PSG vs Newcastle, Alarm Bahaya Les Parisien di Liga Champions
Andai kata dengan modal yang dimiliki Newcastle dapat benar-benar menumbangkan PSG, maka situasi di Grup F akan semakin ketat. Kemenangan Newcastle bakal membuka kemungkinan 'perang' terbuka antara empat tim penghuni grup tersebut.
Jika menang, Newcastle otomatis bakal mendepak PSG dari tempatnya saat ini. Itu sekaligus membuka pintu gerbang menuju babak 16 besar Liga Champions bagi The Magpies sekaligus mengancam posisi tim lain.
Sebab di waktu yang sama, ada pertandingan AC Milan vs Borussia Dortmund. Hasil dari pertandingan PSG vs Newcastle akan turut mempengaruhi nasib seluruh klub di Grup F.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi AC Milan, kemenangan Newcastle atas PSG bakal membuat Rossoneri terjerembab ke dasar klasemen jika kalah dari Dortmund. Otomatis, AC Milan harus mati-matian di laga pamungkas Grup F kontra Newcastle pada 14 Desember mendatang.
Begitupun untuk Dortmund. Saat ini tim besutan Edin Terzic itu memang sedang memimpin klasemen sementara Grup F, tetapi jika dikalahkan AC Milan maka posisi Die Borussen juga bakal terancam.
Sejauh ini, Grup F jadi satu-satunya yang memungkinkan tim peringkat pertama klasemen sementara finis di peringkat paling buncit jika kalah pada dua laga sisa.
Artinya, tidak boleh ada satu pun kekalahan yang ditelan oleh seluruh tim Grup F jika tak ingin terdepak dari kasta tertinggi sepak bola Eropa. Grup F layak disebut sebagai yang paling sengit di babak penyisihan Liga Champions edisi kali ini.
Berkaca dari grup lain, tidak ada situasi yang serupa dengan Grup F. Di Grup A misalnya, Bayern Munchen sudah bisa bernapas lega karena tiket babak 16 besar sudah berada di tangan.
Begitu juga dengan Real Madrid di Grup C atau Manchester City di Grup G. Sama seperti Bayern Munchen, El Real dan The Citizens selalu menang di empat laga terakhir babak penyisihan.
Dari situasi yang sudah disebutkan, maka layak bagi Grup F dinobatkan sebagai grup neraka seperti yang sudah diperkirakan pada hasil drawing Liga Champions 2023/2024.
Paris Saint-Germain (PSG) akan menjamu Newcastle United pada lanjutan babak penyisihan Grup F Liga Champions 2023/2024 di Stadion Parc Des Princes, Paris, Rabu (29/11) dini hari WIB.
Pertandingan ini bisa jadi alarm bahaya Les Parisiens dalam misi lolos ke babak 16 besar. Walaupun saat ini PSG sedang menduduki peringkat kedua klasemen sementara, sejatinya tidak ada satu pun tim yang sedang dalam posisi aman di Grup F.
Borussia Dortmund ada di tempat tertinggi grup dengan tujuh poin, kemudian PSG saat ini mengantongi enam angka. Lalu AC Milan sementara mengemas lima poin, sedangkan Newcastle ada di tempat terakhir dengan empat angka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh tim peserta Grup F masih memiliki dua pertandingan sisa di babak penyisihan untuk menentukan nasib masing-masing. Situasi yang ketat di grup neraka membuat seluruh tim wajib saling sikut demi memperebutkan dua tiket ke babak 16 besar.
Bagi PSG, menghadapi Newcastle menyisakan cerita pahit karena tim besutan Luis Enrique itu sempat dihajar dengan kekalahan 1-4 di pertemuan pertama mereka pada awal Oktober lalu.
Wakil Prancis yang sempat diunggulkan ternyata tidak berkutik menghadapi gempuran Miguel Almiron dan kawan-kawan. Berkaca dari hasil laga terakhir, tidak heran jika The Magpies mendapat dukungan publik untuk kembali mempermalukan PSG.
Terlebih lagi Newcastle sedang dalam motivasi tinggi setelah menang 4-1 atas Chelsea di Liga Inggris. Hasil positif selepas jeda internasional dapat jadi modal optimisme wakil Inggris di tengah badai cedera dan absennya Sandro Tonali akibat kasus judi.
Saat ini, tercatat ada delapan pemain Newcastle yang bermasalah dengan fisiknya. Mereka adalah Sven Botman, Dan Burn, Alliot Anderson, Harvey Barnes, Joe Willock, Jacob Murphy, Callum Wilson, dan Matt Targett.
Ditambah Tonali yang sudah absen selama satu bulan terakhir, Newcastle ternyata tetap menorehkan catatan yang cukup meyakinkan. Dari enam pertandingan, tim asuhan Eddie Howe mengemas tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
Peran Bruno Guimaraes jadi salah satu kunci keseimbangan performa Newcastle di tengah absennya Tonali. Gelandang asal Brasil itu diharapkan dapat mengemban tugas yang sama untuk melawan PSG di Liga Champions.
Selain itu trisula Miguel Almiron, Anthony Gordon, dan Alexander Isak juga bisa mengancam lini belakang Les Parisiens. Tiga pemain itu jadi momok bagi Chelsea pada akhir pekan lalu dan bukan tak mungkin Eddie Howe bakal menerapkan pola yang sama kontra PSG.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Kemungkinan 'Perang' Terbuka Jika PSG Kalah dari Newcastle
Newcastle United berpotensi menyajikan kejutan di markas PSG. (Action Images via Reuters/LEE SMITH)
Andai kata dengan modal yang dimiliki Newcastle dapat benar-benar menumbangkan PSG, maka situasi di Grup F akan semakin ketat. Kemenangan Newcastle bakal membuka kemungkinan 'perang' terbuka antara empat tim penghuni grup tersebut.
Jika menang, Newcastle otomatis bakal mendepak PSG dari tempatnya saat ini. Itu sekaligus membuka pintu gerbang menuju babak 16 besar Liga Champions bagi The Magpies sekaligus mengancam posisi tim lain.
Sebab di waktu yang sama, ada pertandingan AC Milan vs Borussia Dortmund. Hasil dari pertandingan PSG vs Newcastle akan turut mempengaruhi nasib seluruh klub di Grup F.
Bagi AC Milan, kemenangan Newcastle atas PSG bakal membuat Rossoneri terjerembab ke dasar klasemen jika kalah dari Dortmund. Otomatis, AC Milan harus mati-matian di laga pamungkas Grup F kontra Newcastle pada 14 Desember mendatang.
Begitupun untuk Dortmund. Saat ini tim besutan Edin Terzic itu memang sedang memimpin klasemen sementara Grup F, tetapi jika dikalahkan AC Milan maka posisi Die Borussen juga bakal terancam.
Sejauh ini, Grup F jadi satu-satunya yang memungkinkan tim peringkat pertama klasemen sementara finis di peringkat paling buncit jika kalah pada dua laga sisa.
Artinya, tidak boleh ada satu pun kekalahan yang ditelan oleh seluruh tim Grup F jika tak ingin terdepak dari kasta tertinggi sepak bola Eropa. Grup F layak disebut sebagai yang paling sengit di babak penyisihan Liga Champions edisi kali ini.
Berkaca dari grup lain, tidak ada situasi yang serupa dengan Grup F. Di Grup A misalnya, Bayern Munchen sudah bisa bernapas lega karena tiket babak 16 besar sudah berada di tangan.
Begitu juga dengan Real Madrid di Grup C atau Manchester City di Grup G. Sama seperti Bayern Munchen, El Real dan The Citizens selalu menang di empat laga terakhir babak penyisihan.
Dari situasi yang sudah disebutkan, maka layak bagi Grup F dinobatkan sebagai grup neraka seperti yang sudah diperkirakan pada hasil drawing Liga Champions 2023/2024.