Digilas Malaysia, Raymond/Joaquin Runner-up Indonesia Masters 2026
Ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin runner up Indonesia Masters 2026 usai digilas wakil Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, Minggu (25/1).
Kejar-kejaran skor tercipta sejak permulaan gim pertama. Skor 1-1 hingga 5-5 tercipta, sebagai pertanda bahkan kedua pasangan ini sama-sama tak ingin kecolongan.
Hal ini membuat suasana di Istora, Senayan, Jakarta, bergemuruh. Rivalitas Indonesia dan Malaysia membuat penonton sangat antusias memberikan dukungan.
Setelah 6-6, Raymond/Joaquin bisa meraih tiga poin beruntun, menjadi 9-6. Rupanya, Goh/Nur bisa meraih tiga poin beruntun sehingga sama 9-9, bahkan berbalik unggul 9-11.
Setelah interval gim pertama, Goh/Nur bermain lebih agresif sehingga unggul 14-10. Perlahan tapi pasti, dengan ketenangan dan mentalitas pantang menyerah, Raymond/Joaquin terus mengejar.
Sayangnya, ganda peringkat ke-22 BWF ini tak bisa mengejar ketertinggalan. Akhirnya Raymond/Joaquin menyerah 19-21 pada gim pertama dari ganda Malaysia berperingkat kesembilan dunia itu.
Pada gim kedua, Raymond/Joaquin seperti kehilangan sentuhan terbaiknya. Enam poin beruntun diraih pasangan Malaysia, sehingga kedudukan 6-0 di awal gim kedua.
Unggul dengan selisih enam poin ini membuat Raymond/Joaquin sering terburu-buru, sehingga membuat kesalahan sendiri. Sebaliknya pasangan Malaysia main dengan begitu tenang.
Situasi ini membuat Raymond/Joaquin tertinggal tujuh angka, 11-4 saat interval gim kedua. Pengembalian yang melenceng karena agresivitas lawan, membuat Raymond/Joaquin kepayahan.
Ketertinggalan ini membuat Istora sempat lengang sejenak, meski kemudian penuh atmosfer kembali. Sayang, Raymond/Indra masih sering melakukan kesalahan yang sama.
Kedudukan berubah menjadi 15-5 atau tertinggal 10 poin. Setelah itu, Goh/Nur semakin menjadi. Mereka main gesit, cepat, tenang, dan matang. Kematangan usia mereka terlihat di laga ini.
Saat Goh/Nur tinggal match point, Raymong/Joaquin memperkecil kedudukan. Tujuh poin beruntun diraih. Namun, Raymond/Joaquin akhirnya kalah 21-13. Laga final ini berakhir dalam 36 menit.
(abs/jal)