Prediksi Hasil PSG vs Inter Milan di Final Liga Champions
Inter Milan Tertawa di Akhir Laga (Putra Permata Tegar Idaman)
Luis Enrique sukses membuat PSG jadi tim yang lebih seimbang dan solid dari segi menyerang dan bertahan. Kepergian Kylian Mbappe malah seolah menyempurnakan kekuatan PSG karena tak lagi bergantung pada satu sosok sehingga alur serangan mudah terbaca.
PSG akan lebih dominan dalam penguasaan bola di laga final nanti. Namun Inter juga punya skema counter attack yang mematikan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inter memang bakal minim peluang namun bisa menang 2-1 di akhir pertandingan.
PSG vs Inter Seru dan Menghibur (Nova Arifianto)
Jujur saja dua kesebelasan ini di menurut saya benar-benar seimbang dari tiap-tiap lini. PSG dan Inter punya kans setara. Sama-sama favorit.
Mungkin secara psikologis, PSG percaya diri lantaran 3 trofi di tangan. Sedangkan Nerazzurri lapar gelar karena peluang treble musnah berantakan.
4-3-3 ala Les Parisiens yang cepat dan ofensif bakal bertemu 3-5-2 Inter yang adaptif dan solid. Semoga final berlangsung seru dan menghibur.
Saya prediksi PSG vs Inter imbang 2-2 hingga 90 menit. Satu gol pada masa extra time membuat raksasa Prancis meraih gelar perdana di Liga Champions.
Inter Juara Liga Champions (Jun Mahares)
Duel PSG vs Inter bakal jadi pertarungan dua tim solid yang memiliki penjaga gawang tangguh. PSG punya Gianluigi Donnarumma, sementara Inter memiliki Yann Sommer.
Les Parisiens berpeluang raih treble winner setelah sebelumnya sukses memenangi gelar Liga Prancis dan Coupe de France. Hanya saja, lawan yang dihadapi adalah tim yang penuh kejutan.
Selain solid secara tim, Inter juga punya motivasi juang yang tinggi untuk mengalahkan tim-tim favorit. Saya prediksi Inter yang keluar sebagai juara dengan mengalahkan PSG 2-0 di Munich.
(har)Final Liga Champions PSG vs Inter Milan di Allianz Arena, Munich, Minggu (1/6) dini hari WIB, diprediksi akan berlangsung menarik. Berikut prediksi PSG vs Inter.
Dua tim terbaik di Eropa musim ini akan bertemu di Munich. PSG dan Inter Milan memiliki ambisi masing-masing yang ingin direbut pada final Liga Champions 2025.
PSG berusaha melengkapi sukses treble musim ini, sedangkan Inter Milan berambisi merebut gelar pertamanya musim ini. Bagi PSG, klub asal Paris itu mengincar gelar Liga Champions pertamanya. Sedangkan Inter Milan mengincar gelar Liga Champions keempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut prediksi PSG vs Inter Milan pada final Liga Champions versi tim redaksi olahraga CNNIndonesia.com:
PSG Hajar Inter Milan (M Rizki H)
PSG dan Inter Milan sama-sama memiliki permainan yang enak ditonton, militan, dan luar biasa.
PSG sedang dalam performa yang apik lantaran selalu menang dalam empat laga terakhir. Inter Milan juga dalam tren bagus karena tidak pernah kalah dalam lima laga terakhir.
Saya memprediksi PSG akan mengalahkan Inter Milan dengan skor 2-1 dan keluar sebagai juara Liga Champions.
PSG Akhirnya Juara Liga Champions (Surya S)
PSG jadi favorit juara Liga Champions musim ini ketimbang Inter, karena memiliki skuad lebih segar. Dalam statistik serangan, PSG paling bagus daripada Inter.
Performa PSG pada musim ini perlu membuat Inter waspada. Akan tetapi PSG juga tidak bisa jemawa. Inter punya modal bagus di final usai menyingkirkan tim kuat Barcelona.
Rapor clean sheet Inter juga mengagumkan. Meski begitu, dengan komposisi pemain saat ini, taktik Luis Enrique bakal mengalir dengan baik. Ousmane Dembele bakal menunjukkan perannya dalam gol-gol PSG di final nanti. PSG bisa menang 2-1.
PSG Debut Juara (Haryanto Tri Wibowo)
Laga final PSG vs Inter Milan akan berlangsung sangat menarik. Meski Inter Milan dari Italia, namun tim asuhan Simone Inzaghi itu sangat gemar dan berbahaya ketika menyerang. Sementara PSG punya skuad yang dibangun untuk bermain menyerang.
Jual beli serangan akan berlangsung sejak awal babak pertama. PSG saya prediksi punya peluang lebih bagus untuk menang karena punya lini depan yang lebih jeli dalam penyelesaian akhir. Khvicha Kvaratskhelia, Ousmane Dembele, Desire Doue, bahkan dua wing back Achraf Hakimi dan Lucas Hernandez bisa mengancam gawang Inter Milan.
PSG akan menang lawan Inter Milan dengan skor 3-1 dan merebut gelar Liga Champions untuk kali pertama.
Bersambung ke halaman kedua >>>
Inter Milan Berpeluang Mengejutkan
Inter Milan punya kemampuan untuk mengejutkan tim-tim besar Eropa. (REUTERS/Alessandro Garofalo)
Inter Milan Tertawa di Akhir Laga (Putra Permata Tegar Idaman)
Luis Enrique sukses membuat PSG jadi tim yang lebih seimbang dan solid dari segi menyerang dan bertahan. Kepergian Kylian Mbappe malah seolah menyempurnakan kekuatan PSG karena tak lagi bergantung pada satu sosok sehingga alur serangan mudah terbaca.
PSG akan lebih dominan dalam penguasaan bola di laga final nanti. Namun Inter juga punya skema counter attack yang mematikan
Inter memang bakal minim peluang namun bisa menang 2-1 di akhir pertandingan.
PSG vs Inter Seru dan Menghibur (Nova Arifianto)
Jujur saja dua kesebelasan ini di menurut saya benar-benar seimbang dari tiap-tiap lini. PSG dan Inter punya kans setara. Sama-sama favorit.
Mungkin secara psikologis, PSG percaya diri lantaran 3 trofi di tangan. Sedangkan Nerazzurri lapar gelar karena peluang treble musnah berantakan.
4-3-3 ala Les Parisiens yang cepat dan ofensif bakal bertemu 3-5-2 Inter yang adaptif dan solid. Semoga final berlangsung seru dan menghibur.
Saya prediksi PSG vs Inter imbang 2-2 hingga 90 menit. Satu gol pada masa extra time membuat raksasa Prancis meraih gelar perdana di Liga Champions.
Inter Juara Liga Champions (Jun Mahares)
Duel PSG vs Inter bakal jadi pertarungan dua tim solid yang memiliki penjaga gawang tangguh. PSG punya Gianluigi Donnarumma, sementara Inter memiliki Yann Sommer.
Les Parisiens berpeluang raih treble winner setelah sebelumnya sukses memenangi gelar Liga Prancis dan Coupe de France. Hanya saja, lawan yang dihadapi adalah tim yang penuh kejutan.
Selain solid secara tim, Inter juga punya motivasi juang yang tinggi untuk mengalahkan tim-tim favorit. Saya prediksi Inter yang keluar sebagai juara dengan mengalahkan PSG 2-0 di Munich.
