Arsenal dan Takhta Premier League, Bayang-bayang Habis Bensin Lagi?
Inkonsistensi masih jadi persoalan besar bagi Arsenal. Tiga musim beruntun jadi runner-up, kubu London Utara belum bisa sepenuhnya keluar dari bayang-bayang ini.
Ada benang merah dari perjalanan Arsenal dalam tiga musim terakhir, yaitu mulai kedodoran di putaran kedua. Kekalahan The Gunners selalu lebih banyak di paruh musim akhir.
Sejauh ini Arsenal baru kalah satu kali di putaran kedua saat menyerah di tangan Manchester United pekan lalu. Jadi bulan-bulanan karena kalah di kandang, Meriam London harus kembali ke jalur kemenangan pekan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun persoalan Arsenal bukan hanya sekadar jadi bulan-bulanan. Inkonsistensi dalam tiga musim terakhir mereka hadapi karena badai cedera. Kini barisan pemain lebih prima, namun naik dan turun dalam mendulang hasil maksimal masih terganjal.
Utamanya lini depan yang kerap diganti-ganti. Dalam catatan Fotmob, hanya David Raya (kiper) dan Martin Zubimendi (gelandang) yang tak pernah absen di Premier League musim ini. Empat pemain dengan jam tertinggi juga berkutat di lini belakang dan tengah.
Sedangkan lini depan, Bukayo Saka dan Viktor Gyokeres punya jam terbang paling tinggi dengan 21 kali penampilan di Premier League musim ini. Namun menyoal produktivitas, tak ada satu nama yang dominan.
Viktor Gyokeres jadi salah satu produsen gol Arsenal musim ini. (REUTERS/David Klein) |
Leandro Trossard dan Viktor Gyokeres jadi top skor dengan masing-masing lima gol. Di bawah mereka ada Eberechi Eze, Mikel Merino, dan Bukayo Saka dengan empat gol tiap nama.
Dari catatan ini terlihat spektrum pencetak gol Arsenal cukup luas karena tidak hanya striker yang piawai merobek jala lawan. Tapi keragaman ini sebenarnya sudah terjadi sejak Arsenal hampir jadi juara tiga musim sebelumnya.
Kehadiran Gyokeres belum bisa jadi jawaban utuh dalam urusan mencetak gol. Baru lima kali bola bersarang di gawang lawan dari kreasi striker Swedia tersebut. Itupun dua di antaranya berasal dari titik putih.
Bukayo Saka memberi opsi serangan bagi Arsenal lewat koridor sayap. (REUTERS/Hannah McKay) |
Untungnya, Arsenal punya penyerang sayap yang tajam plus insting haus gol yang tinggi dari para gelandang. Tapi mereka tak bisa terus-menerus bertumpu pada sektor lain.
Rumor transfer menyeret nama striker Atletico Madrid, Julian Alvarez. Jika bomber asal Argentina itu benar merapat ke Stadion Emirates, jelas bahwa intensi manajemen klub ingin menambah amunisi meriam di lini depan.
Namun sebelum wajah anyar datang membawa kabar, The Gunners harus kembali ke jalur hijau. Setidaknya di laga Premier League akhir pekan ini, keyakinan penggemar akan kembali menyala perlahan.
(ikw/jun)
Viktor Gyokeres jadi salah satu produsen gol Arsenal musim ini. (REUTERS/David Klein)
Bukayo Saka memberi opsi serangan bagi Arsenal lewat koridor sayap. (REUTERS/Hannah McKay)