Awal Mula Thomas Doll Sebut Shin Tae Yong Badut hingga Minta Maaf
CNN Indonesia
Minggu, 12 Feb 2023 15:27 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Thomas Doll minta maaf sebut Shin Tae Yong seperti badut. (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Persija JakartaThomas Doll telah meminta maaf kepada Shin Tae Yong (STY) dan masyarakat Indonesia usai menyebut pelatih asal Korea Selatan itu seperti badut karena jadi bintang iklan. Berikut awal mula Thomas Doll sebut STY badut hingga akhirnya meminta maaf.
Awal mulanya Thomas Doll mengaku kecewa lantaran Shin Tae Yong tidak hadir dalam rapat diskusi PSSI dan Persija soal pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia U-20 pada Selasa (7/2).
Kekecewaan itu diungkapkan Doll dalam konferensi pers jelang pertandingan Persija vs Arema, Sabtu (11/2).
"Kami melakukan rapat virtual pekan lalu, semua staf kepelatihan saya ada di sana, tapi dari timnas hanya dari asisten pelatih [Nova Arianto], kami melakukan pembicaraan yang baik, dia orang yang profesional," kata Thomas Doll.
"Tetapi, saya sangat-sangat kecewa dengan pelatih timnas. Dia tidak ada untuk melakukan komunikasi di pukul 1 siang pada jam makan siang, di hari kerja, di mana tidak ada latihan di waktu itu. Dia seharusnya bisa ada di sana," kata Doll menambahkan.
Doll mengaku tidak bisa menerima perlakuan Shin Tae Yong yang dinilai kurang respek.
"Kami selalu mengirimkan banyak pemain ke timnas, tapi dia tidak bisa untuk bicara langsung dalam waktu 1,5 jam itu. Saya tidak bisa terima ini, ini tidak respek," ucap Doll.
"Karena dia [Shin Tae-yong] selalu bicara kalau Persija hanya memikirkan dirinya sendiri dan hanya melihat dari satu sisi. Baginya mungkin tidak penting bagi kami untuk memiliki komunikasi yang normal," kata Doll menambahkan.
Doll juga menilai polemik pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia akan menjadi cerita yang tak pernah usai.
"Semua bisa bayangkan hal ini dan ini cerita yang tak pernah usai. Tetapi percaya lah pada saya. Ini bukan kesalahan Persija. Ini kesalahan dari dia [Shin Tae-yong]. Dia pikir dia bisa melakukan hal ini? Dia harus pikirkan hal ini, mungkin di Korea Selatan seperti itu cara kerjanya, tetapi di dunia tidak," kata Doll.
Kemudian Doll mempertanyakan keseriusan Shin Tae Yong karena bermain iklan saat menangani timnas. Di momen ini Doll menyebut pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong itu seperti badut karena menjadi bintang iklan makanan.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Thomas Doll mengatakan STY tidak layak menjadi pelatih Timnas Indonesia, karena menjadi bintang iklan seperti badut.
"Karena saya lihat dia [STY] menjadi bintang iklan di televisi. Dia tidak seperti seorang pelatih sepak bola. Saya tidak mengerti apakah itu iklan spaghetti atau makanan lainnya di iklan televisi," kata Thomas Doll.
Kemudian sembari sedikit memukul meja, mantan pelatih Dortmund itu menegaskan hal itu tidak layak dilakukan pelatih tim nasional.
"Tidak dapat dipercaya! Ini tak layak dilakukan pelatih tim nasional. Karena saya tidak pernah melihat sebelumnya ada pelatih melakukan itu," kata Doll.
"Ini tidak baik untuk sekelas pelatih sepak bola. Karena menurut saya itu tidak menunjukkan keseriusan. Menurut saya itu lebih cocok menjadi badut dibandingkan pelatih," ucap Doll menambahkan.
Tetapi sehari setelah menyindir STY, Doll akhirnya meminta maaf pada Minggu (12/2). Thomas meminta maaf bahwa pernyataan tersebut dipersepsi dalam konteks personal.
"Saya mau meminta maaf atas perkataan saya sebelumnya di mana saya menyebut dia [Shin Tae Yong] seperti badut," ucap Thomas dikutip dari laman Persija, Minggu (12/2).
"Saya merasa ucapan saya berlebihan. Saya mengkritiknya secara personal dan ini tidak benar. Hal itu sesuatu yang tidak baik dan karenanya saya minta maaf. Baik kepada coach Shin maupun masyarakat sepak bola Indonesia," kata STY menambahkan.
Thomas Doll juga menegaskan bahwa ia dan Persija memiliki komitmen 100 persen untuk mendukung timnas. Macan Kemayoran akan memberikan menit bermain di kompetisi Liga 1 sehingga pemain siap di Piala Asia U-20 dan Piala Dunia U-20 2023.
Pelatih Persija JakartaThomas Doll telah meminta maaf kepada Shin Tae Yong (STY) dan masyarakat Indonesia usai menyebut pelatih asal Korea Selatan itu seperti badut karena jadi bintang iklan. Berikut awal mula Thomas Doll sebut STY badut hingga akhirnya meminta maaf.
Awal mulanya Thomas Doll mengaku kecewa lantaran Shin Tae Yong tidak hadir dalam rapat diskusi PSSI dan Persija soal pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia U-20 pada Selasa (7/2).
Kekecewaan itu diungkapkan Doll dalam konferensi pers jelang pertandingan Persija vs Arema, Sabtu (11/2).
"Kami melakukan rapat virtual pekan lalu, semua staf kepelatihan saya ada di sana, tapi dari timnas hanya dari asisten pelatih [Nova Arianto], kami melakukan pembicaraan yang baik, dia orang yang profesional," kata Thomas Doll.
"Tetapi, saya sangat-sangat kecewa dengan pelatih timnas. Dia tidak ada untuk melakukan komunikasi di pukul 1 siang pada jam makan siang, di hari kerja, di mana tidak ada latihan di waktu itu. Dia seharusnya bisa ada di sana," kata Doll menambahkan.
Doll mengaku tidak bisa menerima perlakuan Shin Tae Yong yang dinilai kurang respek.
"Kami selalu mengirimkan banyak pemain ke timnas, tapi dia tidak bisa untuk bicara langsung dalam waktu 1,5 jam itu. Saya tidak bisa terima ini, ini tidak respek," ucap Doll.
"Karena dia [Shin Tae-yong] selalu bicara kalau Persija hanya memikirkan dirinya sendiri dan hanya melihat dari satu sisi. Baginya mungkin tidak penting bagi kami untuk memiliki komunikasi yang normal," kata Doll menambahkan.
Doll juga menilai polemik pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia akan menjadi cerita yang tak pernah usai.
"Semua bisa bayangkan hal ini dan ini cerita yang tak pernah usai. Tetapi percaya lah pada saya. Ini bukan kesalahan Persija. Ini kesalahan dari dia [Shin Tae-yong]. Dia pikir dia bisa melakukan hal ini? Dia harus pikirkan hal ini, mungkin di Korea Selatan seperti itu cara kerjanya, tetapi di dunia tidak," kata Doll.
Kemudian Doll mempertanyakan keseriusan Shin Tae Yong karena bermain iklan saat menangani timnas. Di momen ini Doll menyebut pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong itu seperti badut karena menjadi bintang iklan makanan.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Thomas Doll Sebut STY Seperti Badut
Thomas Doll sebut Shin Tae Yong badut karena kecewa tak ikut rapat. (CNN Indonesia/ Meutia Rahmawati)
Thomas Doll mengatakan STY tidak layak menjadi pelatih Timnas Indonesia, karena menjadi bintang iklan seperti badut.
"Karena saya lihat dia [STY] menjadi bintang iklan di televisi. Dia tidak seperti seorang pelatih sepak bola. Saya tidak mengerti apakah itu iklan spaghetti atau makanan lainnya di iklan televisi," kata Thomas Doll.
Kemudian sembari sedikit memukul meja, mantan pelatih Dortmund itu menegaskan hal itu tidak layak dilakukan pelatih tim nasional.
"Tidak dapat dipercaya! Ini tak layak dilakukan pelatih tim nasional. Karena saya tidak pernah melihat sebelumnya ada pelatih melakukan itu," kata Doll.
"Ini tidak baik untuk sekelas pelatih sepak bola. Karena menurut saya itu tidak menunjukkan keseriusan. Menurut saya itu lebih cocok menjadi badut dibandingkan pelatih," ucap Doll menambahkan.
Tetapi sehari setelah menyindir STY, Doll akhirnya meminta maaf pada Minggu (12/2). Thomas meminta maaf bahwa pernyataan tersebut dipersepsi dalam konteks personal.
"Saya mau meminta maaf atas perkataan saya sebelumnya di mana saya menyebut dia [Shin Tae Yong] seperti badut," ucap Thomas dikutip dari laman Persija, Minggu (12/2).
"Saya merasa ucapan saya berlebihan. Saya mengkritiknya secara personal dan ini tidak benar. Hal itu sesuatu yang tidak baik dan karenanya saya minta maaf. Baik kepada coach Shin maupun masyarakat sepak bola Indonesia," kata STY menambahkan.
Thomas Doll juga menegaskan bahwa ia dan Persija memiliki komitmen 100 persen untuk mendukung timnas. Macan Kemayoran akan memberikan menit bermain di kompetisi Liga 1 sehingga pemain siap di Piala Asia U-20 dan Piala Dunia U-20 2023.