Jakarta, CNN Indonesia -- Petarung asal Belanda, Reinier de Ridder, baru memulai petualangan di UFC pada akhir 2024 setelah sempat menjadi penguasa di ONE Championship. Petarung 34 tahun itu enggan tenggelam dalam anggapan atlet redup di rentang 'kepala tiga'
UFC 311 adalah 'Numbered Event' pertama bagi Reinier. Sebelumnya, debut De Ridder di UFC tersaji dalam UFC Fight Night pada 9 November 2024.
Debut De Ridder terbilang impresif. Petarung berjuluk The Dutch Knight itu berhasil menang submission atas Gerald Meerschaert pada ronde ketiga di kelas menengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, De Ridder merupakan pemegang dua gelar juara dunia ONE Championship di kelas menengah dan light heavyweight.
Selanjutnya De Ridder akan menantang Kevin Holland pada main event UFC 311 di Intuit Dome, California, Sabtu (18/1) malam atau Minggu (19/1) WIB. Ia siap habis-habisan di arena yang juga mempertandingkan Islam Makachev vs Renato Moicano itu.
De Ridder sadar usianya sudah tak lagi muda. Tapi ada satu hal yang ia terapkan untuk menjaga eksistensinya tetap perkasa: keseimbangan fisik dan mental.
Atlet dengan latarbelakang Brazilian Jiujitsu itu total sebagai petarung, tapi juga selalu meluangkan waktu untuk menenangkan pikiran dengan meditasi dan membaca buku.
[Gambas:Instagram]
Baginya, keseimbangan fisik dan mental jadi kunci tetap di level tertinggi. Apa lagi resep yang diterapkan Reinier?
Berikut wawancara eksklusif Reinier de Ridder dengan CNNIndonesia.com:
Dalam waktu dekat Anda akan naik octagon, apa persiapan spesifik anda jelang pertarungan di UFC 311?
Saya punya persiapan khusus selama enam pekan terakhir dengan para pelatih. Banyak orang-orang hebat yang menghabiskan waktu dengan saya untuk membantu.
Anda kembali bertarung dua bulan setelah pertarungan terakhir pada November lalu. Bagaimana pendapat Anda tentang ini?
Saya ingin bertarung sebanyak mungkin. Jadi saya sudah berkonsentrasi sejak 1 Desember [2024] untuk pertarungan ini. Saya senang bisa menjadi bagian dari ajang UFC 311.
Dengan waktu singkat itu, apakah Anda melewatkan liburan akhir tahun untuk berlatih?
Itu bukan masalah bagi saya. Ada keluarga saya di sini, bersama anak-anak dan istri saya. Saya membawa mereka semua ke Florida sejak Desember.
Bagaimana pendapat Anda tentang Kevin Holland sebagai lawan?
Dia orang yang berbahaya. Gaya dia ortodoks tapi menggunakannya dengan gila. Dia punya nama di sini. Saya senang berkesempatan melawannya. Saya penasaran apa yang dia lakukan di arena.
Pengalaman Anda panjang di MMA. Pernah di ONE kini di UFC. Apa perbedaan yang paling mencolok dari dua kompetisi itu?
UFC adalah pemenangnya. Semua orang ingin bertarung di UFC. Semuanya lebih baik di sini. Jadwal pertandingan lebih banyak. Drug test lebih rutin. Ada banyak kesempatan untuk meraih kejayaan di sini. Ibu saya begitu gembira mendengar saya berkompetisi di sini.
Berlanjut ke halaman kedua >>>
Tak Tertarik Sepak Bola, Incar Israel Adesanya
Reinier de Ridder(Tangkapan Layar Instagram @deriddermma)
Ada banyak petarung yang memilih pensiun di usia 30-an. Tapi Anda justru baru mulai di UFC. Apa masukan yang ingin Anda berikan?
Maju terus. Jaga fisik tetap prima, jangan gemuk di usia 30-an ini.
Anda sudah pernah ke Jakarta saat di ONE. Bagaimana Anda melihat Indonesia?
Jakarta adalah salah satu tempat kesukaan saya. Saya ingin kembali ke sana lagi. Saya suka sekali makanannya, orang-orangnya juga begitu marah. Saya juga tahu ada sejarah panjang antara negara saya dan Indonesia.
Omong-omong soal Belanda, apakah Anda tahu Patrick Kluivert kini jadi pelatih Timnas Indonesia?
Saya tentu tahu Patrick Kluivert. Tapi saya tidak begitu menyukai sepak bola. Itu olahraga yang membosankan. Saya tidak melakukan olahraga lain kecuali bela diri.
Di sepak bola Anda menunggu untuk melakukan sesuatu. Ada 22 orang memperebutkan bola. Karena itu saya lebih suka bertarung.
Apa hobi Anda ketika sedang libur?
Saya suka mengajak anak-anak ke pantai. Saya juga suka melakukan meditasi dan membaca buku. Saya membaca buku Dune dan menonton filmnya.
Menurut saya aspek mental penting bagi saya. Kita perlu menikmati setiap momen dalam hidup, termasuk di luar arena.
[Gambas:Instagram]
Mari kembali ke UFC. Siapa target lawan Anda di middleweight? Mungkin Khamzat Chimaev?
Ya, tentu itu akan jadi pertarungan yang menarik. Melawan dia jangan sampai terluka dan menang secepat mungkin.
Siapa tahu saya bisa melawannya. Saya juga ingin menghadapi lima besar. Mimpi saya juga adalah melawan Israel Adesanya. Tapi Khamzat juga akan menarik. Ada banyak nama-nama hebat.
Kembali ke pertarungan anda. Apa prediksi Anda tentang akhir cerita dari duel tersebut?
Menurut saya menit pertama akan menarik. Pertarungan akan sangat eksplosif. Saya akan menekannya. Saya akan mencekiknya.
Beberapa waktu lalu Kevin Holland bilang Anda bukan siapa-siapa?
Ya, lihat saja nanti. Jangan terlalu banyak bicara omong kosong.
[Gambas:Video CNN]