Jakarta, CNN Indonesia -- Tiket Indonesia vs Argentina menjadi salah satu perbincangan hangat dalam hari-hari terakhir. Stadion Utama Gelora Bung Karno memiliki empat kelas berbeda dengan masing-masing keunggulan.
PSSI telah menjual tiket Indonesia vs Argentina sejak Senin (5/6). Tiket tribune kategori VIP dijual seharga Rp4.250.000, sementara kategori 1 senilai Rp2,5 juta, dan kategori 2 dihargai Rp1,2 juta. Yang termurah adalah tiket tribune kategori 3 seharga Rp600 ribu.
Tiket kategori 3 jelas memiliki keuntungan secara hitung-hitungan rupiah yang dikeluarkan karena lebih murah dibanding kategori lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja pemilik tiket kategori ini hanya dapat melihat aksi pemain dari posisi yang sangat jauh dibanding kategori lain.
Kategori 3 adalah tribune tingkat kedua di SUGBK. Sedangkan kategori 2, 1, dan VIP berada di bawah kategori 3. Dengan demikian penonton di kategori 2 hingga VIP akan lebih jelas menyaksikan aksi pemain di dalam lapangan maupun pemain yang masih berada di luar lapangan.
Posisi bagi pemilik tiket kategori 2 adalah di belakang gawang, baik di sisi selatan maupun utara. Dari kategori 2 pemandangan pertandingan tidak akan sama.
Bagi penonton yang menyaksikan laga di tribun selatan maka akan lebih jelas ketika kedua kesebelasan memainkan bola di dekat gawang yang berada di selatan, demikian pula sebaliknya yang berada di utara.
Penonton di kategori 1 akan mendapatkan area tonton yang menyerong, baik di sisi barat dan timur, namun bagi pemilik tempat duduk yang mendekati area VIP maka akan mendapatkan tempat yang agak lurus dalam menyaksikan pertandingan.
Ada harga ada kualitas. Dengan harga paling mahal, maka kategori VIP menjadi area paling enak untuk menonton pertandingan. Sang pemilik tiket leluasa mengikuti gerak si kulit bundar sama enaknya, baik ketika serangan ada di sebelah utara maupun selatan.
Baca lanjutan artikel ini pada halaman selanjutnya>>>
VIP Paling Mahal: Dekat Tamu Undangan, Jelas Lihat Pemain
Salah satu sisi tribune Stadion Gelora Bung Tomo. (ANTARA FOTO/Rizal Hanafi)
VIP barat Stadion Utama Gelora Bung Karno memiliki jarak yang cukup dekat dengan kursi VVIP atau tamu kehormatan sehingga tak jarang bisa melihat lebih dekat tamu-tamu penting atau undangan.
Selain itu dari VIP barat pula bisa terlihat lebih dekat bangku cadangan pemain. Sementara dari VIP timur aksi pemain di bangku cadangan bisa terlihat. Pemilik tiket kategori 3 yang tepat berada di atas VIP timur pun bisa menyaksikan polah di bench, namun dengan jarak yang lebih jauh.
Khusus untuk sisi selatan dan utara biasanya ada kelompok suporter yang sudah 'langganan' menempati tribun tersebut seperti La Grande Indonesia atau Ultras Garuda.
Jika hujan turun, beberapa bagian tribune yang terlindung atap akan cukup aman. Hanya saja yang berada dekat ke area pagar dekat lapangan kemungkinan akan basah.
Sementara bagi penonton Timnas Indonesia vs Palestina di Stadion Gelora Bung Tomo, kategori hanya dibedakan menjadi VIP dan ekonomi. Tak seperti SUGBK yang terdiri dari dua lantai tribune, GBT hanya satu tribune.
Sisi barat adalah VIP, sementara sisi selatan, timur, dan utara merupakan kelas ekonomi. Sama halnya seperti SUGBK, sisi selatan dan utara GBT juga biasa ditempati suporter-suporter tertentu. Sisi selatan dan utara GBT tak memiliki atap sehingga bisa terpapar hujan.
Menonton di stadion tak akan mendetail dan sejelas saat menyaksikan aksi pertandingan sepak bola di televisi, namun ada keuntungan lain yang bisa didapat yakni melihat pergerakan seluruh pemain dan bukan hanya yang sedang memegang bola saja.
[Gambas:Video CNN]