Kata-kata Pertama Hector Souto usai Timnas Indonesia Jadi Runner Up
Hector Souto menyampaikan keterangan pers sesaat setelah Timnas Futsal Indonesia menyudahi laga final AFC Futsal 2026 di Indonesia Arena, Sabtu (7/2) malam.
Timnas Futsal Indonesia menelan kekalahan dramatis dalam laga final AFC Futsal atau Piala Asia Futsal 2026. Menghadapi raksasa futsal Asia, Iran, Indonesia kalah 4-5 dalam babak adu penalti setelah bermain imbang 5-5 hingga extra time.
Dalam sesi temu wicara dengan jurnalis, pelatih asal Spanyol itu membeberkan rasa bangga kepada Mochammad Iqbal dan kawan-kawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertama-tama saya ingin mengucapkan selamat untuk pemain kami yang sudah melakukan pekerjaan hebat. Mereka sudah bekerja lama dengan saya," kata Souto.
"Tim ini sulit dipercaya. Hari ini kami mencapai final dan punya kesempatan untuk menang dalam 45 menit, extra time, hingga adu penalti," ujarnya menambahkan.
Kemampuan mencetak lima gol melawan tim sekelas Iran dalam laga final jadi sorotan Souto kepada tim yang sudah ia pegang sejak 2024.
"Mungkin tidak ada yang percaya. Saya rasa semua negara mendukung kami. Pemain berkembang banyak. Ada banyak kesalahan, tapi saya tidak mau membahas kesalahan. Yang ingin saya bahas adalah cara kami menjebol gawang Iran lima kali," ucapnya.
Souto pun ikut gembira atas capaian Timnas Futsal Indonesia yang baru pertama kali mencapai final dalam ajang dua tahunan di tingkat kontinental.
"Untuk Indonesia, saya bangga," tegasnya singkat penuh makna.
Timnas Futsal Indonesia sempat tertinggal 0-1 pada awal laga. Kemudian sempat berbalik unggul 3-1 lewat tiga gol cepat. Setelah skor 3-2 pada saat turun minum, Tim Merah Putih mengimbangi Iran 4-4 hingga laga waktu normal selesai.
Pada babak extra time, Indonesia sempat memimpin 5-4 sebelum Iran menyamakan kedudukan.
Dalam babak adu penalti, Indonesia juga kembali unggul lebih dulu sebelum kalah.
"Kami sangat kuat secara mental. Kam adalah tim dengan mental terkuat di turnamen. Untuk mengendalikan situasi, kami rela menderita di lapangan. Pemain kami superior ketika melawan tim hebat level dunia. Iran punya kekuatan dan kami juga bisa kompetitif," terang Souto.
(ikw/nva)