Jakarta, CNN Indonesia -- Rizki Juniansyah menciptakan sejumlah rekor luar biasa setelah merebut medali emas angkat besi nomor 73 kilogram putra di Olimpiade 2024 Paris, Kamis (8/8).
Rizki merebut medali emas kedua Indonesia di Olimpiade 2024 setelah mengalahkan Weeraphon Wichuma dari Thailand pada final nomor 73 kilogram putra yang berlangsung di South Paris Arena 6, Paris.
Keberhasilan Rizki membuat Indonesia melesat di klasemen medali Olimpiade 2024. Setelah Veddriq Leonardo merebut emas pertama melalui cabang panjat tebing, emas kedua dipersembahkan Rizki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga berita ini diturunkan, Indonesia masih berada di posisi 28 klasemen medali Olimpiade Paris dengan 2 emas dan 1 perunggu.
Berikut lima rekor luar biasa yang diciptakan Rizki Juniansyah usai merebut medali emas Olimpiade 2024:
1. Penantian 72 tahun berakhir
Kemenangan Rizki Juniansyah di Olimpiade 2024 mengakhiri penantian panjang Tim Angkat Besi Indonesia untuk mempunyai lifter yang merebut emas Olimpiade.
Angkat besi Indonesia sudah mengikuti cabang angkat besi Olimpiade sejak 1952 di Helsinki, Finlandia. Ketika itu Indonesia mengirim lifter Ging Hwie Thio untuk tampil di cabang angkat besi.
Namun tim Angkat Besi Indonesia baru berhasil memulai tradisi medali Olimpiade sejak Olimpiade 2000 yang berlangsung di Sydney, Australia, lewat Lisa Rumbewas yang meraih perak. Tapi tidak pernah Indonesia merebut medali emas sebelumnya.
Kini setelah 72 tahun berlalu, Indonesia akhirnya berhasil merebut medali emas dari cabang Olimpiade 2024. Rizki Juniansyah mengakhiri penantian panjang Tim Angkat Besi Indonesia memiliki juara Olimpiade dan menyumbang emas.
2. Rekor Olimpiade
Tidak hanya merebut medali emas, Rizki Juniansyah juga memecahkan rekor Olimpiade untuk clean and jerk nomor 73 kilogram. Angkatan kedua Rizki sebesar 199 kilogram membuat atlet 21 tahun itu kini memegang rekor Olimpiade.
Bersambung ke halaman kedua >>>
Debutan Terbaik Angkat Besi
Rizki Juniansyah mencetak rekor Olimpiade nomor 73 kilogram putra. (REUTERS/Amanda Perobelli)
3. Debutan pertama langsung emas
Rizki Juniansyah juga menjadi atlet debutan yang langsung sukses merebut medali emas Olimpiade di cabang angkat besi. Rizki langsung terlihat emosional setelah merebut emas di kesempatan pertama tampil di Olimpiade.
"Saya senang, bangga, dan sangat emosional saat menang dengan medali emas pertama saya dan menorehkan sejarah. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas dukungannya. Tidak ada kata-kata yang dapat menggambarkan perasaan saya," ujar Rizki.
4. Atlet termuda rebut emas
Rizki menjadi atlet termuda yang mampu merebut medali emas untuk Indonesia di ajang Olimpiade. Rizki menjadi juara kelas 73 kilogram putra dan merebut medali emas Olimpiade 2024 Paris di usia 21 tahun, 1 bulan, dan 22 hari. Rizki memecahkan rekor Susy Susanti yang sudah bertahan 32 tahun.
Sebelumnya status atlet termuda Indonesia yang mampu merebut medali emas Olimpiade dipegang Susy Susanti. Legenda badminton Indonesia itu meraih medali emas di Olimpiade 1992 Barcelona saat masih 21 tahun, 5 bulan, dan 24 hari.
5. Pertahankan tradisi medali angkat besi
Sejak angkat besi meraih medali kali pertama lewat Lisa Rumbewas pada Olimpiade 2000 Sydney, angkat besi selalu mampu mempersembahkan medali untuk Indonesia di Olimpiade. Medali emas Rizki Juniansyah mempertahankan tradisi medali angkat besi untuk Indonesia di Olimpiade hingga saat ini.
[Gambas:Video CNN]