Cole Palmer jadi salah satu andalan Chelsea untuk mencetak gol. (Action Images via Reuters/MATTHEW CHILDS)
Jakarta, CNN Indonesia --
Chelsea akan menjamu Manchester United (MU) pada pertandingan pekan ke-31 Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, pada Jumat (5/4) dini hari WIB.
Laga duel klasik Chelsea vs MU di jantung kota London ini akan menemani waktu sahur karena akan digelar pada Jumat (5/4) dini hari mulai pukul 02.15 WIB.
Dua raksasa Liga Inggris yang sedang dalam performa tidak stabil tengah berusaha bangkit setelah pada pertandingan terakhir sama-sama meraih hasil imbang.
Pada laga terakhir yang digelar 30 Maret, Chelsea ditahan imbang tim papan bawah Burnley dengan skor 2-2 di Stamford Bridge.
Itupun Burnley harus menyelesaikan laga dengan 10 pemain karena satu pemainnya yaitu Lorenz Assignon mendapat kartu merah pada menit ke-40, termasuk pelatih Burnley Vincent Kompany juga diusir wasit dengan kartu merah karena protes berlebihan.
Dalam pertandingan itu Chelsea unggul 1-0 berkat gol penalti ala Panenka yang dicetak Cole Palmer pada menit ke-44. Kemudian Burnley mampu membalas 1-1 lewat gol Josh Cullen pada menit ke-47.
Kemudian gol kedua Cole Palmer membawa Chelsea unggul 2-1 lewat gol pada menit ke-78 usai meneruskan umpan Raheem Sterling.
Sayangnya, kemenangan Chelsea sirna setelah Burnley mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol Dara O'Shea pada menit ke-81.
Hasil ini menandakan Chelsea punya serangan yang bagus karena mampu mencetak dua gol.
Bahkan dalam lima pertandingan terakhir Chelsea selalu mencetak gol di berbagai ajang. Luar biasanya, Chelsea sukses mencetak total 14 gol dalam lima pertandingan terakhir.
Jika dirata-ratakan Chelsea berarti mencetak 2,8 gol per laga dalam lima pertandingan terakhir.
Salah satu keunggulan Chelsea dalam menyerang yaitu The Blues punya serangan balik yang mengerikan dan kerap bikin lawan kalang kabut. Serangan balik ini bisa menjadi satu senjata Chelsea untuk membobol gawang Manchester United.
Selain itu dua gol Cole Palmer ke gawang Burnley juga menandakan gelandang serangan Chelsea ini punya potensi besar untuk mengancam pertahanan MU.
Permainannya yang taktis, simpel, dan tajam membuat Palmer akan menjadi pemain paling berpengaruh dalam laga nanti.
Namun pelatih Chelsea Mauricio Pochettino punya pekerjaan rumah (PR) yaitu lini pertahanan yang mudah ditembus.
Kebobolan dua gol dari Burnley membuat Chelsea mencatatkan rapor buruk yaitu selalu kebobolan dua gol dalam lima laga terakhir secara berturut-turut.
Para pemain Chelsea tampak kuat dalam menyerang, tapi lupa cara bertahan yang benar. Jika lini pertahanan tidak bisa dibenahi maka Chelsea siap-siap dapat kerugian saat melawan MU.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Seperti Chelsea, Manchester United juga bermain imbang 1-1 di kandang Brentford pada pertandingan terakhir yang digelar 31 Maret, .
Dalam pertandingan ini MU unggul pada menit ke-90+6 lewat gol Mason Mount berkat assist Casemiro.
Namun secara dramatis Brentford mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Kristoffer Ajer pada menit ke-90+9.
Tetapi dalam pertandingan tersebut Manchester United bermain buruk. Pertahanan tim Setan Merah berulang kali di bombardir Brentford.
Namun MU masih beruntung, beberapa peluang emas Brentford terbuang karena tidak tepat sasaran, diblok Andre Onana, atau membentur tiang.
Manchester United baru menunjukkan permainan yang lebih berkembang dan mengalir di babak kedua. Setan Merah akhirnya bisa menciptakan beberapa peluang emas.
Catatan ini harus menjadi evaluasi yang perlu dibenahi oleh Erik ten Hag jika tidak ingin jadi bulan-bulanan Chelsea yang punya serangan bagus.
Para pemain Manchester United juga perlu bekerja lebih keras dalam bergerak membuka ruang, berkomunikasi untuk meminta bola atau mengingatkan rekannya saat bertahan, juga yang terpenting bermain cerdas dan lugas.
Pemain-pemain MU juga jangan terlalu lama memegang bola yang kerap jadi kebiasaan buruk, yang justru membuat alur serangan tim lebih mudah diadang lawan.
Sementara itu secara head to head Chelsea vs MU, dalam lima pertandingan terakhir pertemuan kedua tim mencatatkan tiga kali imbang dan dua kemenangan MU di dua pertemuan terakhir.
Pada pertemuan terakhir yang digelar 7 Desember 2023, MU menang 2-1 atas Chelsea. Bahkan dalam tujuh pertemuan terakhir di Stamford Bridge, MU tidak pernah kalah dari Chelsea.
Meski MU punya rekor bagus, pertandingan melawan Chelsea kali ini tetap tidak akan mudah. Sebab Chelsea juga tengah berburu poin demi menjaga peluang merebut tiket ke kompetisi Eropa musim depan.
Prediksi laga Chelsea vs MU berakhir imbang pun cukup kuat karena kedua tim punya 'amarah' untuk bangkit setelah bermain imbang secara dramatis di laga terakhir.
Chelsea akan menjamu Manchester United (MU) pada pertandingan pekan ke-31 Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, pada Jumat (5/4) dini hari WIB.
Laga duel klasik Chelsea vs MU di jantung kota London ini akan menemani waktu sahur karena akan digelar pada Jumat (5/4) dini hari mulai pukul 02.15 WIB.
Dua raksasa Liga Inggris yang sedang dalam performa tidak stabil tengah berusaha bangkit setelah pada pertandingan terakhir sama-sama meraih hasil imbang.
Pada laga terakhir yang digelar 30 Maret, Chelsea ditahan imbang tim papan bawah Burnley dengan skor 2-2 di Stamford Bridge.
Itupun Burnley harus menyelesaikan laga dengan 10 pemain karena satu pemainnya yaitu Lorenz Assignon mendapat kartu merah pada menit ke-40, termasuk pelatih Burnley Vincent Kompany juga diusir wasit dengan kartu merah karena protes berlebihan.
Dalam pertandingan itu Chelsea unggul 1-0 berkat gol penalti ala Panenka yang dicetak Cole Palmer pada menit ke-44. Kemudian Burnley mampu membalas 1-1 lewat gol Josh Cullen pada menit ke-47.
Kemudian gol kedua Cole Palmer membawa Chelsea unggul 2-1 lewat gol pada menit ke-78 usai meneruskan umpan Raheem Sterling.
Sayangnya, kemenangan Chelsea sirna setelah Burnley mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol Dara O'Shea pada menit ke-81.
Hasil ini menandakan Chelsea punya serangan yang bagus karena mampu mencetak dua gol.
Bahkan dalam lima pertandingan terakhir Chelsea selalu mencetak gol di berbagai ajang. Luar biasanya, Chelsea sukses mencetak total 14 gol dalam lima pertandingan terakhir.
Jika dirata-ratakan Chelsea berarti mencetak 2,8 gol per laga dalam lima pertandingan terakhir.
Salah satu keunggulan Chelsea dalam menyerang yaitu The Blues punya serangan balik yang mengerikan dan kerap bikin lawan kalang kabut. Serangan balik ini bisa menjadi satu senjata Chelsea untuk membobol gawang Manchester United.
Selain itu dua gol Cole Palmer ke gawang Burnley juga menandakan gelandang serangan Chelsea ini punya potensi besar untuk mengancam pertahanan MU.
Permainannya yang taktis, simpel, dan tajam membuat Palmer akan menjadi pemain paling berpengaruh dalam laga nanti.
Namun pelatih Chelsea Mauricio Pochettino punya pekerjaan rumah (PR) yaitu lini pertahanan yang mudah ditembus.
Kebobolan dua gol dari Burnley membuat Chelsea mencatatkan rapor buruk yaitu selalu kebobolan dua gol dalam lima laga terakhir secara berturut-turut.
Para pemain Chelsea tampak kuat dalam menyerang, tapi lupa cara bertahan yang benar. Jika lini pertahanan tidak bisa dibenahi maka Chelsea siap-siap dapat kerugian saat melawan MU.
Bersambung ke halaman berikutnya...
MU Harus Tancap Gas Sejak Awal
Rasmus Hojlund bisa menjadi pembeda di lini depan MU. (REUTERS/Molly Darlington)
Seperti Chelsea, Manchester United juga bermain imbang 1-1 di kandang Brentford pada pertandingan terakhir yang digelar 31 Maret, .
Dalam pertandingan ini MU unggul pada menit ke-90+6 lewat gol Mason Mount berkat assist Casemiro.
Namun secara dramatis Brentford mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Kristoffer Ajer pada menit ke-90+9.
Tetapi dalam pertandingan tersebut Manchester United bermain buruk. Pertahanan tim Setan Merah berulang kali di bombardir Brentford.
Namun MU masih beruntung, beberapa peluang emas Brentford terbuang karena tidak tepat sasaran, diblok Andre Onana, atau membentur tiang.
Manchester United baru menunjukkan permainan yang lebih berkembang dan mengalir di babak kedua. Setan Merah akhirnya bisa menciptakan beberapa peluang emas.
Catatan ini harus menjadi evaluasi yang perlu dibenahi oleh Erik ten Hag jika tidak ingin jadi bulan-bulanan Chelsea yang punya serangan bagus.
Para pemain Manchester United juga perlu bekerja lebih keras dalam bergerak membuka ruang, berkomunikasi untuk meminta bola atau mengingatkan rekannya saat bertahan, juga yang terpenting bermain cerdas dan lugas.
Pemain-pemain MU juga jangan terlalu lama memegang bola yang kerap jadi kebiasaan buruk, yang justru membuat alur serangan tim lebih mudah diadang lawan.
Sementara itu secara head to head Chelsea vs MU, dalam lima pertandingan terakhir pertemuan kedua tim mencatatkan tiga kali imbang dan dua kemenangan MU di dua pertemuan terakhir.
Pada pertemuan terakhir yang digelar 7 Desember 2023, MU menang 2-1 atas Chelsea. Bahkan dalam tujuh pertemuan terakhir di Stamford Bridge, MU tidak pernah kalah dari Chelsea.
Meski MU punya rekor bagus, pertandingan melawan Chelsea kali ini tetap tidak akan mudah. Sebab Chelsea juga tengah berburu poin demi menjaga peluang merebut tiket ke kompetisi Eropa musim depan.
Prediksi laga Chelsea vs MU berakhir imbang pun cukup kuat karena kedua tim punya 'amarah' untuk bangkit setelah bermain imbang secara dramatis di laga terakhir.