Rekomendasi 4 Pelatih Lokal Jadi Asisten Herdman di Timnas Indonesia

CNN Indonesia
Rabu, 07 Jan 2026 05:24 WIB
Supriyono Prima merekomendasikan empat pelatih lokal sebagai asisten John Herdman di Timnas Indonesia.
Kurniawan Dwi Yulianto dianggap layak menjadi salah satu asisten John Herdman di Timnas Indonesia. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pengamat sepak bola nasional yang juga mantan pemain Timnas Indonesia, Supriyono Prima, merekomendasikan empat pelatih lokal yang potensial untuk menjadi asisten John Herdman di Timnas Indonesia.

PSSI resmi menunjuk John Herdman menjadi pelatih Timnas Indonesia. Salah satu isu penting yang mengiringi kedatangannya adalah komposisi staf kepelatihan, terutama karena Herdman disebut hanya membawa satu asisten asing.

Kondisi ini membuat pelibatan pelatih lokal dinilai krusial, terutama untuk kebutuhan adaptasi dan transfer pengetahuan dari Herdman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pandangan tersebut disampaikan oleh Supriyono Prima, mantan pemain Timnas Indonesia, yang menilai keterlibatan pelatih lokal harus menjadi bagian dari strategi jangka panjang PSSI.

Dengan pemahaman mendalam terhadap karakter pemain dan kompetisi domestik, pelatih lokal dapat menjadi jembatan antara filosofi Herdman dan realitas sepak bola Indonesia.

Menurut Supriyono, pelatih lokal sebagai asisten bisa berperan penting sebagai jembatan antara filosofi kepelatihan Herdman dan karakteristik pemain Indonesia.

Dari hasil pengamatannya, setidaknya ada empat nama pelatih lokal yang dinilai realistis dan layak dipertimbangkan sebagai asisten Herdman di Timnas Indonesia.

Empat rekomendasi pelatih lokal yang bisa menjadi asisten Herdman di Timnas Indonesia menurut Supriyono Prima yaitu Nova Arianto, Kurniawan Dwi Yulianto, Fakhri Husaini, dan Eko Purjianto.

Nama pertama adalah Nova Arianto. Pengalaman mendampingi Shin Tae Yong serta keberhasilannya membawa Timnas Indonesia U-17 lolos ke Piala Dunia U-17 2025 membuat Nova dinilai paling memahami transisi generasi pemain.

Ia juga dianggap telah terbiasa bekerja dalam struktur kepelatihan modern yang relevan dengan pendekatan Herdman. Kemudian, Supriyono menilai Kurniawan Dwi Yulianto juga layak menjadi kandidat asisten Herdman di Timnas Indonesia.

Menurutnya, pengalaman Kurniawan menimba ilmu kepelatihan di Italia, serta keterlibatannya di lingkungan sepak bola Eropa, termasuk di Como, memberi nilai tambah dari sisi taktik dan profesionalisme.

Sentuhan internasional Kurniawan diyakini dapat membantu Herdman memahami aspek psikologis pemain Indonesia tanpa kehilangan konteks lokal.

Lalu, Supriyono menilai Fakhri Husaini juga pantas mendapatkan kesempatan untuk menjadi asisten Herdman di Timnas Indonesia. Fakhri merupakan mantan gelandang Timnas Indonesia yang berkarakter. Karakter tersebut juga dibawa oleh Fakhri saat menjadi pelatih.

Supriyono juga mengedepankan nama Eko Purjianto. Menurutnya, Eko memiliki kedekatan emosional dengan pemain serta pemahaman mendalam terhadap kompetisi domestik.

Karakter ini penting untuk menjaga komunikasi efektif di ruang ganti sekaligus memastikan pesan pelatih kepala tersampaikan dengan baik.

[Gambas:Video CNN]

(ade/ade/rhr)