Spasojevic Maafkan Struick Usai Dijebret Bola Saat Terkapar

CNN Indonesia
Selasa, 06 Jan 2026 17:56 WIB
Penyerang Bhayangkara FC Ilija Spasojevic memaafkan pemain Dewa United Rafael Struick yang menendang bola ke arah dirinya saat terjatuh usai dilanggar Egy.
Ilija Spasojevic saat berlatih bersama Timnas Indonesia. (ADITYA PRADANA PUTRA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penyerang Bhayangkara FC Ilija Spasojevic sudah memaafkan pemain Dewa United Rafael Struick yang menendang bola ke arah dirinya saat terjatuh usai dilanggar dalam pertandingan Super League 2025/2026. Aksi Struick ini berujung kartu merah.

"Apa pun yang dibutuhkan tim. Peran berbeda, komitmen sama. Terima kasih atas permintaan maafnya Rafael Struick. Panasnya pertandingan. Selalu penuh hormat," tulis Spasojevic di Instagram yang mendapatkan respons hati dari Struick di kolom komentar pada Selasa (6/1)

Struick diberi kartu merah oleh wasit Efendi di laga Bhayangkara vs Dewa United bermula dari upaya Bhayangkara FC melakukan serangan balik pada menit-menit akhir babak kedua pertandingan Super League di Stadion Sumpah Pemuda Bandar Lampung, Senin (5/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ilija Spasojevic yang sedang berupaya mengamankan bola di area tengah lapangan kemudian mendapat pengawalan dari penyerang Dewa United Egy Maulana Vikri.

Spaso kemudian terjatuh. Wasit meniup peluit, tapi bola bergulir dan kemudian Struick yang ada di dekat lokasi kejadian menendang si kulit bulat ke arah Spaso. Tendangan Struick mengenai lutut Spaso.

Spasojevic kemudian bangkit dan menghampiri Struick. Bahkan Struick dibuat jatuh oleh Spaso.

[Gambas:Instagram]

Situasi tidak terkendali. Pemain dan ofisial dari pinggir lapangan bahkan ikut masuk ke arena pertandingan. Ada yang berupaya melerai, ada yang mengejar lawan.

Kondisi tak beraturan itu sempat berlangsung beberapa menit. Kemudian wasit Efendi mengeluarkan kartu merah kepada Struick.

Ini merupakan kartu merah kedua dalam laga tersebut. Sebelumnya wasit Efendi lebih dulu mengusir Wahyu Subo Seto yang mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-51. Selain dua kartu merah, ada ada sembilan kartu kuning yang keluar dari saku wasit.

Usai pertandingan, Struick langsung minta maaf kepada Spaso lewat pesan di Instagram.

"Saudaraku, hari ini bukan masalah pribadi. Aku bertindak karena emosi dan itu tidak baik. Maaf dan semoga sukses di musim ini," tulis Struick.

Permintaan maaf Struick diterima oleh Spaso. Penyerang Bhayangkara FC menilai kesalahan adalah bagian dari permainan sepak bola.

"Tidak apa-apa adikku, kesalahan adalah bagian dari permainan. Kita belajar darinya dan terus maju [salaman]. Semoga sukses dan lakukan yang terbaik, kamu adalah masa depan sepak bola Indonesia," kata Spaso.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/jal)