7 Pemain Naturalisasi yang Memutuskan Main di Super League
4. Eliano Reijnders
Eliano tiba dalam jendela transfer yang sama dengan Haye di awal musim. Kedatangannya ikut memberikan gairah di kalangan Bobotoh demi upaya Persib bersaing di Super League dan AFC Champions League Two.
Eliano sudah bermain dalam 19 pertandingan. Meski terbilang sering tampil, Eliano belum memberikan kontribusi berupa gol atau assist.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
5. Jordi Amat
Dengan usianya yang telah menginjak 33 tahun, Jordi Amat memutuskan untuk bergabung dengan Persija. Ia bermain di Persija setelah merengkuh sukses bersama klub top Malaysia, Johor Darul Takzim.
Kedatangan Jordi terbukti positif buat Persija. Duetnya dengan Rizky Ridho di jantung pertahanan jadi andalan dengan 16 penampilan dan dua gol yang telah diciptakan.
6. Jens Raven
Raven menjadi penggawa muda lainnya yang memutuskan bermain di Indonesia. Striker jangkung ini berlabuh di Bali United FC.
Namun, kiprahnya di Bali United sejauh ini belum menonjol. Dari 13 laga, striker berusia 20 tahun ini baru mencetak satu gol dan memberikan satu assist.
7. Rafael Struick
Struick menjadi nama terakhir dalam daftar pemain naturalisasi yang merumput di Indonesia. Pemain serba bisa ini menjadi bagian dari Dewa United.
Ekspektasi besar mengiringi kedatangan Struick di Dewa United. Hanya saja sejauh ini performanya belum mengesankan. Struick baru mencetak satu gol dan satu assist dari 13 penampilan.
(jal/rhr)