Salah vs Mane: Dulu Kawan, Jadi Mantan, Sekarang Lawan
Mohamed Salah dan Sadio Mane akan berhadapan sebagai lawan pada laga semifinal Piala Afrika 2025 antara Mesir vs Senegal, Kamis (16/1) dini hari WIB.
Laga ini bukan sekadar duel internasional, tetapi juga lanjutan rivalitas personal yang telah berlangsung selama bertahun-tahun antara dua ikon sepak bola Afrika.
Salah dan Mane pernah jadi rekan setim di Liverpool yang berbagi panggung kemenangan dan gelar prestisius baik di Liga Inggris maupun Liga Champions.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski pernah sukses bersama, hubungan mereka tidak selalu harmonis di Liverpool. Persaingan internal dan ketidaksepahaman peran di lini serang yang membuat dinamika mereka tetap tegang meski profesional.
Namun cerita terbesar dari hubungan mereka justru terjadi di panggung internasional. Mane telah berhasil mendominasi beberapa pertemuan krusial melawan Salah bersama timnas masing-masing.
Kemenangan Senegal di final Piala Afrika 2022 melalui adu penalti, serta keberhasilan mereka di play-off Kualifikasi Piala Dunia, membuat Mane sering kali menjadi sosok kemenangan sementara Salah mengalami kepahitan.
Kondisi ini membuat semifinal Piala Afrika kali ini terasa seperti momen penting untuk balas dendam sekaligus pembuktian bagi kedua pemain.
Salah, yang kini berusia 33 tahun, masih mengejar gelar yang belum diraih bersama Mesir, yakni trofi Piala Afrika. Prestasi itu akan mencatatkan namanya bukan hanya sebagai legenda klub, tetapi juga sebagai ikon sepak bola Afrika yang lengkap.
Pertemuan mereka kali ini tidak hanya soal taktik di lapangan. Ini lanjutan rivalitas klasik Afrika antara dua pemain yang kariernya saling terkait erat, dipenuhi drama, rasa hormat, dan hasrat kuat untuk memenangkan momen terbesar di benua.
(ade/ade/jun)