Nama Besar John Herdman Bisa Bikin Pemain Timnas Indonesia Segan?
PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia. Kembali Skuad Garuda dipimpin nama besar, apakah membuat pemain jadi segan?
Pertanyaan ini baru bisa terjawab setelah pelatih 50 tahun itu bertemu dengan seluruh pemain plus menjalani tetek-bengek agenda Timnas Indonesia. Segan atau tidaknya pemain bakal terlihat dari hasil pertandingan tim Merah Putih beserta pencapaian dari setiap prosesnya.
Kehadiran juru taktik asal Inggris itu tentunya membuka harapan baru. Dengan kontrak dua tahun plus opsi perpanjangan dua tahun, jelas proyeksinya adalah menyongsong Piala Dunia 2030.
Namun sebelum itu, dalam dua tahun ke depan fokus perlu tertuju pada agenda besar nan prestisius seperti Piala Asia 2027 dan Olimpiade 2028. Ada pula agenda penting yang menyertainya. Terdekat ada FIFA Series pada Maret 2026 dan Piala AFF di pertengahan tahun ini.
FIFA Series 2026 dan Piala AFF 2026 bakal jadi indikator pertama kualitas Herdman. Hasil yang memuaskan akan mengembalikan kepercayaan penggemar.
Di satu sisi, tak banyak waktu yang dimiliki jelang FIFA Series 2026. Turnamen yang salah satu tuan rumahnya Indonesia itu akan berlangsung pada 23-31 Maret 2026. Praktis hanya dua bulan yang bisa dimanfaatkan untuk menyusun fondasi tim. Belum lagi potensi utak-atik program selama bulan Ramadan.
Dengan kompetisi domestik yang sedang berjalan, kemungkinan Herdman baru bisa bertemu dengan para pemain dengan waktu dan tempat yang pantas di dua pekan pada pertengahan Maret.
Sehingga sebelum jeda tersebut, eks juru taktik timnas Kanada itu bisa blusukan ke berbagai pertandingan untuk menggali potensi pemain sekaligus mempelajari dinamika sepak bola Indonesia. Nama besarnya bisa saja jadi daya tarik bagi pemain agar mau habis-habisan demi mendapat tempat di Timnas Indonesia.
Sedianya bermain untuk tim nasional adalah impian pesepakbola di dunia. Terlebih jika ada pelatih dengan rekam jejak yang jelas dan gemilang.
Portfolio John Herdman sangat jelas. Pengalaman kepelatihannya sudah berjalan 23 tahun dan kariernya dominan di tim nasional yang berarti sudah paham dengan kalender kompetisi dan dinamikanya.
Pertanyaan berikutnya adalah menyoal prestasi. Pelatih kelahiran Consett, Inggris itu membawa timnas putri Selandia Baru lolos Piala Dunia dalam tiga edisi berbeda (2007, 2011, dan 2015) plus tiga jilid Olimpiade (2008, 2012, dan 2016).
Dari pencapaian itu, tim asuhan Herdman finis di perempat final Piala Dunia Wanita 2015 dan menyabet medali perunggu Olimpiade 2016. Ini membuat timnas putri Kanada menapak peringkat empat ranking FIFA.
Saat dipercaya menangani timnas Kanada sektor putra, Herdman berhasil membawa Alphonso Davies dan kawan-kawan lolos ke Piala Dunia 2022. Ini pertama kalinya Kanada kembali ke pentas global setelah absen 36 tahun. Tak terkalahkan dalam 17 pertandingan kualifikasi mempertegas tangan dingin Herdman.
Baca di halaman berikutnya>>>