Kronologi Morbidelli dan Aleix Espargaro Berantem di MotoGP Inggris

CNN Indonesia
Rabu, 28 Mei 2025 14:41 WIB
Kronologi Morbidelli dan Aleix Espargaro Berantem di MotoGP Inggris
Franco Morbidelli mendapat keberuntungan karena red flag berkibar dan bisa start ulang lantaran tiga lap belum terpenuhi. (AFP/ADRIAN DENNIS)

Setelah komentar tersebut, Morbidelli kembali memanaskan suasana. Ia menganggap Aleix Espargaro sebagai sosok lawan yang buruk.

"Saya tahu caranya bertingkah ketika saya berada di dekatnya. Hal itu sebenarnya bisa lebih buruk."

"Saya tidak ada masalah dengannya namun tidak begitu dengan dirinya. Saya bisa melihatnya di lintasan, saya bisa melihat caranya berperilaku terhadap saya dari tahun-tahun yang telah terlewati," kata Morbidelli dikutip dari Crash.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Morbidelli kemudian menganggap Aleix sebagai sosok lawan yang tidak normal. Ia juga kemudian mengungkapkan mengalami retak tulang di kaki kiri.

"Saya tidak pernah merasa bahwa dia adalah sosok lawan yang normal. Dia selalu punya sesuatu terhadap saya. Saya tak tahu alasannya namun itu bukan masalah."

"Dalam beberapa pekan mendatang, saya harus bisa mengatasi retak di kaki kiri saya," ujar Morbidelli.

Pembalap Aprilia Racing Aleix Espargaro berdiri menonton balapan dari tikungan pertama usai terjatuh pada lap pertama race MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (29/9/2024). Pada perlombaan tersebut, pembalap Prima Pramac Racing Jorge Martin berhasil menjadi juara pertama diikuti pembalap tim Red Bull GASGAS Tech3 Pedro Acosta diposisi kedua dan pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia diposisi ketiga.ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/YUAleix Espargaro kini berstatus sebagai pembalap tes Honda HRC. (ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI)

Beragam reaksi Morbidelli yang terbilang penuh amarah pada akhirnya sukses memancing kembali emosi Aleix. Lewat akun media sosial miliknya, Aleix melontarkan kalimat sarkastis.

"Yaaaaaaa temanku, saya memang berniat untuk emalkukan itu, setelah saya jatuh, motor saya memang akan menabrakmu karena saya terobsesi padamu," ujar Aleix.

Tensi panas ini tidak akan berlanjut di lintasan karena Aleix saat ini hanya pembalap tes dari tim Honda HRC. Ia sudah pensiun pada akhir musim lalu.



(ptr/jal)
Jakarta, CNN Indonesia --

MotoGP Inggris diwarnai sejumlah hal menarik, termasuk keributan antara Franco Morbidelli dan Aleix Espargaro. Berikut kronologi keributan yang terus berlangsung hingga di luar arena tersebut.

Insiden antara Aleix dan Morbidelli terjadi di fase balapan awal MotoGP Inggris sebelum dihentikan red flag. Saat itu Aleix Espargaro terjatuh dan mengakibatkan Morbidelli juga ikut terjatuh.

Saat berjalan di pinggir lintasan, keduanya terlibat perdebatan sengit. Balapan MotoGP Inggris kemudian diulang karena ada tumpahan oli di lintasan. Kedua pembalap juga bisa melakukan start ulang namun tensi panas masih mengiringi kedua pembalap, bahkan setelah balapan usai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada awalnya, Aleix mengakui bahwa ia melakukan kesalahan. Namun ia menyatakan justru berusaha membiarkan Morbidelli lewat menyalipnya saat insiden tersebut terjadi.

"Saya terlalu banyak melakukan pengereman karena saya melihat Franco ada di sisi luar, jadi saya mencoba memberikan lebih banyak ruang untuknya, namun kemudian saya malah kecelakaan."

"Sayangnya, Alex dan Franco ada di sisi luar dan kemudian motor saya menabrak mereka. Sungguh saya minta maaf," ucap Aleix dikutip dari Crash.



Aleix bercerita bahwa Morbidelli sudah tersulut emosi sejak perdebatan di pinggir lintasan. Aleix menjelaskan bahwa kecelakaan itu insiden yang tak disengaja namun Morbidelli tidak terima.

"Dia [Morbidelli] berkata pada saya,'Kamu menabrak saya lagi'," tutur Aleix.

"Saya lalu berkata,'Tidak Franco, kamu harus melihat tayangan ulang. Saya tidak menabrakmu. Saya terjatuh dan motor saya menabrakmu'," kata Aleix memberikan pembelaan diri.

Aleix mengakui bahwa ia tidak mau berdebat panjang dan memahami perasaan Franco.

"Sebenarnya saya tidak mau bertarung [di lintasan] dengan Alex atau Franco, karena saya tahu mereka jauh lebih cepat dibanding saya. Saya hanya pembalap wild card."

"Jadi saya mengerem dengan keras, coba memberi ruang namun saya melakukan kesalahan. Saya kecelakaan dan motor saya menghantam roda belakangnya. Saya memahami dia, namun tidak ada hal yang bisa saya lakukan," ujar Aleix.

Morbidelli jauh terlihat lebih panas dibanding Aleix. Ia bahkan mengungkit insiden di MotoGP 2020. Saat itu Morbidelli merasa dirugikan Aleix yang berakibat pada kegagalan juara dunia. Morbidelli gagal finis di Misano dan di akhir musim ia tertinggal 13 angka dari Joan Mir yang jadi juara dunia.

Valentino Rossi dan Franco Morbidelli jelang balapan MotoGP Qatar 2025 di Sirkuit Lusail, Minggu (13/4). (Pertamina Enduro VR46)Franco Morbidelli menumpahkan kekecewaan terhadap Aleix Espargaro. (Pertamina Enduro VR46/Lorenzo Giovannini)

Morbidelli menilai Aleix terlalu ngotot mempertahankan posisi dengan tidak membiarkannya menyalip begitu saja.

"Saya sedang melibas tikungan. Dan lagi-lagi, ini bukan pertama kali Aleix kecelakaan dan mencoba untuk... Saya tak tahu apa yang ahrus dilakukan."

"Namun seperti 2020, ketika dia membuat saya kalah pada balapan kedua di Misano. Dan akhirnya membuat saya kehilangan angka untuk kejuaraan dunia. Dan kali ini, dia kembali mengambil risiko dengan tidak membiarkan saya melewatinya, dan kemudian ia kembali kecelakaan serta merugikan saya," tutur Morbidelli.

Morbidelli bahkan tak peduli alasan yang coba dikemukakan oleh Aleix. Saat dikonfirmasi hal itu, Morbidelli menganggap hal itu tidak jadi masalah besar karena tak mungkin terulang di seri berikutnya lantaran Aleix bukan lagi pembalap reguler.

"Ini bulan masalah besar, dia tidak lagi ada di seri berikutnya. Lupakan itu," kata Morbidelli.

Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>

Kembali Memanas

Franco Morbidelli mendapat keberuntungan karena red flag berkibar dan bisa start ulang lantaran tiga lap belum terpenuhi. (AFP/ADRIAN DENNIS)

Setelah komentar tersebut, Morbidelli kembali memanaskan suasana. Ia menganggap Aleix Espargaro sebagai sosok lawan yang buruk.

"Saya tahu caranya bertingkah ketika saya berada di dekatnya. Hal itu sebenarnya bisa lebih buruk."

"Saya tidak ada masalah dengannya namun tidak begitu dengan dirinya. Saya bisa melihatnya di lintasan, saya bisa melihat caranya berperilaku terhadap saya dari tahun-tahun yang telah terlewati," kata Morbidelli dikutip dari Crash.

Morbidelli kemudian menganggap Aleix sebagai sosok lawan yang tidak normal. Ia juga kemudian mengungkapkan mengalami retak tulang di kaki kiri.

"Saya tidak pernah merasa bahwa dia adalah sosok lawan yang normal. Dia selalu punya sesuatu terhadap saya. Saya tak tahu alasannya namun itu bukan masalah."

"Dalam beberapa pekan mendatang, saya harus bisa mengatasi retak di kaki kiri saya," ujar Morbidelli.

Pembalap Aprilia Racing Aleix Espargaro berdiri menonton balapan dari tikungan pertama usai terjatuh pada lap pertama race MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (29/9/2024). Pada perlombaan tersebut, pembalap Prima Pramac Racing Jorge Martin berhasil menjadi juara pertama diikuti pembalap tim Red Bull GASGAS Tech3 Pedro Acosta diposisi kedua dan pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia diposisi ketiga.ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/YUAleix Espargaro kini berstatus sebagai pembalap tes Honda HRC. (ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI)

Beragam reaksi Morbidelli yang terbilang penuh amarah pada akhirnya sukses memancing kembali emosi Aleix. Lewat akun media sosial miliknya, Aleix melontarkan kalimat sarkastis.

"Yaaaaaaa temanku, saya memang berniat untuk emalkukan itu, setelah saya jatuh, motor saya memang akan menabrakmu karena saya terobsesi padamu," ujar Aleix.

Tensi panas ini tidak akan berlanjut di lintasan karena Aleix saat ini hanya pembalap tes dari tim Honda HRC. Ia sudah pensiun pada akhir musim lalu.

[Gambas:Video CNN]




HALAMAN:
1 2