Amelie Oudea Castera yang ingin melihat skuad Les Bleus melakukan kampanye dukungan terhadap komunitas LGBT di Piala Dunia 2022. Timnas Prancis menolak ikut-ikutan kampanye One Love di Piala Dunia 2022. (REUTERS/ISSEI KATO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Prancis menolak desakan Menteri Olahraga Prancis Amelie Oudea Castera yang ingin melihat skuad Les Bleus melakukan kampanye dukungan terhadap komunitas LGBT di Piala Dunia 2022.

Skuad Prancis sejak awal tidak ingin terlibat dalam masalah politik dan kampanye dukungan untuk komunitas LGBT seperti yang dilakukan Inggris, Wales, Denmark, Kanada, Belgia, Jerman, dan Swiss.

Kapten timnas Prancis Hugo Lloris mengaku enggan menggunakan ban kapten One Love karena menghormati budaya dan peraturan di Qatar. Lloris juga mengatakan para pemain sudah merasakan tekanan dan hanya ingin fokus bermain.

Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) Noel Le Graet juga mengatakan pihaknya akan mengikuti peraturan FIFA selama tampil di Piala Dunia 2022.

Menariknya Menteri Olahraga Prancis, Amelie Oudea Castera, justru mendesak Kylian Mbappe dan kawan-kawan untuk bertindak, seperti yang dilakukan para pemain Jerman yang berpose menutup mulut setelah dilarang FIFA menggunakan ban kapten One Love.

"Apakah masih ada ruang kebebasan di mana timnas Prancis dapat terus mengekspresikan komitmen mereka terhadap hak asasi manusia? Jawabannya adalah ya. Jerman sudah menunjukkan hal itu," ujar Castera dikutip dari Reuters.

[Gambas:Video CNN]

"Masih ada beberapa minggu di Piala Dunia di mana mereka bisa bebas mengekspresikan diri, menggunakan ruang kebebasan ini untuk membawa pesan. Mereka juga memiliki nilai-nilai ini. Mereka berasal dari negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai dan penting bagi mereka untuk mewakilinya," sambung mantan petenis itu.

Namun desakan Castera tidak dipedulikan pemain timnas Prancis. Gelandang Les Bleus, Matteo Guendouzi, mengatakan para pemain Prancis hanya ingin menikmati bermain di Piala Dunia 2022.

"Dia [Castera] seorang politisi, dia mengatakan apa yang dia inginkan. Kami sudah menjelaskan posisi kami tentang situasi ini [sebelum Piala Dunia]. Kami di sini untuk bermain sepak bola dan menikmati diri kami sendiri di lapangan. Kami bukannya tidak peka terhadap situasi ini, tetapi kami di sini untuk bermain sepak bola," ucap Guendouzi.

(har/har)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER