Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak lima pemain naturalisasi Timnas Indonesia berstatus tanpa klub usai kontraknya habis. Ke mana mereka akan berlabuh selanjutnya?
Rata-rata kompetisi sepak bola sudah berakhir seiring dengan rampungnya musim 2024/2025. Peralihan menuju musim selanjutnya kerap dihiasi oleh keluar dan masuk pemain dari satu klub ke klub lainnya.
Perpindahan pemain terjadi karena ada klub yang serius meminang nama spesifik untuk bergabung di bursa transfer. Namun ada pula yang angkat kaki karena kontraknya habis atau diselesaikan lebih awal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situasi ini juga tengah dihadapi oleh pemain Timnas Indonesia. Selayaknya pemain profesional, kontrak kerja bersama klub dibutuhkan agar bisa merumput di lapangan hijau.
Namun hingga kini belum ada kepastian tim yang resmi merekrut pemain-pemain tersebut. Berikut lima pemain naturalisasi Timnas Indonesia tanpa klub.
1. Thom Haye
Thom Haye resmi dilepas oleh Almere City dengan kontrak yang tidak diperpanjang usai habis pada 30 Juni 2025. Ini setelah Almere City degradasi dari Eredivisie ke kasta kedua Liga Belanda.
Alhasil Thom Haye berstatus bebas transfer. Namanya santer dikaitkan dengan raksasa Liga 1, Persija Jakarta. Namun belum ada kejelasan hingga saat ini.
Dengan usia 30 tahun, Thom Haye dianggap masih produktif. Pengalamannya berpentas di Liga Italia dan berbagai klub Belanda jadi nilai lebih pemain yang dijuluki El Professor itu.
 Justin Hubner. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A) |
2. Justin Hubner
Wolverhampton Wanderers tidak memperpanjang kontrak Justin Hubner. Ini jadi kepastian bek Timnas Indonesia itu akan pergi dari kompetisi junior Inggris.
Pemain 21 tahun itu punya masa depan panjang. Sejauh ini belum ada kepastian ihwal tujuan selanjutnya bagi mantan penggawa Cerezo Osaka itu.
Klub Liga 1 disebut-sebut siap meminang bek berpostur 187 cm itu. Namun tim-tim Eropa diperkirakan masih cocok untuk mengembangkan karier Justin Hubner.
Baca di halaman berikutnya>>>
Diminati Klub Liga 1
Rafael Struick belum dapat klub usai mundur dari Brisbane Roar. (CNNIndonesia.com/Adhi Wicaksono)
3. Rafael Struick
Rafael Struick akan pergi dari Brisbane Roar usai kontraknya tidak diperpanjang. Rumor tentang striker 22 tahun itu terus menguat.
Bali United digadang-gadang siap memboyong Rafael Struick. Namun hal ini baru sebatas rumor. Usia yang masih muda memungkinkan eks penggawa ADO Den Haag itu berkarier di luar negeri.
Bisa main di berbagai posisi dan pergerakan tanpa bola jadi kekuatan utama Rafael Struick. Klub yang punya kecenderungan menyerang dari samping diperkirakan bakal cocok dengan Rafael Struick.
4. Shayne Pattynama
Shayne Pattynama berstatus tanpa klub usai kontraknya diputus oleh klub Belgia, KAS Eupen. Saat ini pemain 26 tahun itu belum bergabung dengan klub apapun.
Klub Thailand, Buriram United disebut-sebut berminat setelah sang pemain sempat mengunjungi kota itu beberapa waktu lalu. Bhayangkara FC yang baru kembali promosi ke Liga 1 juga dikabarkan tertarik.
Namun Shayne Pattynama menegaskan belum meneken kontrak apapun. Waktu akan menjawab titian berikut pemain berposisi asli bek kiri tersebut.
[Gambas:Photo CNN]
5. Jordi Amat
Bek veteran Timnas Indonesia, Jordi Amat berstatus tanpa klub usai kontraknya habis bersama klub Malaysia Johor Darul Ta'zim.
Liga 1 ditengarai jadi petualangan baru bek 33 tahun itu. Dua klub besar, Persija Jakarta dan Persib Bandung masuk ke dalam pusaran rumor Jordi Amat.
Eks pemain Swansea City itu juga digosipkan kembali berkarier di Spanyol. Namun hingga kini belum ada kepastian klub Jordi Amat selanjutnya.
[Gambas:Video CNN]