3 Pemain Berbahaya Palestina yang Wajib Diwaspadai Indonesia

CNN Indonesia
Rabu, 14 Jun 2023 14:08 WIB
3 Pemain Berbahaya Palestina yang Wajib Diwaspadai Indonesia
Jordi Amat punya tugas penting dalam menjaga Tamer Seyem. (CNNIndonesia/Adi Ibrahim)

Yaser Hamed

Bek dengan caps terbanyak, 22 kali tampil ini, sangat kukuh di pertahanan. Meski menjadi bek tengah, Yaser juga aktif mencetak gol, utamanya dalam eksekusi bola-bola mati.

Sejauh ini pemain 25 tahun tersebut telah membukukan lima gol. Dengan tinggi 188 centimeter, Yaser jadi tiang di barisan belakang yang siap mematahkan bola-bola umpan silang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lahir dan besar di Spanyol, kualitas sepak bola Yaser salah satu yang menonjol di Palestina. Saat ini Yaser membela klub Kuwait, Al Qadsia setelah sempat bermain di Liga Qatar dan Mesir.

Tamer Seyem

Pensiunnya Abdelatif Bahdari (39 tahun) membuat Tamer didaulat sebagai kapten tim Palestina. Pemain berposisi striker ini punya kecepatan dan juga andal dalam duel bola udara.

Tamer merupakan satu dari tiga pemain paling senior di Palestina saat ini. Pengalaman dan jam terbangnya juga cukup tinggi, yakni telah menjalani 52 laga bersama Palestina dan menciptakan 12 gol.

Karena itu Tamer harus diwaspadai Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan. Memberi ruang kepada Tamer sama juga membuat gawang dalam situasi berbahaya.

Tamer bisa merepotkan barisan pertahanan Skuad Garuda. Akan tetapi lini belakang Indonesia tidak selalu harus fokus pada Tamer, namun juga pemain lain yang bergerak di kotak penalti.

Pasalnya Tamer bisa saja bergerak demi membuka ruang, sehingga pemain Palestina lain dapat masuk ke kotak penalti dan menciptakan ancaman.



(abs/jal)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah pemain Palestina bisa berbahaya bagi Timnas Indonesia dalam duel di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (13/6) malam. Berikut tiga pemain Palestina yang wajib diwaspadai Indonesia.

Secara peringkat, Palestina jauh di atas Indonesia. Palestina saat ini menempati posisi ke-93 ranking FIFA, sedangkan Indonesia bertengger di tangga ke-149.

Dalam empat pertandingan terakhir, selama 2022 dan 2023, Palestina meraih empat kemenangan. Dari pertandingan tersebut tim asuhan Makram Daboub ini membukukan 12 gol dan dua kebobolan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melawan Palestina jadi pertandingan penting bagi Timnas Indonesia yang sejauh ini masih memburu perbaikan peringkat dalam ranking FIFA.

Berikut ini tiga pemain Palestina yang patut diwaspadai Indonesia, karena aksi-aksi mereka kerap menjadi penentu kemenangan di dalam empat pertandingan terakhirnya.

Mohammed Yameen


Bisa dibilang Yameen merupakan salah satu roh lini tengah Palestina. Ia juga menjadi bagian generasi emas Palestina saat menembus peringkat ke-73 Palestina pada 2017-2018.

Yameen telah melakoni 33 caps bersama Palestina. Dari pertandingan tersebut ia melesakkan tiga gol. Menariknya, dua gol di antaranya tercipta dalam empat pertandingan terakhir.

Saat ini pemain 28 tahun tersebut membela Shabab Al Khalil. Kerap menggunakan nomor punggung delapan, peran dan keberadaan Yameen cukup vital di lini tengah Palestina.

Mengawal atau meredam peran Yameen bisa jadi tugas berat bagi Marc Klok atau Rachmat Irianto dalam duel Indonesia vs Palestina nanti.

Baca kelanjutan berita ini di halaman berikutnya>>

Tugas Berat Lini Belakang Indonesia

Jordi Amat punya tugas penting dalam menjaga Tamer Seyem. (CNNIndonesia/Adi Ibrahim)

Yaser Hamed

Bek dengan caps terbanyak, 22 kali tampil ini, sangat kukuh di pertahanan. Meski menjadi bek tengah, Yaser juga aktif mencetak gol, utamanya dalam eksekusi bola-bola mati.

Sejauh ini pemain 25 tahun tersebut telah membukukan lima gol. Dengan tinggi 188 centimeter, Yaser jadi tiang di barisan belakang yang siap mematahkan bola-bola umpan silang.

Lahir dan besar di Spanyol, kualitas sepak bola Yaser salah satu yang menonjol di Palestina. Saat ini Yaser membela klub Kuwait, Al Qadsia setelah sempat bermain di Liga Qatar dan Mesir.

Tamer Seyem

Pensiunnya Abdelatif Bahdari (39 tahun) membuat Tamer didaulat sebagai kapten tim Palestina. Pemain berposisi striker ini punya kecepatan dan juga andal dalam duel bola udara.

Tamer merupakan satu dari tiga pemain paling senior di Palestina saat ini. Pengalaman dan jam terbangnya juga cukup tinggi, yakni telah menjalani 52 laga bersama Palestina dan menciptakan 12 gol.

Karena itu Tamer harus diwaspadai Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan. Memberi ruang kepada Tamer sama juga membuat gawang dalam situasi berbahaya.

Tamer bisa merepotkan barisan pertahanan Skuad Garuda. Akan tetapi lini belakang Indonesia tidak selalu harus fokus pada Tamer, namun juga pemain lain yang bergerak di kotak penalti.

Pasalnya Tamer bisa saja bergerak demi membuka ruang, sehingga pemain Palestina lain dapat masuk ke kotak penalti dan menciptakan ancaman.

[Gambas:Video CNN]




HALAMAN:
1 2