5 Keputusan Wasit Kontroversial di Lanjutan Liga 1
3. Persebaya Surabaya vs Persik Kediri
Wasit dalam pertandingan Persebaya Surabaya vs Persik Kediri pada Selasa (13/12) menjadi sorotan.
Wasit dalam pertandingan itu tidak memberi penalti kepada Persebaya ketika Nufiandanu dijatuhkan oleh kiper Persik, Dikri Yusron.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itu membuat Bajul Ijo gagal membalikkan keadaan setelah Sho Yamamoto menyeimbangkan kedudukan di babak kedua. Pertandingan akhirnya berakhir imbang 1-1.
4. PSIS Semarang vs Persija Jakarta
Persija Jakarta harus menanggung kekeliruan yang ditengarai dilakukan wasit ketika melawan PSIS Semarang, Selasa (13/12). Hal itu dianggap menjadi penyebab kekalahan 0-2 Macan Kemayoran.
Gol pertama PSIS Semarang di menit ke-20 disahkan oleh wasit. Padahal penggawa PSIS Riyan Ardiansyah sudah melewati garis offside ketika Carlos Fortes memberikan umpan.
Permainan Persija menjadi buyar akibat gol pertama. Buntutnya, Al Hamra Hehanusa justru membuat gol bunuh diri sehingga PSIS menggandakan keunggulan hingga waktu penuh.
5. PSIS Semarang vs Persija Jakarta
Masih di pertandingan yang sama, Persija Jakarta dianggap kembali dirugikan oleh wasit. Kesalahannya pun sama-sama berkaitan dengan offside.
Ketika Toni Sucipto memberikan umpan terobosan kepada Riko Simanjuntak, hakim garis mengangkat bendera tanda Riko terjebak dalam posisi offside.
Padahal dalam tayangan ulang, Riko masih ada satu pemain PSIS. Persija harus menerima kekalahan 0-2.
(ikh/ikh/ikh/rhr)Kontroversi wasit menjadi sorotan dalam lanjutan Liga 1 2022/2023 meski baru berjalan dua pekan usai terhenti karena Tragedi Kanjuruhan. Berikut lima keputusan wasit kontroversial di lanjutan Liga 1 2022/2023.
Kualitas perangkat pertandingan alias wasit menjadi sorotan menyusul beberapa keputusan yang dianggap keliru.
Liga 1 2022/2023 sejatinya baru kembali sejak 5 Desember lalu setelah berhenti selama dua bulan usai Tragedi Kanjuruhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itu membuat berbagai aspek di dalam kompetisi dalam negeri mau tak mau harus diperbaiki.
Penyesuaian kompetisi menjadi salah satu langkah yang harus dilakukan PSSI sebagai induk sepak bola dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator liga.
Selain lapangan dan jadwal pertandingan, wasit juga menjadi aspek yang harus diperhatikan.
Namun setelah Liga 1 2022/2023 kembali bergulir, wasit masih menjadi sasaran kritik karena keputusan kontroversial di lapangan. Berikut lima keputusan wasit kontroversial di Liga 1:
1. Rans Nusantara FC vs Persikabo 1973
Pertandingan Rans Nusantara FC vs Persikabo 1973 pada Jumat (9/12)juga diwarnai oleh keputusan wasit yang menuai polemik.
Gol pemain Persikabo, Gustavo di waktu tambahan dianulir wasit karena hakim garis menilai posisi Gustavo sudah berada di dalam posisi offside.
Dalam tayangan ulang, Gustavo terlihat masih onside. Pertandingan berakhir imbang 1-1 dan Persikabo gagal memetik hasil maksimal.
2. Borneo FC vs PSS Sleman
Laga Borneo FC vs PSS Sleman pada Senin (12/12) dihiasi tingkah wasit yang mengundang tanya. Wasit diduga salah ambil keputusan dalam laga tersebut.
Wasit menyatakan posisi pemain Borneo FC Matheus Pato sudah offside. Namun dalam tayangan ulang, pemain asal Brasil itu sejatinya masih onside.
Keputusan wasit memaksa Borneo FC bermain imbang lawan PSS Sleman. Skuad Pesut Etam pun gagal merebut puncak klasemen sementara.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Kualitas Wasit Liga 1 Jadi Sorotan
Borneo FC vs PSS diwarnai keputusan kontroversial wasit. (ANTARA FOTO/AJI STYAWAN)
3. Persebaya Surabaya vs Persik Kediri
Wasit dalam pertandingan Persebaya Surabaya vs Persik Kediri pada Selasa (13/12) menjadi sorotan.
Wasit dalam pertandingan itu tidak memberi penalti kepada Persebaya ketika Nufiandanu dijatuhkan oleh kiper Persik, Dikri Yusron.
Itu membuat Bajul Ijo gagal membalikkan keadaan setelah Sho Yamamoto menyeimbangkan kedudukan di babak kedua. Pertandingan akhirnya berakhir imbang 1-1.
4. PSIS Semarang vs Persija Jakarta
Persija Jakarta harus menanggung kekeliruan yang ditengarai dilakukan wasit ketika melawan PSIS Semarang, Selasa (13/12). Hal itu dianggap menjadi penyebab kekalahan 0-2 Macan Kemayoran.
Gol pertama PSIS Semarang di menit ke-20 disahkan oleh wasit. Padahal penggawa PSIS Riyan Ardiansyah sudah melewati garis offside ketika Carlos Fortes memberikan umpan.
Permainan Persija menjadi buyar akibat gol pertama. Buntutnya, Al Hamra Hehanusa justru membuat gol bunuh diri sehingga PSIS menggandakan keunggulan hingga waktu penuh.
5. PSIS Semarang vs Persija Jakarta
Masih di pertandingan yang sama, Persija Jakarta dianggap kembali dirugikan oleh wasit. Kesalahannya pun sama-sama berkaitan dengan offside.
Ketika Toni Sucipto memberikan umpan terobosan kepada Riko Simanjuntak, hakim garis mengangkat bendera tanda Riko terjebak dalam posisi offside.
Padahal dalam tayangan ulang, Riko masih ada satu pemain PSIS. Persija harus menerima kekalahan 0-2.