Apa yang Bikin Vietnam U-23 Keok Babak Belur Dihajar China?
Timnas Vietnam U-23 datang ke semifinal Piala Asia U-23 2026 dengan performa yang lebih apik ketimbang China, namun justru skuad Negeri Naga Biru keok dihajar wakil Negeri Tirai Bambu.
Timnas China U-23 melesat ke final Piala Asia U-23 2026 setelah menghajar Vietnam 3-0. Padahal rekam jejak sepanjang turnamen berpihak pada skuad arahan Kim Sang Sik.
Vietnam sebelumnya mencetak delapan gol dan kebobolan tiga kali dalam empat pertandingan. Sedangkan China yang menorehkan clean sheet dalam empat pertandingan, hanya bisa mencetak satu gol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang Sik pun mengungkap deretan penyebab kegagalan Vietnam dalam laga semifinal Piala Asia U-23.
Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, lini serang yang tumpul tak lepas dari pertahanan China yang kukuh.
"Mereka bermain dengan organisasi tim yang sangat baik, khususnya di sektor pertahanan, dan mereka pantas meraih kemenangan. Kami beberapa kali terkejut dengan lini pertahanan mereka yang sangat kuat sepanjang laga," kata Sang Sik dikutip dari situs resmi AFC.
Hal lain yang membuat Vietnam mengalami penurunan performa adalah cedera yang dialami Nguyen Hieu Minh. Bek Vietnam itu harus diganti pada menit ke-33 dan digantikan Nguyen Duc Anh.
Ketiadaan Hieu Minh menjadi salah satu faktor yang merontokkan mental Vietnam. Keputusan memasukkan sosok bintang, Nguyen Dinh Bac, pada babak kedua juga tidak bisa mengubah permainan Vietnam.
"Rencana kami diganggu cedera, yang membuat kami harus melakukan pergantian pemain. Hal itu memengaruhi struktur tim dan membuat kami kesulitan menerapkan hal yang ingin kami lakukan pada babak kedua," terang Sang Sik.
"Apa yang terjadi di lapangan tidak seperti yang kami persiapkan, khususnya ketika kehilangan pemain inti. Pergantian pemain memengaruhi kepercayaan diri pemain, dan kami lantas kebobolan dan kalah," tukasnya.
(nva/abs)