Bojan Hodak Ogah Blak-blakan Kritik Wasit, Takut Dihukum

CNN Indonesia
Selasa, 06 Jan 2026 08:50 WIB
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak enggan terang-terangan mengkritik wasit setelah diimbangi Persik Kediri 1-1 dalam pertandingan pekan ke-16 Super League.
Bojan Hodak enggan terang-terangan mengkritik wasit usai imbang dengan Persik. (Dok. Persib.co.id)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak enggan terang-terangan mengkritik wasit setelah diimbangi Persik Kediri 1-1 dalam pertandingan pekan ke-16 Super League 2025/2026 di Stadio Brawijaya, Senin (5/1).

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Bojan Hodak mengkritik kepemimpinan wasit Muhammad Tri Santoso dalam laga melawan Persik.

Pelatih asal Kroasia itu juga akan meminta manajemen Maung Bandung guna melayangkan surat resmi ke PSSI terkait kinerja Tri Santoso.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya, pertama saya akan menyinggung soal wasit. Saya tidak senang dengannya, tentu saja kami akan mengirim surat (protes). Saya tidak bisa bicara banyak tentang wasit, itu saja," kata Hodak dikutip dari situs Persib.

Meski begitu Bojan Hodak ogah buka-bukaan dalam kritiknya itu. Bojan khawatir keterbukaannya mengkritik wasit berujung denda.

"Tidak bisa. Karena kalau saya beri tahu, nanti potong gaji (denda). Jadi saya tidak mau itu (komentari wasit)," tutur Bojan.

Dalam pertandingan tersebut Saddil Ramdani membawa Persib unggul 1-0 pada menit ke-68, akan tetapi Muhamad Firly pada menit-menit akhir membuat skor imbang 1-1.

Sebelum gol Persik, tim tamu Persib lebih dulu bermain dengan 10 orang setelah Saddil dikartu merah pada menit ke-81 karena menerima kartu kuning kedua.

Hasil imbang itu jadi kerugian besar bagi Persib. Dengan hanya mendapatkan satu poin, Maung Bandung gagal memperbaiki peringkat di klasemen Super League.

Saat ini Persib tertahan di peringkat ketiga klasemen dengan 36 poin. Persib punya potensi menempati puncak klasemen Super League seandainya menang atas Persik.

[Gambas:Video CNN]

(sry/sry)