Jakarta, CNN Indonesia -- Khabib Nurmagomedov secara tidak sengaja menjelma menjadi sosok mendiang sang ayah, Abdulmanap, yang kejam saat memimpin latihan. Sampai-sampai Islam Makhachev tidak berani membantah Khabib.
Khabib sebenarnya benci melatih. Sosok 36 tahun itu mengungkapnya sebelum duel UFC 311, 19 Januari lalu, yang mempertemukan Makhachev melawan Renato Moicano.
"Sejujurnya, saya tidak suka melakukan hal ini [melatih]. Saya bingung kenapa orang-orang suka melakukan hal ini?" ujar Khabib kepada ESPN MMA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Khabib tidak bisa meninggalkan warisan Abdulmanap begitu saja. Khabib sadar banyak petarung asal Dagestan, terutama saudara dan sahabatnya, memiliki impian meraih sukses di ajang MMA, terutama UFC.
Khabib sadar pemilik sasana American Kickboxing Academy, Javier Mendez, tidak bisa bekerja sendiri. Ketika Abdulmanap masih hidup, dia selalu bekerja berdua dengan Mendez untuk melatih Khabib, Makhachev, dan para petarung asal Dagestan lainnya.
Meski benci melatih, Khabib memainkan perannya sebagai pelatih dengan sungguh-sungguh. Bahkan The Eagle tidak segan-segan memarahi Islam Makhachev sebelum UFC 311.
Momen itu terjadi ketika Makhachev melakukan latihan sparring melawan Tagir Ulanbekov. Makhachev berusaha melakukan improvisasi sejumlah gerakan baru, dan hal itu membuat Khabib marah. Khabib meminta Makhachev untuk tetap bertarung sesuai strategi.
[Gambas:Instagram]
"Saat latihan selesai, Khabib berkata kepada saya: 'Saya punya keluarga, saya punya pekerjaan, saya punya segalanya. Saya bisa pergi dari sini. Kalau kamu tidak mau mendengarkan saya, saya bisa pergi. Tapi kalau kamu mau saya di sini, berlatih denganmu, kamu harus mendengarkan saran saya'," ucap Makhachev.
Meski benci melatih, Khabib menunjukkan ketegasannya dalam melatih. Khabib bahkan sempat memberi ancaman kepada murid-muridnya dalam latihan jelang UFC 311.
ESPN melihat langsung latihan selama dua jam di Las Vegas itu. Bukan hanya Islam Makhachev dan Umar Nurmagomedov yang latihan, petarung-petarung dari Dagestan, dan juga petarung dari disiplin bela diri lain juga ikut menjalani latihan.
"Bukan tugas saya untuk mengatakan kalian sempurna. Saya di sini untuk membuat kalian semakin bagus [sebagai petarung]," teriak Khabib di sela latihan.
Bersambung ke halaman kedua >>>
Islam Makhachev Tak Berani Melawan Khabib
Islam Makhachev selalu menurut Khabib Nurmagomedov soal latihan. (REUTERS/CHRISTOPHER PIKE)
Ada sebuah insiden lucu usai Islam Makhachev menang ronde pertama atas Renato Moicano. Dalam perjalanan menuju ruang ganti, Islam meminta agar Khabib untuk mengurangi intensitas latihan.
"Saya merasa bagus. Sekarang semua orang bisa bilang ke Khabib, bahwa kita tidak harus berlatih dengan keras selama tiga bulan hanya untuk bertarung tiga menit," ucap Makhachev.
Menariknya, dua hari usai menang di UFC 311, Islam Makhachev langsung kembali menjalani latihan. Kali ini latihan digelar di NAS Sports Complex, Dubai, Uni Emirat Arab, jelang pertarungan Usman Nurmagomedov di ajang Bellator.
Meski sudah berstatus sebagai juara dunia kelas ringan UFC, Makhachev tidak berani membantah Khabib dan tetap menjalani latihan bersama petarung Dagestan lainnya.
"Kita sudah berada di Dubai dan semuanya sudah siap. Target selanjutnya adalah sabuk Bellator. Usman Nurmagomedov, sekarang saatnya membuktikan siapa yang terbaik," tulis Khabib melalui Instagram sambil menunjukkan Makhachev juga ikut berlatih.
Bahkan Makhachev sampai meminta pertolongan kepada Daniel Cormier, mantan juara dunia UFC yang merupakan sahabat Khabib. Pertolongan itu diungkap Makhachev sebelum UFC 311.
"Mungkin kamu bisa datang ke gym dan mengontrol Khabib, karena dia sudah tidak mendengarkan kata-kata Javier Mendez. Bahkan saya sering bilang ke Javier: 'Javier, kamu pelatihnya dan kamu lebih tua daripada Khabib'. Tapi dia tidak bisa mengontrol Khabib," ucap Makhachev.
[Gambas:Video CNN]