5 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Era Shin Tae Yong

CNN Indonesia
Rabu, 24 Mei 2023 12:32 WIB
5 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Era Shin Tae Yong
Ivan Jenner dan Rafael Struick resmi jadi WNI pekan ini. (Dok. PSSI)

3. Shayne Pattynama

Pattynama resmi menjadi WNI pada 24 Januari 2023. Hal itu terjadi setelah mengambil sumpah setia kepada Republik Indonesia di Kantor Wilayah Kemenkumham Jakarta Timur dan berkasnya ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.

Hingga kini pemain kelahiran Belanda yang sedang berkarier di Norwegia bersama Viking FK ini belum melakoni debut bersama Timnas Indonesia. Ini karena Pattynama belum bisa memenuhi panggilan Garuda pada kalender internasional sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karenanya Pattynama kemungkinan besar akan debut saat Timnas Indonesia berhadapan dengan Palestina dan berikutnya Argentina bulan depan. Kehadiran Pattynama diyakini akan memperkuat permainan Merah Putih.

4. Ivar Jenner

Terbaru, Senin 22 Mei lalu, Jenner resmi diambil sumpahnya menjadi WNI di Jakarta. Pemain 19 tahun ini sejatinya diproyeksi tampil bersama Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2023.

Sayang ajang ini batal berlangsung di Indonesia setelah FIFA memutuskan untuk mencoret status tuan rumah Indonesia. Meski gagal tampil di Piala Dunia U-20 2023, naturalisasi Jenner tetap dilanjutkan, mengingat usianya masih sangat muda.

Diharapkan pemain Jong Utrecht ini bisa memberi dampak positif bagi Timnas Indonesia di masa mendatang. Kehadirannya diharapkan pula memantik semangat bersaing pemain muda lain.

5. Rafael Struick

Pemain ADO Den Hag ini menjalani sumpah menjadi WNI bersamaan dengan Jenner pada 22 Mei. Pemain 20 tahun ini juga diproyeksi untuk tampil di Piala Dunia U-20 2023 yang gagal berlangsung di Indonesia.

Sebagai seorang striker, Struick diharapkan bisa menjadi andalan di lini depan. Pasalnya lini depan menjadi salah satu persoalan paling krusial selama era kepelatihan Shin Tae Yong bersama Timnas Indonesia.

Hanya saja tak ada jaminan apakah Struick akan masuk daftar pemain Timnas atau tidak. Untuk bisa menembus tim senior, Struick harus bisa membuktikan dirinya layak dan bisa menjadi andalan.

(abs/har)
Jakarta, CNN Indonesia --

Selama Shin Tae Yong menangani Timnas Indonesia sejak Desember 2019 sudah ada lima pemain keturunan yang dinaturalisasi. Berikut daftar lima pemain tersebut.

Naturalisasi pemain menjadi jalan pintas yang diambil Shin untuk mendapatkan pemain berkualitas. Ini dilakukan Shin karena kualitas pemain Indonesia yang didapat kurang sesuai ekspektasi pelatih asal Korea Selatan itu.

Keputusan Shin untuk memberi rekomendasi naturalisasi pemain keturunan disambut positif PSSI era Mochamad Iriawan. STY menegaskan pada Iriawan jalan naturalisasi yang ditempuh diseleksi secara ketat dan saksama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk itu PSSI membentuk tim khusus. Ketika itu Hasani Abdulgani ditunjuk untuk mengurus naturalisasi pemain sesuai dengan rekomendasi Shin. Hasilnya untuk tim senior ada tiga nama dan pemain U-20 dua nama.

Berikut daftar lima pemain naturalisasi era Shin Tae Yong di Timnas Indonesia:

1. Sandy Walsh

Sandy Walsh resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah melakukan sumpah di Kantor Wilayah Kemenkumham, Jakarta pada 17 November 2022. Pada hari yang sama Sandy langsung mengurus data kependudukan.

Pria 27 tahun ini memiliki darah Indonesia dari pihak ibu. Kakek dari pihak ibu berasal dari Surabaya dan nenek dari ibu dari Malang. Kebetulan pula Sandy sudah lama ingin menjadi warga Indonesia.

Pemain berposisi bek sayap ini sedang berkarier di Belgia. Awalnya Sandy diproyeksi tampil di Piala AFF 2022. Sayangnya Sandy belum bisa debut dengan skuad Garuda karena sedang pemulihan cedera.

2. Jordi Amat

Sama seperti Sandi, Jordi juga dilantik pada 17 November 2022. Proses naturalisasi Jordi dari awal hingga rampung bersamaan dengan Sandy. Nama keduanya sama-sama direkomendasikan oleh Shin.

Pemain berdarah Spanyol-Indonesia ini sudah terbilang tidak muda lagi. Kendati demikian Shin yakin Jordi akan bisa memberi dampak positif ke Indonesia. Saat ini Jordi membela klub kaya Malaysia, Johor Darul Ta'zim.

Tidak seperti Sandy, Jordi telah melakukan debut di Timnas Indonesia. Itu terjadi dalam Piala AFF 2022. Sayangnya kehadiran bek 31 tahun itu belum bisa memberikan gelar juara, setelah dikalahkan Vietnam di semifinal.

Bersambung ke halaman kedua >>>

Dua Pemain Muda Pilih Jadi WNI

Ivan Jenner dan Rafael Struick resmi jadi WNI pekan ini. (Dok. PSSI)

3. Shayne Pattynama

Pattynama resmi menjadi WNI pada 24 Januari 2023. Hal itu terjadi setelah mengambil sumpah setia kepada Republik Indonesia di Kantor Wilayah Kemenkumham Jakarta Timur dan berkasnya ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.

Hingga kini pemain kelahiran Belanda yang sedang berkarier di Norwegia bersama Viking FK ini belum melakoni debut bersama Timnas Indonesia. Ini karena Pattynama belum bisa memenuhi panggilan Garuda pada kalender internasional sebelumnya.

Karenanya Pattynama kemungkinan besar akan debut saat Timnas Indonesia berhadapan dengan Palestina dan berikutnya Argentina bulan depan. Kehadiran Pattynama diyakini akan memperkuat permainan Merah Putih.

4. Ivar Jenner

Terbaru, Senin 22 Mei lalu, Jenner resmi diambil sumpahnya menjadi WNI di Jakarta. Pemain 19 tahun ini sejatinya diproyeksi tampil bersama Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2023.

Sayang ajang ini batal berlangsung di Indonesia setelah FIFA memutuskan untuk mencoret status tuan rumah Indonesia. Meski gagal tampil di Piala Dunia U-20 2023, naturalisasi Jenner tetap dilanjutkan, mengingat usianya masih sangat muda.

Diharapkan pemain Jong Utrecht ini bisa memberi dampak positif bagi Timnas Indonesia di masa mendatang. Kehadirannya diharapkan pula memantik semangat bersaing pemain muda lain.

5. Rafael Struick

Pemain ADO Den Hag ini menjalani sumpah menjadi WNI bersamaan dengan Jenner pada 22 Mei. Pemain 20 tahun ini juga diproyeksi untuk tampil di Piala Dunia U-20 2023 yang gagal berlangsung di Indonesia.

Sebagai seorang striker, Struick diharapkan bisa menjadi andalan di lini depan. Pasalnya lini depan menjadi salah satu persoalan paling krusial selama era kepelatihan Shin Tae Yong bersama Timnas Indonesia.

Hanya saja tak ada jaminan apakah Struick akan masuk daftar pemain Timnas atau tidak. Untuk bisa menembus tim senior, Struick harus bisa membuktikan dirinya layak dan bisa menjadi andalan.

[Gambas:Video CNN]


HALAMAN:
1 2