John Herdman Kantongi Lisensi Pelatih UEFA di Usia 20 Tahun
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membeberkan karier kepelatihannya yang sudah dimulai sejak usia muda. Ia mampu mendapatkan lisensi pelatih UEFA di usia 20 tahun.
Menyadari kualitasnya kurang mampu bersaing jadi pesepakbola profesional, Herdman langsung fokus beralih ke profesi pelatih sejak usia 17 tahun.
"Saya memulai kepelatihan saya pada usia 17 tahun. Kemudian saya mendapat kualifikasi pertama saya pada usia 18 tahun. Lisensi UEFA saya pada usia 20 tahun, sehingga saya memiliki kepribadian obsesif ketika saya berkomitmen pada sesuatu yang saya ingin total melakukannya," kata Herdman pada sesi wawancara di YouTube Timnas Indonesia Senin (20/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu adalah sebuah kekuatan juga kelemahan, dan saya berpikir komitmen, gairah pembinaan telah membawa saya dari Inggris ke Selandia Baru, ke Kanada, dan sekarang Indonesia, untuk merasakan budaya yang berbeda," ujar Herdman menambahkan.
Meski tak memulai karier sebagai pesepakbola profesional, Herdman punya prestasi cukup menjanjikan sebagai pelatih.
Pria asal Inggris itu sukses mengantar timnas putri Selandia Baru lolos ke Piala Dunia Wanita 2007 dan 2011, serta Olimpiade Beijing 2008.
Prestasi gemilang Herdman bersama Selandia Baru membuat Kanada kepincut. Ia kemudian ditunjuk memimpin timnas putri Kanada dan sukses mempersembahkan medali perunggu di Olimpiade London 2012 dan Rio de Janeiro 2016, serta juara Pan American Games 2011. Herdman juga tercatat memimpin Kanada saat jadi tuan rumah Piala Dunia Wanita 2015.
Keberhasilan Herdman bersama tim putri membuat federasi sepak bola Kanada (CSA) menariknya sebagai pelatih timnas putra Kanada generasi Alphonso Davies dan Jonathan David pada awal 2018.
Di tangan Herdman, Kanada berhasil lolos ke Piala Dunia 2022, ajang kedua bagi Kanada setelah absen 36 tahun sejak debut pada 1986 di Meksiko.
Herdman juga turut andil mengantar Kanada lolos ke Piala Dunia 2026. Namun, CSA memutuskan menunjuk Fabio Cannavaro untuk menggantikan Herdman pada Oktober 2025.
Kini, Herdman mendapat tantangan baru menangani Timnas Indonesia. Ia bertekad mengukir sejarah baru bersama skuad Garuda.
"Saya merasa, sebagai pelatih atau pemimpin, saya telah mampu membantu, apakah itu tim putri Selandia Baru atau tim pria dan tim putri Kanada mencapai level berikutnya. Dan saya pikir Indonesia sangat menarik karena Anda dapat merasakannya sangat jelas. Bahwa negara ini siap untuk naik ke level berikutnya dan semoga yang akan menjadi warisan saya adalah saya dapat membantu proses itu," ujar Herdman.
(nva)