Jakarta, CNN Indonesia -- Petenis asal Australia, Arina Rodionova, jadi atlet teranyar yang resmi gabung situs dewasa OnlyFans.
OnlyFans adalah sosial media yang fokus pada konten layanan berlangganan. Layanan ini populer sebagai media sosial dewasa yang menerbitkan konten tanpa sensor.
Tidak sedikit atlet yang memutuskan bergabung dengan akun OnlyFans demi mendapatkan uang. Bahkan sebagian atlet mengaku mendapat uang lebih banyak dari OnlyFans ketimbang sebagai atlet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menariknya, bukan hanya atlet perempuan yang membuat akun OnlyFans. Atlet putra juga membuat akun OnlyFans demi mendapatkan uang, salah satunya Alexandre Muller yang mengumumkan bahwa OnlyFans akan memberikan sponsorship.
Petenis asal Prancis itu menyebut ada keterkaitan dunia olahraga dengan wisata fantasi virtual, namun Muller menyatakan tidak akan mengunggah konten vulgar di situs itu.
"Saya bukan miliarder, OnlyFans membayar para pelatih saya, termasuk instruktur fisik, dan membantu biaya turnamen. Saya bisa mengatur program tahunan dari pendapatan itu," kata Muller dikutip dari Marca.
"OnlyFans adalah situs bersosialisasi seperti yang lainnya. Unggahan saya tentang tenis dan kehidupan sehari-hari. Saya tidak memamerkan hal-hal eksplisit seperti yang orang-orang kira. Saya hanya bicara tentang tenis. Meski orang berpendapat OnlyFans adalah situs erotis, tapi itu bukan urusan saya," kata Muller.
Muller merupakan salah satu atlet yang bergabung dengan OnlyFans karena memang membutuhkan uang untuk membantu perjalanan kariernya di dalam lapangan.
[Gambas:Instagram]
Namun, tidak sedikit atlet dan mantan atlet yang bergabung dengan OnlyFans karena memang kariernya sudah tidak bagus di dalam lapangan. Bergabung dengan OnlyFans merupakan jalan pintas demi mendapatkan banyak uang.
Dalam beberapa tahun terakhir, atlet dari berbagai cabang dan negara berbondong-bondong gabung ke situs yang penggunanya perlu membayar untuk melihat konten yang dipamerkan.
Beberapa atlet tenis seperti Nick Kyrgios, Ashley Harkleroad dan Sofya Zhuk turut serta di OnlyFans. Mereka disebut jadi selebritas di sana.
Begitu pula dengan mantan petarung UFC Paige Vanzant, atlet Olimpiade Alysha Newman, pegulat Pearl Gonzalez, pesepakbola Madelene Wright, petinju Ebanie Bridges, dan pebasket Liz Cambage yang turut jadi primadona.
"Saya mendapatkan uang lebih banyak dalam rentang 24 jam dibandingkan seluruh karier saya sebagai petarung," ujar VanZant.
Dalam laporan Marca, atlet basket Australia Liz Cambage bahkan meraup uang lebih banyak dalam sepekan daripada seluruh kariernya di WNBA, sebesar US$1,5 juta atau Rp24,5 miliar.
Berlanjut ke halaman kedua >>>
Atlet Terdesak Gabung OnlyFans
Arina Rodionova (kiri) petenis Australia yang bergabung dengan OnlyFans. (AFP/PATRICK HAMILTON)
Analis asal Inggris, Mark Borkowski berpendapat adanya ketidakpastian dalam karier seorang atlet mnenjadi alasan membuat atlet tersebut mengambil keputusan bergabung dengan OnlyFans.
"Olahraga profesional, dengan segala kemegahannya, masih tidak bisa menawarkan pembiayaan finansial bagi banyak atlet," ujar Borkowski.
Borkowski berpandangan keputusan atlet jadi pegiat konten di OnlyFans adalah langkah cermat karena bisa mengatur penonton sekaligus mendapatkan uang langsung tanpa menunggu sponsor.
"Beberapa sponsor mungkin meragukan, tapi budaya sudah berubah. Skandal sesungguhnya bukan karena atlet bergabung OnlyFans, tapi mereka perlu menjadikannya sebagai pilihan pertama," ucap Borkowski.
Selain itu Borkowski melihat risiko dari keterlibatan atlet dengan OnlyFans. Namun menurutnya, kemungkinan masalah yang didapatkan adalah bagi citra atlet terhadap pandangan publik konservatif.
[Gambas:Instagram]
"Tentu ada risikonya, tapi lebih disebabkan oleh konservatisme dan standar ganda dibandingkan rasa bersalah dari atlet itu sendiri," kata Borkowski.
"Bertahan pada 'kehormatan' berisiko terhadap kemunduran reputasi mereka, ketika olahraga disebut sudah lebih progresif tapi ada pula yang masih sangat konservatif," ia melanjutkan.
Seorang juru bicara OnlyFans menyatakan, pilihan atlet untuk bergabung dengan situsnya demi mendapatkan uang dalam mendukung karier olahraga.
"Atlet profesional di seluruh dunia memilih gabung dengan OnlyFans untuk meraup uang dari konten mereka, sekaligus meningkatkan popularitas di jejaring sosial dan berinteraksi dengan penggemar," ujar si juru bicara.
[Gambas:Video CNN]