Menuju Indonesia Masters 2026: Alwi Belajar Kontrol Emosi

CNN Indonesia
Minggu, 18 Jan 2026 01:30 WIB
Atlet tunggal putra Alwi Farhan belajar mengontrol emosi menjelang Indonesia Masters 2026 setelah pengalaman buruk tahun lalu.
Alwi Farhan belajar mengontrol emosi menjelang Indonesia Masters 2026. (ANTARA Foto/Nova Wahyudi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Atlet tunggal putra Alwi Farhan sedang belajar mengontrol emosi menjelang tampil dalam Indonesia Masters 2026.

Indonesia Master 2026 akan berlangsung di Istora, Senayan, Jakarta pada 20-25 Januari 2026. Turnamen ini memiliki level super 500 BWF sehingga cukup diincar. 

Bukan tanpa sebab Alwi mendalami sisi psikologis ini. Pasalnya pada tahun lalu Alwi tersingkir cepat dalam Indonesia Open 2025 dan Indonesia Masters 2025 di Istora, Senayan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Indonesia Masters 2025, Alwi tersingkir di babak kedua. Adapun dalam Indonesia Masters 2025 ia tak lolos ke babak utama. Ia belajar banyak dari dua kegagalan tersebut.

"Pastinya excited [bersemangat]. Sama, tapi sudah tahu, sudah lebih kenal dengan hawa-hawa Istora. Jadi harus me-manage secara rasa keinginan yang besar dan kontrol hawa nafsunya."

"Jadi harus lebih dikontrol karena saya beberapa kali sudah mencoba bermain di Istora," ujar Alwi dalam wawancara seusai latihan di di Pelatnas PBSI, Cipayung, Kamis (15/1).

Persiapan teknis menjelang Indonesia Masters disebut Alwi berjalan dengan lancar. Persoalan lambung yang dialaminya saat tampil dalam Malaysia Open 2026, sudah teratasi.

"Alhamdulillah, sudah recovery [pemulihan]. Minggu ini balik latihan. Ini seperti biasa normal. Kalau badannya sudah mulai recovery dan saya berharap bisa mendapatkan hasil maksimal."

"Di Indonesia Masters berharap juga penonton bisa datang meramaikan dan men-support khususnya tim Indonesia dan juga pemain-pemain luar," ujar tunggal putra urutan ke-17 dunia ini.

Pada babak pertama Indonesia Masters 2026, Alwi akan berhadapan dengan Ng Ka Long Angus. Alwi memiliki rekor pertemuan seimbang dengan atlet asal Hong Kong itu, yakni 2-2.

"Pastinya saya harus kontrol diri saya karena besok juga babak pertama saya ketemu Ka Long yang sebelumnya saya kalah. Head to head-nya dua sama," ujarnya menjelaskan.

"Saya mau fokus di babak pertama dulu karena pasti enggak gampang ketemu pemain senior yang sudah banyak pengalaman," katanya sambil melepas senyuman.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/abs)