Jakarta, CNN Indonesia -- Kemenangan besar 5-1 yang diraih Arsenal atas Manchester City, sarat makna. Erling Haaland seakan dipaksa menjilat kata-kata 'Stay Humble' yang pernah diucap.
Lima bulan lalu, Haaland pernah melontarkan kata-kata sakti itu kepada pelatih Arsenal Mikel Arteta selepas kedua tim bentrok dengan hasil imbang 2-2 di markas Man City.
"Stay humble eh, stay humble eh," kata Haaland sambil menepuk pundak Mikel Arteta seolah mengimbau sang manajer untuk tetap rendah hati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi Haaland itu memantik emosi Gabriel Jesus hingga keduanya terlibat adu mulut. Haaland bahkan berani menyebut suksesornya di City tersebut sebagai 'badut'.
Emosi Gabriel Jesus nyaris meledak. Ia siap melakukan konfrontasi lanjutan dengan mendekatkan wajahnya kepada Haaland.
Namun, Arteta dengan sigap melerai kedua pemain. Gabriel Jesus pun melunak dan menuruti apa kata sang 'kepala sekolah'. Potensi 'kebakaran' besar berhasil dipadamkan.
Selepas pertandingan, kata-kata 'stay humble' Haaland jadi berita utama di mana-mana. Kritik pedas dari sejumlah pundit ternama pun tak terhindarkan.
Beberapa hari sebelum pertandingan, kata-kata stay humble yang pernah diucapkan Haaland kembali menggema. Insiden lima bulan silam menjadi bumbu penyedap sebelum duel.
 Myles Lewis-Skelly meniru selebrasi gol Erling Haaland. (REUTERS/David Klein) |
Ucapan Haaland lima bulan lalu, seolah ditakdirkan menjadi abadi setelah Arsenal berhasil melakukan pembalasan sempurna. Man City dipermak 5-1 oleh Arsenal pada pekan ke-24 Liga Inggris di Stadion Emirates.
Martin Odegaard membawa Arsenal unggul cepat saat laga baru berusia dua menit. Keunggulan 1-0 milik tim London Utara tersebut bertahan hingga jeda laga.
Haaland masih bisa tersenyum lebar ketika ia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-55.
Namun, perayaan gol Haaland tak berlangsung lama karena Thomas Partey membuat Arsenal kembali memimpin hanya 105 detik kemudian.
Myles Lewis-Skelly kemudian mengubah skor menjadi 3-1 untuk Arsenal. Ini menjadi gol debut Lewis-Skelly untuk The Gunners.
 Pep Guardiola belum lepas dari masa sulit bersama Manchester City. (Reuters/Peter Cziborra) |
Gol tersebut tambah istimewa setelah Lewis-Skelly melakukan perayaan gol meniru pose meditasi ikonik Haaland. Pemain muda Inggris tersebut tampaknya sudah menyiapkan selebrasi itu untuk sang rival.
Maklum, Lewis-Skelly juga jadi salah satu korban keangkuhan Haaland pada duel jilid pertama Man City vs Arsenal. Saat itu Lewis-Skelly dibentak Haaland, ketika berupaya untuk melerai cekcok dengan Gabriel Magalhaes.
Tak berhenti di kaki Lewis-Skelly, Arsenal menggelontorkan dua gol tambahan melalui Kai Havertz dan Ethan Nwaneri untuk menutup kemenangan telak 5-1.
Baca di halaman berikutnya>>>
Stay Humble Berbuah Karma?
Manchester City menurun drastis sejak imbang lawan Arsenal pada September lalu. (REUTERS/David Klein)
Kekalahan besar di kandang Arsenal memiliki arti penting bagi Manchester City. Kata-kata stay humble yang pernah dilontarkan Haaland kepada Arteta seolah menjadi karma.
Sebelum bertemu Arsenal, Man City sebelumnya ganas di awal musim. Skuad arahan Pep Guardiola memenangkan semua dari empat pertandingan pembuka Liga Inggris.
Sejak ditahan imbang Arsenal pada September 2024, Man City hanya memenangkan delapan dari 19 pertandingan berikutnya di Premier League. Tujuh di antaranya berujung kekalahan.
Selain itu, Man City juga tercatat empat kali menelan kekalahan besar atau kebobolan empat gol atau lebih.
Derita City dimulai dari pembantaian 1-4 oleh Sporting CP pada babak liga Liga Champions. Kemudian Bernardo Silva dkk ditekuk Paris Saint-Germain 2-4.
City juga mengalami pembantaian di Liga Inggris ketika kalah 0-4 dari Tottenham Hotspur. Arsenal semakin mencoreng reputasi The Citizens dengan kemenangan telak 5-1.
Haaland juga seolah terkena imbasnya. Eks bomber Borussia Dortmund itu sempat seret gol di Premier League.
Dalam 12 pertandingan Premier League setelah kejadian itu, ia hanya berhasil mencetak tiga gol. Ini merupakan penurunan signifikan dari perfoma Haaland yang biasanya moncer.
 Erling Haaland masih sempat mengejek Gabriel Magalhaes dengan menunjukkan logo trofi juara Liga Inggris. (Reuters/Peter Cziborra) |
Saat ini Man City tertahan di peringkat kelima dengan 41 poin. Mereka tertinggal sembilan poin dari Arsenal yang bertengger di posisi kedua.
Hasil negatif di Emirates semakin membuat sang juara bertahan menjauh dari perburuan gelar juara Premier League musim ini. Apalagi Liverpool berlari sendirian di puncak dengan 56 poin.
Kekalahan telak yang dialami di kandang Arsenal seolah menjadi karma bagi Haaland. Ia dipaksa stay humble atau tetap membumi meski dua musim sebelumnya bergelimang trofi bersama Man City.
[Gambas:Video CNN]