Presiden Inter Puji Emil Audero yang Terkena Lemparan Flare

CNN Indonesia
Senin, 02 Feb 2026 07:23 WIB
Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, kutuk insiden pelemparan flare ke Emil Audero. Dia memuji profesionalisme Audero yang melanjutkan pertandingan.
Emil Audero terkena lemparan flare dari pendukung Inter Milan. (AFP/PIERO CRUCIATTI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, langsung mengeluarkan pernyataan usai insiden pelemparan flare ke arah kiper Cremonese asal Indonesia, Emil Audero dalam pertandingan Liga Italia di Stadion Giovanni Zini pada Senin (2/2) dini hari WIB.

Marotta memuji sikap profesional Emil Audero karena masih mau melanjutkan pertandingan meski terkena lemparan flare.

Pertandingan Cremonese vs Inter Milan sempat dihentikan sementara setelah sebuah flare atau dalam berita lain disebutkan sebagai petasan dilemparkan dari tribune pendukung tim tamu meledak di dekat kiper naturalisasi Timnas Indonesia Emil Audero.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laga sempat dihentikan selama sekitar tiga menit pada menit ke-48, karena Audero harus mendapatkan perawatan.

Emil Audero yang sempat bermain untuk Inter Milan pada musim 2023/2024 dan pindah ke Cremonese pada 2025, sempat merasakan ketakutan ketika petasan itu dilempar ke arahnya. Tetapi untungnya, Emil Audero tidak mengalami cedera.

Inter beruntung karena seandainya pertandingan dihentikan, maka Nerazzurri bisa saja dinyatakan kalah 0-3. Namun karena Audero menunjukkan sikap profesionalnya maka pertandingan akhirnya tetap dilanjutkan dan hukuman kalah 0-3 tidak dikenai kepada Inter Milan.

Usai pertandingan, Marotta pun mengutuk kejadian tersebut dan secara khusus memuji Emil Audero yang tetap mau melanjutkan pertandingan.

"Olahraga memiliki nilai-nilai yang sangat jauh dari apa yang kita saksikan. Pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan atas tindakan ini, dan saya pikir hal ini juga dirasakan oleh semua pendukung Inter: sepak bola harus sepenuhnya terlepas dari insiden semacam ini. Kami mengutuknya sekeras-kerasnya," ucap Marotta kepada Sky Italy dikutip dari CBS Sports.

"Dan kami juga berterima kasih kepada Audero atas profesionalismenya. Pihak berwenang akan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab; kecaman dari seluruh klub Inter atas apa yang terjadi adalah tegas dan total. Sebuah tindakan yang benar-benar tidak masuk akal," kata Marotta menambahkan.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/nva)