Apakah Timnas Indonesia Siap Tanpa TC Jangka Panjang?
Positifnya, pemain-pemain yang masih masuk dalam radar Timnas Indonesia telah mendapatkan kesempatan bermain di pekan pertama kompetisi Liga Indonesia maupun di luar negeri musim 2024/2025.
Seperti kiper Nadeo Argawinata dan Ernando Ari yang langganan mendapat panggilan Timnas Indonesia, keduanya mendapat kesempatan bermain penuh di pekan pertama Liga 1 2024/2025 bersama Borneo FC dan Persebaya Surabaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian jajaran bek Timnas Indonesia seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Rizky Ridho, Muhammad Ferarri, Nathan Tjoe-A-On, dan Sandy Walsh juga telah mendapatkan kesempatan bermain di pekan pertama.
Lalu, Yakob Sayuri, Ivar Jenner, Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, Rafael Struick, dan Dimas Drajad juga main di liga pekan pertama musim ini.
Termasuk Elkan Baggott yang tampil cemerlang bersama klub yang meminjamnya Blackpool FC di Carabao Cup atau Piala Liga Inggris, Rabu (14/8) dini hari WIB.
Bahkan, karena penampilan cemerlangnya itu banyak netizen yang meminta agar Shin Tae Yong bisa memberikan kesempatan lagi kepada Baggott untuk gabung Timnas Indonesia. Apalagi saat dua bek timnas Jordi Amat dan Justin Hubner absen saat Indonesia vs Arab Saudi di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, 5 September 2024 karena akumulasi kartu.
Di samping itu, tentunya kesempatan bermain yang lebih banyak juga diharapkan bisa didapatkan pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri (abroad) seperti Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan. Sebab kedua bek sayap andalan Timnas Indonesia itu masih minim kesempatan bermain di klubnya di luar negeri.
Selain itu, dua gelandang andalan Timnas Indonesia Thom Haye dan Marselino Ferdinan juga diharapkan bisa segera mendapatkan klub baru setelah kontraknya berakhir dengan klub sebelumnya. Keduanya penting mendapatkan klub baru agar kemampuan Thom Haye dan Marselino bisa tetap terjaga dan kompetitif.
Timnas Indonesia dijadwalkan akan berjuang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, September mendatang.
Tim asuhan Shin Tae Yong ini akan memulai perjuangan melawan Arab Saudi pada 5 September 2024 dalam laga tandang.
Kemudian pada laga kedua Indonesia akan melawan Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, pada 10 September 2024.
(rhr/ptr)Timnas Indonesia dipastikan tidak lagi memberlakukan sistem pemusatan latihan (TC) jangka panjang menjelang tampil di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Lantas, sudah siapkah Timnas Indonesia menghapus sistem TC jangka panjang?
Jika tahun lalu atau tepatnya pada April 2023, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan TC jangka panjang masih menjadi pendekatan paling cocok untuk Timnas Indonesia. Hal itu dikarenakan pemain-pemain di Indonesia belum bisa diperlakukan seperti di Eropa.
Namun pada bulan lalu atau tepatnya Juli 2024, Erick Thohir menyatakan bahwa Timnas Indonesia tak perlu lagi TC jangka panjang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentu, ada dampak positif dan negatif dari kebijakan baru PSSI terkait TC Timnas Indonesia. Namun keputusan Erick Thohir ini terbilang langkah yang berani dan juga untuk mengakomodasi keinginan klub-klub agar pemain mereka tidak terlalu lama meninggalkan tim demi memenuhi panggilan TC Timnas Indonesia. Mengingat sering terjadi 'konflik soal pemanggilan pemain' antara klub dan Timnas Indonesia.
Akhirnya, saat ini PSSI membuat kebijakan baru yakni memutuskan bahwa pemain Timnas Indonesia wajib bergabung empat hari sebelum agenda pertandingan FIFA Matchday. Aturan ini sudah disepakati oleh klub saat PSSI dan PT Liga Indonesia Baru membahas soal jadwal Liga 1 2024/2025.
Namun Erick Thohir punya pesan khusus kepada klub-klub. Ia menekankan kepada klub ikut tanggung jawab dengan memberikan banyak kesempatan bermain untuk pemain-pemain Timnas Indonesia di liga.
Hal itu sangat penting demi menjaga kondisi fisik, mental, visi bermain, atmosfer pertandingan, dan sentuhan pemain Timnas Indonesia tetap terjaga di level yang baik serta kompetitif. Untuk itu permintaan Erick Thohir ini wajib menjadi perhatian dan didukung penuh oleh klub, khususnya jajaran pelatih agar kata-kata 'Timnas yang kuat lahir dari kompetisi yang hebat' bisa benar-benar terealisasi.
Kini pelatih-pelatih klub wajib bahu-membahu membantu Shin Tae Yong dalam menyiapkan 'atribut skill' para pemain Timnas Indonesia agar bisa tampil maksimal saat membela tim Merah Putih. Sebab ini menjadi satu-satunya solusi agar TC jangka pendek Timnas Indonesia bisa berakhir positif.
Misalkan, pelatih-pelatih kiper di klub harus bisa juga meningkatkan kualitas kiper Timnas Indonesia lewat pola pelatihan yang terbaik layaknya di tim nasional. Begitu juga untuk pemain belakang, tengah, sayap, hingga depan. Jadi, saat para pemain itu datang ke panggilan timnas mereka sudah dalam kondisi terbaik dan langsung siap tempur. Artinya, pelatih-pelatih di klub juga dituntut untuk naik level.
Jika pelatihan di klub sudah bagus, maka para pemain akan datang ke Timnas Indonesia dengan dasar permainan (fisik, teknik, taktik, dan mental) yang juga bagus.
Sehingga Shin Tae Yong hanya tinggal memoles atau fokus dalam membangun chemistry antar pemain serta pemahaman taktik kepada tim. Sebab Shin Tae Yong juga hanya punya waktu empat hari untuk meramu Timnas Indonesia jelang agenda FIFA Matchday. Intinya dibutuhkan sinergi antara pelatih klub dan timnas.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Jordi Amat dan Justin Hubner Absen, Baggott Dipanggil?
Elkan Baggott (kanan) diharapkan bisa kembali perkuat Timnas Indonesia. (REUTERS/MOLLY DARLINGTON)
Positifnya, pemain-pemain yang masih masuk dalam radar Timnas Indonesia telah mendapatkan kesempatan bermain di pekan pertama kompetisi Liga Indonesia maupun di luar negeri musim 2024/2025.
Seperti kiper Nadeo Argawinata dan Ernando Ari yang langganan mendapat panggilan Timnas Indonesia, keduanya mendapat kesempatan bermain penuh di pekan pertama Liga 1 2024/2025 bersama Borneo FC dan Persebaya Surabaya.
Kemudian jajaran bek Timnas Indonesia seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Rizky Ridho, Muhammad Ferarri, Nathan Tjoe-A-On, dan Sandy Walsh juga telah mendapatkan kesempatan bermain di pekan pertama.
Lalu, Yakob Sayuri, Ivar Jenner, Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, Rafael Struick, dan Dimas Drajad juga main di liga pekan pertama musim ini.
Termasuk Elkan Baggott yang tampil cemerlang bersama klub yang meminjamnya Blackpool FC di Carabao Cup atau Piala Liga Inggris, Rabu (14/8) dini hari WIB.
Bahkan, karena penampilan cemerlangnya itu banyak netizen yang meminta agar Shin Tae Yong bisa memberikan kesempatan lagi kepada Baggott untuk gabung Timnas Indonesia. Apalagi saat dua bek timnas Jordi Amat dan Justin Hubner absen saat Indonesia vs Arab Saudi di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, 5 September 2024 karena akumulasi kartu.
Di samping itu, tentunya kesempatan bermain yang lebih banyak juga diharapkan bisa didapatkan pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri (abroad) seperti Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan. Sebab kedua bek sayap andalan Timnas Indonesia itu masih minim kesempatan bermain di klubnya di luar negeri.
Selain itu, dua gelandang andalan Timnas Indonesia Thom Haye dan Marselino Ferdinan juga diharapkan bisa segera mendapatkan klub baru setelah kontraknya berakhir dengan klub sebelumnya. Keduanya penting mendapatkan klub baru agar kemampuan Thom Haye dan Marselino bisa tetap terjaga dan kompetitif.
Timnas Indonesia dijadwalkan akan berjuang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, September mendatang.
Tim asuhan Shin Tae Yong ini akan memulai perjuangan melawan Arab Saudi pada 5 September 2024 dalam laga tandang.
Kemudian pada laga kedua Indonesia akan melawan Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, pada 10 September 2024.
