Jakarta, CNN Indonesia -- Dean James datang sebagai amunisi baru Timnas Indonesia. Lapisan bek kiri Timnas Indonesia makin sesak serta hal ini berdampak langsung pada Pratama Arhan dan Shayne Pattynama.
Saat Asnawi Mangkualam Bahar tersingkir dari daftar pemain Timnas Indonesia pilihan Patrick Kluivert, Pratama Arhan tetap masuk kalkulasi. Ini pertanda bahwa kualitas Arhan masih dibutuhkan dalam strategi permainan Kluivert. Pertanyaannya, apakah kelebihan ini akan membuat Arhan jadi pilihan utama Kluivert?
Jika mengacu pertandingan melawan Jepang dan Arab Saudi, Arhan jadi senjata rahasia. Saat kebuntuan melanda, lemparan ke dalam Arhan yang menukik dan tajam dijadikan senjata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan utama Shin Tae Yong, pelatih sebelumnya, adalah Calvin Verdonk. Pemain NEC Nijmegen ini kuat dalam bertahan, tetapi juga gesit dalam formasi menyerang.
Kini, ada opsi baru. PSSI baru saja menyelesaikan proses naturalisasi Dean James, pemain berposisi bek kiri. James adalah pemain Go Ahead Eagles kelahiran 30 April 2000.
Musim ini James telah tampil dalam 27 pertandingan di semua ajang. Dari 27 laga itu, 22 di antaranya sebagai pemain inti. Ia juga telah menciptakan dua gol dan assist pada musim ini.
Yang menarik, satu gol James tercipta ke gawang NEC Nijmegen pada Minggu (9/3). Hanya saja Verdonk tak tampil dalam duel ini karena harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.
Karena itu pula posisi Verdonk di kiri pertahanan Timnas Indonesia bisa direbut James. Memang tidak ada jaminan, tetapi peluang Kluivert lebih percaya pada James relatif besar.
Situasi ini tentu saja akan membuat posisi Arhan dan Shayne Pattynama makin tersudut. Sudah jarang main sejak kedatangan Verdonk, kini datang lagi pesaing berat lainnya.
Satu-satunya cara Arhan dan Shayne agar bisa menjadi pilihan adalah dengan memperlihatkan kualitas saat latihan. Bukan hanya kualitas teknik, tetapi juga fisik dan mental.
Melawan Australia di kandang, jelas butuh modal besar. Australia boleh saja diterpa badai cedera, tetapi kalah di kandang dari Indonesia rasanya tak diharapkan jadi realitas.
Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>
Siap-siap Reposisi Gelandang atau Winger
Lemparan jarak jauh dari salah satu jurus andalan Pratama Arhan yang bisa jadi senjata Timnas Indonesia. (CNN Indonesia/Mundri Winanto)
Persaingan ketat di sisi bek kiri Timnas Indonesia membuat pemain harus rela direposisi. Nathan Tjoe-A-On merupakan salah satu buktinya.
Pemain Swansea City ini saat pertama datang bermain sebagai bek kiri. Namun, karena ketatnya persaingan, pemuda 23 tahun ini dominan dimainkan sebagai gelandang bertahan.
Bagusnya, Nathan bisa menjalankan reposisi tersebut dengan baik. Karena itu pada era kepelatihan Shin Tae Yong, Nathan sering main sebagai gelandang, kendati bukan pilihan utama.
Hal sama mungkin akan dirasakan Pratama Arhan dan Shayne Pattynama. Dalam hal ini Arhan dan Shayne kudu siap dimainkan sebagai winger atau gelandang dalam situasi tertentu.
Sebagai pemain, Arhan dan Shayne niscaya siap saja menjalankan arahan tersebut. Namun, psikologis dan kematangan teknis keduanya untuk reposisi ini belum tentu siap.
Sejarah mencatat, Arhan sempat bermain di posisi bek sayap kanan dan winger. Saat menjadi bek kanan kekuatannya kurang optimal, tetapi sebagai winger terbilang eksplosif.
 Shayne Pattynama juga bisa bermain sebagai gelandang. (Dok. PSSI) |
Bahkan, Arhan bisa menjadi senjata pelepas umpan silang jitu. Dengan kecepatan yang dimiliki, Arhan juga bisa menjadi senjata serangan balik yang efektif dan ampuh.
Adapun Shayne juga biasa berposisi sebagai winger. Sejauh ini jebolan akademi Ajax ini sudah menyumbang satu gol untuk Indonesia, yakni saat melawan Irak.
Paradigma sepak bola dunia saat ini memang membutuhkan pemain dengan karakter versatile. Serba bisa. Pemain yang bisa bermain di banyak posisi memudahkan pelatih meracik strategi.
Patrick Kluivert dan jajaran asistennya tentu pula sadar dengan hal tersebut. Itu mengapa Kluivert dominan memanggil sosok pemain bertahan dibanding pemain gelandang.
Lantas, apakah Arhan akan mendapat kesempatan main pada era kepelatihan Kluivert? Selama kelebihan Arhan masih dianggap strategi permainan, Arhan akan senantiasa punya peluang main.
[Gambas:Video CNN]