Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan pelatih Manchester United dan timnas Belanda Louis van Gaal dilaporkan bakal mengisi posisi direktur teknik (dirtek) Timnas Indonesia seiring kepergian Shin Tae Yong.
PSSI memecat Shin Tae Yong dari jabatan pelatih Timnas Indonesia pada Senin (6/1). Setelah mendepak Shin Tae Yong, PSSI akan mengumumkan pelatih baru pada Minggu (12/1).
Kendati PSSI belum menyebut nama, tetapi sosok Patrick Kluivert digadang-gadang bakal jadi pelatih Timnas Indonesia, pengganti STY.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media Spnyol, Marca, juga terang-terangan Kluivert yang pernah bermain untuk Barcelona akan berduet dengan Louis van Gaal sebagai direktur teknik PSSI. Apa itu direktur teknis tim nasional?
PSSI dan Timnas Indonesia sendiri sudah lebih dari satu tahun tidak memiliki dirtek. Sosok terakhir yang menjadi dirtek PSSI adalah pelatih asal Jerman, Frank Wormuth. Wormuth dikontrak PSSI pada pertengahan 2023 dan hanya bertugas selama empat bulan.
Menurut Handbook of Technical Directors yang dirilis FIFA, dirtek memiliki peran penting untuk tim nasional atau sepak bola negara tersebut.
Akan tetapi, dirtek tidak bekerja sendiri, melainkan berkolaborasi dengan ketua umum federasi dan juga sekretaris jenderal (sekjen).
"Oleh karena itu, sangat penting bagi presiden asosiasi, sekretaris jenderal, dan direktur teknis, untuk sisi teknis strategi, untuk terlibat sepenuhnya dalam proses perencanaan."
"Jika strategi atau rencana pengembangan jangka panjang sudah ada, penting bagi dirtek memahami rencana strategis dan proses yang telah dilalui federasi untuk mengembangkannya," tulis FIFA.
FIFA menyarankan dirtek mendiskusikan rencana tersebut dengan sekjen agar memperoleh informasi yang lengkap guna mengembangkan filosofi bermain dan melatih atau program teknis lain.
Baca kelanjutan berita ini di halaman berikutnya>>>
Masalah Pencurian Umur juga Tugas Dirtek
Salah satu tugas dirtek adalah memastikan tidak ada pencurian umur pemain. (Dok. PSSI)
FIFA membuat ilustrasi tentang peran dan tanggung jawab seorang dirtek federasi guna berkonsultasi dengan pemangku kepentingan teknis, dari akar rumput hingga level elite.
"[Kemudian] menetapkan dan mempertahankan rencana pengembangan teknis, [menetapkan] filosofi bermain dan melatih, mengimplementasikan dan memimpin rencana pengembangan teknis, serta melaporkan kemajuan rencana strategis kepada sekjen."
Sekjen dan dirtek memainkan peran kunci dalam proses perencanaan. Dirtek harus menetapkan dan memimpin program pengembangan teknis nasional, khususnya filosofi bermain dan melatih.
"Ia [dirtek] adalah 'arsitek' dan pembentuk masa depan sepak bola di negara ini," kata FIFA.
Lebih rinci, badan sepak bola itu menjabarkan peran dan tanggung jawab seorang direktur teknik. Menurut FIFA, seorang dirtek harus tahu dari mana pemain berasal.
Dirtek juga bertugas menentukan siapa yang merekrut dan memilih pemain tersebut, kemudian menentukan di level mana pemain itu akan bermain. Pemilihan pelatih juga diputuskan oleh dirtek.
Tidak hanya sampai ke aspek melatih, dirtek juga dituntut piawai dalam mengatur infrastruktur untuk pelatihan kepada para pelatih.
Dirtek juga yang memantau kerangka kerja yang tepat bagi para pemain di klub-klub, agar pemain itu berkembang secara ideal.
Lalu fasilitas yang bisa digunakan para pemain. Satu satu tugas dirtek yang tidak kalah penting adalah memastikan tidak ada kecurangan dalam usia pemain.
[Gambas:Video CNN]