Viral Wasit Diserang dan Rusuh di Laga Liga 4 PSIR vs Persak

CNN Indonesia
Jumat, 13 Feb 2026 18:50 WIB
Ilustrasi wasit sepak bola. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Liga 4 kembali jadi sorotan. Kali ini tindakan tidak sportif diperagakan pemain PSIR Rembang saat menghadapi Persak Kebumen yang dilanjutkan kerusuhan penonton.

Pertandingan PSIR vs Persak berlangsung di Stadion Krida, Rembang, Jawa Tengah, Kamis (12/2).

Di media sosial muncul dua rekaman berbeda yang berkaitan dengan laga tersebut. Yang pertama serangan salah satu pemain PSIR kepada wasit dan kerusuhan di luar lapangan.

Dalam video penyerangan kepada wasit, seorang pemain dengan nama punggung Rudy dan bernomor punggung 99 mendekati sang pengadil. Setelah berada sangat dekat dengan sang pengadil, wasit terlihat kesakitan dan membungkuk. Tidak terlihat jelas apa yang dilakukan pemain bernama punggung Rudy tersebut.

Selain video tersebut juga ada video lain. Wasit Dwi Purba terlihat dikejar dan diserang beberapa penonton sebelum ada polisi dan pihak keamanan yang mencoba melerai.

Sementara potongan video lainnya terlihat kerusuhan di luar stadion.

Manajer PSIR Rembang, Rasno, mengatakan masih menunggu keputusan dari PSSI terkait sanksi. Rasno tidak mengetahui secara pasti soal kondisi wasit.

"Saya kurang tahu kalau masalah itu, karena saya hanya fokus ke tim. Saya khawatir nanti kalau saya cek ke sana dianggap lain dan berdampak ke tim saya, jadi saya tidak turun ke lapangan," jelas Rasno.

Rasno juga menyebut kericuhan terjadi antarsuporter sendiri. Bahkan menurutnya ada pemain PSIR yang juga menjadi korban pemukulan.

"Belum, kita masih menunggu hasil keputusan itu. Ya inginnya ya tetap kita tidak kena sanksi dan masalahnya tidak fatal kepada klub," kata Rasno.

"Dari pemain itu ada, cuma itu kan dengan suporter sendiri. Malah pemain kita yang dipukul suporter itu. Itu Farhan yang terkena pukulan," ujarnya sembari menyebut pemain yang menjadi korban.

Rasno berhrap suporter bisa menahan diri dan tidak mengulangi tindakan yang merugikan klub, terlebih Persak merupakan klub tetangga PSIR.

Sementara Kasat Reskrim Polres Rembang, AKP Alva Zakya Akbar, mengatakan kericuhan setelah pertandingan terjadi antarsuporter tuan rumah.

"Kalau info awal sampai saat ini itu antarsuporter Rembang sendiri. Antara kedua kubu suporter Rembang sendiri. Dan sampai saat ini pun tidak ada yang buat laporan di Polres, jadi kita belum ada mengamankan siapa pun dan tindakan apa-apa," kata Alva.

Klik di sini untuk berita selengkapnya.

(nva/rhr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK