ANALISIS

Menghabiskan Kuota Kesalahan di BATC 2026

Putra Permata Tegar Idaman | CNN Indonesia
Senin, 09 Feb 2026 18:35 WIB
Dalam kegagalan, salah satu hal yang sering diapungkan adalah pembelajaran dari kesalahan. Hal itu yang diharapkan bisa diambil oleh Indonesia dari BATC 2026.
Tim Putri Indonesia diharapkan bisa kembali membuat kejutan di Uber Cup. (Arsip PBSI)

Tim Uber Indonesia berhasil mencapai babak semifinal. Hal ini sudah merupakan catatan bagus mengingat mereka membawa rombongan pemain muda di nomor tunggal. Tidak ada Putri Kusuma Wardani yang saat ini jadi tunggal putri nomor satu Indonesia dan juga Gregoria Mariska Tunjung yang sedang fokus pada pemulihan.

Dari skuad yang ada, Tim Uber Indonesia tidak akan banyak berubah pada Uber Cup mendatang. Putri Kusuma Wardani akan hadir sebagai tunggal putri pertama Indonesia yang bertugas membuka jalan untuk Indonesia.

Bila bertemu dengan negara-negara unggulan, di atas kertas Putri KW mash kalah, terlebih bila merujuk pertemuan-pertemuan terkini. Namun Putri KW bakal punya modal besar berupa tanggung jawab sebagai pembuka jalan. Hal itulah yang diharapkan bisa terjadi di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan tunggal putri lainnya bakal diisi barisan muda. Ni Kadek Dhinda jadi salah satu pemain muda yang cukup menonojol. Thalita Wiryawan tidak bisa menunjukkan kemampuan maksimal karena ia selalu ditempatkan sebagai tunggal pertama dan menghadapi lawan-lawan yang lebih ternama.

Ester Nurumi Tri Wardoyo cukup menjanjikan saat tampil sebagai tunggal ketiga. Bila ada situasi yang menyebabkan Indonesia harus bertarung hingga partai kelima, Ester punya modal berupa pengalaman beregu di beberapa edisi sebelumnya.

Ester Nurumi Tri Wardoyo saat tampil di BATC 2026. (Arsip PBSI)Kembalinya Ester dari cedera menambah kekuatan Indonesia di nomor tunggal. (Arsip PBSI)

Kunci seberapa besar kejutan yang bisa dihadirkan Indonesia di Uber Cup mendatang sejatinya ada di nomor ganda. Indonesia punya empat ganda saat ini yang masuk layer utama yaitu Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva, dan Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari.

Untuk BATC kemarin, Apri/Lanny tidak masuk dalam skuad. Namun tak menutup kemungkinan bisa saja ada pergantian skuad berdasarkan seleksi atau performa terkini.

Dengan materi tim yang banyak berisi pemain muda di nomor tunggal, nomor ganda otomatis membawa beban besar untuk meraih kemenangan. Salah satu hal yang bisa jadi sisi positif Indonesia adalah ganda putri Indonesia semuanya telah mengalami bongkar pasang. Artinya, Tim Pelatih bisa punya banyak alternatif untuk diturunkan, terlebih bila ingin mencoba mengejutkan lawan.

Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum saat tampil di BATC 2026. (Arsip PBSI)Ganda putri diharapkan bisa jadi kekuatan utama Indonesia di Uber Cup mendatang. (Arsip PBSI)

Dari segi peluang, Tim Uber Indonesia secara realistis bisa berharap membuat kejutan dengan lolos ke semifinal.

Masih ada dua bulan jelang pelaksanaan Piala Thomas dan Uber. Harapan yang jelas ada setelah melihat BATC kemarin adalah, bahwa Indonesia telah menghabiskan seluruh kuota kesalahan yang dimiliki, untuk kemudian bisa jadi tim yang jauh lebih baik di Thomas & Uber Cup demi bisa meraih podium tertinggi.

(nva)

HALAMAN:
1 2