3 Percakapan Internal Brasil yang Dibongkar Neymar
CNN Indonesia
Senin, 12 Des 2022 16:23 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Thiago Silva dan Neymar, bersama Dani Alves berbagi kesedihan akibat gagal membawa Brasil juara. (REUTERS/MATTHEW CHILDS)
2. Neymar dengan Thiago Silva
Neymar juga mengirim pesan pada Thiago Silva. Pada bek senior Brasil tersebut, Neymar mengungkapkan kesedihannya gagal membawa Brasil juara Piala Dunia 2022.
"Kita harus terus berjalan, saudaraku, sungguh menyedihkan berakhir seperti ini. Saya ingin memberikanmu trofi itu. Kamu, saya, dan Danil Alves sangat layak mendapatkannya. Namun Tuhan punya tujuan dan tahu segalanya," kata Neymar.
Thiago Silva pun mengutarakan isi hatinya pada Neymar. Ia mengaku sangat terpukul atas kekalahan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saudaraku, ini lebih mengecewakan dibandingkan yang bisa saya bayangkan. Saya tak bisa menerimanya. Saya tak percaya bahwa kita kalah. Saya tak percaya."
"Setiap kali saya mengingatnya, hal itu membuat saya ingin menangis. Namun saya akan baik-baik saja," ujar Thiago Silva memberikan jawaban.
3. Neymar dengan Rodrygo
Neymar juga membagikan percakapannya dengan Rodrygo. Rodrygo adalah sosok eksekutor pertama Brasil yang gagal melaksanakan tugasnya.
Neymar lalu memberi kalimat penghiburan pada Rodrygo.
Penalti Rodrygo bisa diblok oleh kiper Kroasia, Dominik Livakovic. (REUTERS/FABRIZIO BENSCH)
"Saya di sini untuk memberitahumu bahwa kamu luar biasa. Sungguh sebuah kehormatan bisa jadi bagian dari perjalanan kariermu, mendengar bahwa saya adalah salah satu idolamu."
"Penalti hanya bisa gagal oleh mereka yang berani mengambilnya. Saya juga banyak membuat kesalahan dalam karier dan belajar dari sana," ujar Neymar.
Rodrygo pun membalas pesan Neymar dengan meminta maaf.
"Terima kasih idolaku, atas segalanya, dari dasar hati saya. Saya minta maaf atas segalanya dan juga karena menunda mimpimu [juara Piala Dunia]. Saya harap kamu juga terus melanjutkan karier bersama semuanya, tentu saja bila itu memang yang terbaik untukmu. Kita selalu bersama dan terima kasih atas perhatianmu," ujar Rodrygo.
(ptr/har)
Jakarta, CNN Indonesia --
Bintang Brasil Neymar menghibur rekan-rekan setimnya usai Tim Samba gagal di Piala Dunia 2022 karena kalah adu penalti lawan Kroasia. Neymar juga membongkar percakapan yang terjadi di antara mereka.
Neymar yang juga diliputi kesedihan luar biasa memilih untuk menghibur rekan-rekannya yang juga diliputi kesedihan. Neymar menaruh perhatian khusus pada Marquinhos dan Rodrygo yang gagal melaksanakan tugas sebagai eksekutor dalam adu penalti tersebut.
Neymar lalu membagikan pesan-pesan yang ia komunikasikan bersama rekan-rekan setimnya.
"Saya memutuskan untuk mengumbar [tanpa izin] jadi semua bisa melihat betapa besarnya keinginan kami dan betapa bersatunya kami. Ini adalah sejumlah pesan di antara banyak pesan."
"Ada perasaan sedih yang luar biasa, namun kami harus lebih kuat untuk terus melanjutkan perjalanan dan saya yakin, dengan dukungan publik, kami akan kembali lebih kuat. Saya adalah orang Brasil dengan banyak kebanggaan dan cinta," tutur Neymar dikutip dari Clarin.
Berikut percakapan di aplikasi pesan yang diumbar Neymar usai Brasil kalah:
1. Neymar dengan Marquinhos
Neymar menghibur Marquinhos yang gagal melaksanakan tugasnya mengeksekusi penalti. Neymar menanyakan kabar Marquinhos dan menegaskan bahwa kegagalan penalti tidak akan membuat sikap Neymar pada Marquinhos berubah.
"Penalti tidak akan mengubah hal yang selalu saya pikirkan tentangmu. Saya akan selalu bersamamu selamanya dan kamu tahu itu," tutur Neymar.
Marquinhos gagal melaksanakan tugasnya sebagai eksekutor penalti. (REUTERS/HANNAH MCKAY)
Marquinhos pun mengakui bahwa ia sedang berusaha memulihkan kondisinya akibat kegagalan tersebut.
"Sedikit demi sedikit lebih baik. Ini hanya masalah waktu untuk akhirnya bisa bangkit. Bagaimana denganmu? Terima kasih atas pesan dan berusaha mengingat saya, saudaraku."
"Saya benar-benar ingin semuanya berjalan baik. Sungguh menyesakkan penalti jadi penghalang bagi mimpi kita. Namun mari, kita harus lebih kuat, biarkan waktu berjalan dan melihat hal yang masih tersisa dan menanti kita di sepak bola," kata Marquinhos.
Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>
Neymar Hibur Thiago Silva dan Rodrygo
Thiago Silva dan Neymar, bersama Dani Alves berbagi kesedihan akibat gagal membawa Brasil juara. (REUTERS/MATTHEW CHILDS)
2. Neymar dengan Thiago Silva
Neymar juga mengirim pesan pada Thiago Silva. Pada bek senior Brasil tersebut, Neymar mengungkapkan kesedihannya gagal membawa Brasil juara Piala Dunia 2022.
"Kita harus terus berjalan, saudaraku, sungguh menyedihkan berakhir seperti ini. Saya ingin memberikanmu trofi itu. Kamu, saya, dan Danil Alves sangat layak mendapatkannya. Namun Tuhan punya tujuan dan tahu segalanya," kata Neymar.
Thiago Silva pun mengutarakan isi hatinya pada Neymar. Ia mengaku sangat terpukul atas kekalahan tersebut.
"Saudaraku, ini lebih mengecewakan dibandingkan yang bisa saya bayangkan. Saya tak bisa menerimanya. Saya tak percaya bahwa kita kalah. Saya tak percaya."
"Setiap kali saya mengingatnya, hal itu membuat saya ingin menangis. Namun saya akan baik-baik saja," ujar Thiago Silva memberikan jawaban.
3. Neymar dengan Rodrygo
Neymar juga membagikan percakapannya dengan Rodrygo. Rodrygo adalah sosok eksekutor pertama Brasil yang gagal melaksanakan tugasnya.
Neymar lalu memberi kalimat penghiburan pada Rodrygo.
Penalti Rodrygo bisa diblok oleh kiper Kroasia, Dominik Livakovic. (REUTERS/FABRIZIO BENSCH)
"Saya di sini untuk memberitahumu bahwa kamu luar biasa. Sungguh sebuah kehormatan bisa jadi bagian dari perjalanan kariermu, mendengar bahwa saya adalah salah satu idolamu."
"Penalti hanya bisa gagal oleh mereka yang berani mengambilnya. Saya juga banyak membuat kesalahan dalam karier dan belajar dari sana," ujar Neymar.
Rodrygo pun membalas pesan Neymar dengan meminta maaf.
"Terima kasih idolaku, atas segalanya, dari dasar hati saya. Saya minta maaf atas segalanya dan juga karena menunda mimpimu [juara Piala Dunia]. Saya harap kamu juga terus melanjutkan karier bersama semuanya, tentu saja bila itu memang yang terbaik untukmu. Kita selalu bersama dan terima kasih atas perhatianmu," ujar Rodrygo.