WAWANCARA EKSKLUSIF

Herry IP: Jiwa Saya Tertantang Latih Malaysia

Putra Permata Tegar Idaman | CNN Indonesia
Senin, 13 Jan 2025 14:53 WIB
Herry IP: Jiwa Saya Tertantang Latih Malaysia
Herry IP juga sempat ditawari kontrak oleh Thailand. (CNN Indonesia/ Putra Permata Tegar)

Ada tawaran dari negara selain Malaysia?

Ada juga tawaran dari Thailand. Tetapi yang pertama kali datang memberi tawaran itu BAM, baru habis itu Thailand.

India juga sempat memberi tawaran tetapi saat itu saya masih berstatus sebagai pelatih ganda campuran di Pelatnas Cipayung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagaimana sistem kontrak di sana?

Langsung empat tahun. Sampai 31 Desember 2028. Rencananya seperti itu, karena memang semua negara kan ujung-ujungnya membidik Olimpiade.

Apa penilaian anda soal materi pemain ganda di Malaysia?

Selain Aaron Chia/Soh Wooi Yik, ada Man/Tee [Man Wei Chong/Tee Kai Wun] yang lolos ke semifinal Malaysia Open. Selain itu juga ada Arif Junaidi/Roy King. Ada delapan pasang di nomor ganda putra.

Yang terpenting bagi saya adalah motivasi para pemain, terus juga bisa kerja sama dengan saya.

Kalau dengan Aaron/Soh, saya sering ngobrol kalau pas ketemu. Gak terlalu asing.

Malaysias Soh Wooi Yik (R) hits a return as partner Aaron Chia looks on during their mens doubles match against Chinas Ou Xuanyi and Liu Yuchen at the BWF Badminton World Tour Finals in Hangzhou, in Chinas eastern Zhejiang province on December 14, 2023. (Photo by AFP) / China OUTAaron Chia/Soh Wooi Yik bakal ditangani oleh Herry IP. (AFP/STR)

Bagaimana dengan burung-burung peliharaan kalau anda melatih di Malaysia?

Hahahaha.. Fokus dulu lah sama kerjaan. Itu kan hobi.

Tetapi ada pegawai saya. Ada pegawai yang melanjutkan merawat. Aman itu. Itu kan sekedar hobi dan saya harus fokus ke pekerjaan.

Apa target terdekat di tahun ini?

Saya belum bisa ngomong karena belum ketemu BAM lagi. Soal target, kan itu nanti BAM yang memutuskan, saya mengikuti.

Apa sudah bersama Malaysia di Indonesia Masters?

Belum. Saya mulai 1 Februari 2025. Tetapi tetap saya bakal pantau dan lihat.

Kira-kira bagaimana nanti bila bertemu dan melawan pemain Indonesia?

Profesional saja. Awal-awal canggung pasti ada untuk saya. Tetapi namanya pekerjaan profesional, saya harus bela pemain yang saya latih.



(har)
Jakarta, CNN Indonesia --

Herry Iman Pierngadi resmi jadi pelatih Pelatnas Malaysia. Berikut wawancara eksklusif CNNIndonesia.com dengan Herry IP.

Herry IP yang sudah menghabiskan lebih dari tiga dekade berkiprah sebagai pelatih di Pelatnas Cipayung tidak lagi masuk dalam daftar susunan pelatih di tahun 2025. Status lowong yang dimiliki Herry IP kemudian menggoda Malaysia untuk langsung melancarkan tawaran.

Gayung bersambut dari Herry IP. Herry IP memutuskan menerima tantangan baru dengan melatih Malaysia. Berikut wawancara CNNIndonesia.com dengan Herry IP:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anda pernah bilang bahwa anda tidak akan melatih di negara lain. Apa yang terjadi pada situasi kali ini?

Situasinya berbeda. Saya bilang seperti itu, selama saya masih dibutuhkan untuk melatih di sini [Indonesia], saya tidak akan menerima tawaran dari negara lain. Kalau sekarang situasi sudah berbeda.

Jadi setelah gak dikontrak PBSI, pas kebetulan ada tawaran dari BAM (Badminton Association of Malaysia). Kenapa gak saya coba, saya bicarakan. Ternyata cocok.

Berarti sebelum keputusan tidak diperpanjang oleh PBSI, anda masih tidak ada kepikiran melatih di luar negeri?

Belum ada. Tapi ternyata begitu ada berita-berita bahwa saya tidak dikontrak, mungkin BAM langsung bergerak gesit. Bertanya kepada saya.

Saya juga gak langsung terima tawaran itu. Saya sharing dulu ke keluarga seperti apa tawaran ini. Ternyata akhirnya cocok.

Apa yang jadi pertimbangan keluarga hingga akhirnya mendukung anda untuk melatih di Malaysia?

Saya sharing hal ini ke keluarga, ke istri dan anak-anak. Anak-anak saya sudah besar, sudah dewasa semua. Yang paling kecil juga sudah kuliah.

Jadi setelah sharing, keputusan akhir diserahkan balik kepada saya. Saya sharing ke istri lagi, istri bilang terserah dan mengikuti keputusan saya. Akhirnya saya terima.

Pelatih Herry IP menikmati santapan khas Indonesia selama persiapan Piala Sudirman 2021 di Finlandia.Herry IP sudah jadi pelatih di Pelatnas Cipayung sejak era 90-an. (Dok. PBSI)

Jadi ke Malaysia hanya sama istri?

Untuk selanjutnya, saya sama istri saja berdua. Anak-anak saya sudah besar, sudah kerja dan punya pekerjaan sendiri. Mereka tetap di Jakarta. Paling kalau weekend saja mereka ke sana.

Anda memulai sesuatu yang baru yaitu melatih di luar negeri, di usia yang tidak lagi muda. Bagaimana melihat itu?

Kalau umpama usia sudah terbilang berumur, tetapi badan masih oke, masih sehat. Pikiran juga masih bagus. Kenapa gak coba?

Kalau umur bukan kendala. Ada pepatah mengatakan kalau cari pemain, semakin muda semakin bagus.

Kalau cari pelatih, semakin tua semakin bersantan. Semakin senior, jam terbang, pengalaman makin banyak. Saya coba terima tantangan baru itu.

Apa yang membuat anda tertarik melatih Malaysia?

Sebenarnya pembicaraan tentang kontrak ini bertahap. Pembicaraannya bertahap. Salah satunya, karena saya ditawarkan melatih di nomor ganda putra. Karena habitat saya di ganda putra.

Selain itu materi pemain juga menjanjikan. Cukup baik dan cukup bagus. Itu yang membuat saya tertarik.

Dalam jiwa saya seperti ada tantangan baru. Bukan hanya sekadar fasilitas yang membuat saya menerima tawaran kontrak ini. Yang utama, materi pemain yang cukup menjanjikan.

Siapa yang menghubungi anda?

Yang pertama menelepon itu Dato' Kenny [Goh]. Kaget juga.

Cuma memang sudah ada info yang saya dengar bahwa saya bakal dihubungi.

Tetapi tetaplah peran dari Rexy Mainaky, pasti ada bantuan dari Rexy. Pasti Dato' Kenny konsultasi dulu sama Rexy.

Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>

Diikat Kontrak 4 Tahun, Burung Peliharaan Bakal Ditinggal

Herry IP juga sempat ditawari kontrak oleh Thailand. (CNN Indonesia/ Putra Permata Tegar)

Ada tawaran dari negara selain Malaysia?

Ada juga tawaran dari Thailand. Tetapi yang pertama kali datang memberi tawaran itu BAM, baru habis itu Thailand.

India juga sempat memberi tawaran tetapi saat itu saya masih berstatus sebagai pelatih ganda campuran di Pelatnas Cipayung.

Bagaimana sistem kontrak di sana?

Langsung empat tahun. Sampai 31 Desember 2028. Rencananya seperti itu, karena memang semua negara kan ujung-ujungnya membidik Olimpiade.

Apa penilaian anda soal materi pemain ganda di Malaysia?

Selain Aaron Chia/Soh Wooi Yik, ada Man/Tee [Man Wei Chong/Tee Kai Wun] yang lolos ke semifinal Malaysia Open. Selain itu juga ada Arif Junaidi/Roy King. Ada delapan pasang di nomor ganda putra.

Yang terpenting bagi saya adalah motivasi para pemain, terus juga bisa kerja sama dengan saya.

Kalau dengan Aaron/Soh, saya sering ngobrol kalau pas ketemu. Gak terlalu asing.

Malaysias Soh Wooi Yik (R) hits a return as partner Aaron Chia looks on during their mens doubles match against Chinas Ou Xuanyi and Liu Yuchen at the BWF Badminton World Tour Finals in Hangzhou, in Chinas eastern Zhejiang province on December 14, 2023. (Photo by AFP) / China OUTAaron Chia/Soh Wooi Yik bakal ditangani oleh Herry IP. (AFP/STR)

Bagaimana dengan burung-burung peliharaan kalau anda melatih di Malaysia?

Hahahaha.. Fokus dulu lah sama kerjaan. Itu kan hobi.

Tetapi ada pegawai saya. Ada pegawai yang melanjutkan merawat. Aman itu. Itu kan sekedar hobi dan saya harus fokus ke pekerjaan.

Apa target terdekat di tahun ini?

Saya belum bisa ngomong karena belum ketemu BAM lagi. Soal target, kan itu nanti BAM yang memutuskan, saya mengikuti.

Apa sudah bersama Malaysia di Indonesia Masters?

Belum. Saya mulai 1 Februari 2025. Tetapi tetap saya bakal pantau dan lihat.

Kira-kira bagaimana nanti bila bertemu dan melawan pemain Indonesia?

Profesional saja. Awal-awal canggung pasti ada untuk saya. Tetapi namanya pekerjaan profesional, saya harus bela pemain yang saya latih.

[Gambas:Video CNN]




HALAMAN:
1 2