Jakarta, CNN Indonesia -- Enam legenda badminton Indonesia masuk dalam tim Ad Hoc Olimpiade Paris 2024. Berikut daftar enam legenda badminton Indonesia yang masuk dalam tim Ad Hoc Olimpiade Paris 2024.
PBSI telah mengumumkan susunan tim Ad Hoc Olimpiade Paris 2024 pada Senin (8/1). Dalam daftar tersebut PBSI menunjuk enam legenda badminton Indonesia untuk menjadi mentor.
Berikut daftar enam legenda badminton Indonesia yang jadi mentor untuk skuad Olimpiade Paris 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Taufik Hidayat
Taufik Hidayat resmi menjadi mentor di sektor tunggal putra. Dia akan membantu pelatih Irwansyah dalam menangani pemain tunggal putra Indonesia untuk Olimpiade Paris 2024.
Dalam kariernya, Taufik Hidayat pernah meraih medali emas di sektor tunggal putra pada Olimpiade Athena 2004.
2. Susy Susanti
Susy Susanti masuk dalam Tim Ad Hoc Olimpiade Paris 2024 untuk menjadi mentor di sektor tunggal putri.
Susy Susanti akan bertugas memberi masukan kepada pelatih tunggal putri Indra Widjaja dan juga pemain di sektor ini.
Selama berkarier di dunia bulutangkis, Susy Susanti pernah meraih medali emas di Olimpiade 1992 di Barcelona dan medali perunggu di Olimpiade 1996 di Atlanta.
3. Candra Wijaya
Candra Wijaya juga akan terlibat dalam persiapan para pemain untuk menghadapi Olimpiade Paris 2024.
Candra Wijaya akan menjadi mentor di sektor ganda putra. Dia akan memberikan masukan kepada pelatih ganda putra Aryono Miranat dan membantu memberikan wejangan kepada pemain di sektor ini.
Dalam kariernya, Candra Wijaya tercatat pernah meraih medali emas di sektor ganda putra pada Olimpiade Sydney 2000 saat berpasangan dengan Tony Gunawan.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Greysia, Liliyana Natsir, hingga Tontowi Ahmad Jadi Mentor
Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad jadi mentor di sektor ganda campuran untuk Olimpiade 2024. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
4. Greysia Polii
Greysia Polii akan menjadi mentor di sektor ganda putri Olimpiade 2024.
Mantan rekan duet Apriyani Rahayu ini akan membantu pelatih ganda putri Eng Hian dalam menangani pemain di sektor tersebut.
Selama berkarier di dunia bulutangkis, Greysia Polii pernah meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 saat berpasangan dengan Apriyani Rahayu. Ketika meraih emas empat tahun lalu, Greysia juga berada di bawah arahan Eng Hian.
5. Liliyana Natsir
Liliyana Natsir akan bertugas sebagai mentor di sektor ganda campuran untuk Olimpiade Paris 2024.
Liliyana merupakan salah satu pemain ganda campuran yang punya segudang prestasi. Dalam karier di dunia bulutangkis pernah meraih medali perak pada Olimpiade 2008 di China saat berpasangan dengan Nova Widianto.
Kemudian Liliyana Natsir pernah meraih medali emas pada Olimpiade 2016 di Brasil saat berpasangan dengan Tontowi Ahmad.
[Gambas:Photo CNN]
6. Tontowi Ahmad
Dalam tugasnya sebagai mentor di sektor ganda campuran Liliyana Natsir akan dibantu mantan rekan duetnya yaitu Tontowi Ahmad.
Tontowi Ahmad tercatat pernah meraih medali emas bersama Liliyana pada Olimpiade 2016 di Brasil.
Tontowi Ahmad memutuskan pensiun sebagai pemain bulutangkis pada Mei 2020.
[Gambas:Video CNN]