Namun, kekuatan Persib tidak berhenti sampai level itu. Kabar tentang kemungkinan bergabungnya Joey Pelupessy dari Lommel SK menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial akhir-akhir ini.
Meski belum ada konfirmasi resmi dari manajemen, namun rumor ini bukan tanpa dasar. Kontraknya yang akan habis pada 2026 membuka ruang spekulasi.
Jika benar terealisasi, kekuatan Persib benar-benar akan luar biasa. Joey Pelupessy dengan pengalaman di Eropa dan kecerdasannya bakal menjadi jenderal di lapangan tengah Persib.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika ini terjadi di putaran kedua, Persib bisa menjadi tim yang semakin kuat serta menakutkan.
Kehadiran pemain baru di putaran kedua juga sangat penting untuk memperkuat Persib di AFC Challenge League Two.
Sebab melangkah jauh di ACL Two akan memberi dampak besar yaitu jadwal padat dan potensi kelelahan pemain.
Namun dengan kedalaman skuad yang semakin baik akan membuat Persib lebih siap tempur dan tidak akan kehabisan prajurit terbaik.
Berbicara jalur menuju hattrick juara Liga Indonesia tentunya tidak akan mudah. Kini Borneo FC masih terus menunjukkan konsistensi. Borneo sejauh ini mampu tampil solid dan punya organisasi permainan yang baik.
Persija Jakarta juga menjadi salah satu favorit pesaing di perebutan juara musim ini. Bermaterikan pemain asing mayoritas dari Brasil sukses memberi warna pada permainan Persija menjadi lebih indah dan agresif. Secara kualitas individu pemain asing Persija juga bagus-bagus ditambah mereka punya Rizky Ridho dan Jordi Amat di lini belakang.
Namun jika melihat semua variabel mulai dari mentalitas juara, stabilitas pelatih, pengalaman juara dua musim beruntun, kualitas skuad, serta potensi tambahan amunisi, Persib masih berada di posisi terdepan untuk berpeluang menjadi juara musim.
Peluang hattrick juara Liga Indonesia itu terbuka dan sangat mungkin diraih Persib. Syaratnya, Persib harus bisa menjaga konsistensi hingga garis akhir dan kejeniusan pelatih mengatur pemain agar tidak kehabisan bensin dengan agenda padat yang harus dijalani.
(rhr)