Nurfendi Raih Medali Emas Pertama Indonesia di ASEAN Para Games
Atlet balap sepeda Nurfendi meraih medali emas pertama Indonesia dari cabang renang pada ASEAN Para Games 2025 (2026), Rabu (21/1).
Nurfendi meraih medali emas melalui nomormen's time trial B klasifikasi MB2 di Suranaree University of Technology. Ia mencatatkan waktu 41 menit 59,763 detik, unggul atas Yokphanitchakit Surachai.
"Alhamdulilah hasil ini kami dapatkan, padahal sebelumnya tidak ditargetkan," kata pelatih tim para sepeda Indonesia Erik Suprianto selepas pengalungan medali, dilansir dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari cabang olahraga sepeda, Vanza Mifthahul Jannah juga merebut medali emas. Emas ia raih dari nomor women's time trial B klasifikasi WB2 di Suranaree University of Technology.
Vanza mencatatkan waktu 34 menit 55,616 detik. Ia mengalahkan wakil Malaysia Nur Azlia Syafinah yang berada di peringkat kedua, dengan catatan waktu 35 menit 38,432 detik.
Pada hari yang sama, atlet renang putri Siti Alfiah juga meraih medali emas. Siti menjadi yang terbaik pada final nomor lomba 400 meter gaya bebas putri untuk klasifikasi S6.
Pemecah rekor Asia nomor 50 meter gaya dada putri klasifikasi SB6 ini mencatatkan waktu 6 menit 56,86 detik. Ia mengalahkan wakil Vietnam Trinh Thi Bich Nhu (7 menit 12,09 detik) di peringkat kedua.
Prestasi membanggakan bagi Indonesia tidak cukup sampai di situ. Pada pertandingan nomor yang sama, peringkat ketiga atau perunggu juga diisi wakil dari Tanah Air, Riyanti.
Riyanti merebut perunggu setelah mencatatkan waktu 7 menit 17,80 detik. Ia menyingkirkan atlet Filipina Roble Beariza Ma Josephine, yang membukukan waktu 8 menit 25,15 detik.
Tim renang Indonesia diperkuat 28 atlet dalam ASEAN Para Games 2026 di Thailand, yang terdiri 19 atlet putra dan sembilan atlet putri. Mereka bertekad menyumbang banyak medali.
(abs/nva)