FIFA Hukum Athletic Bilbao Larangan Rekrut Pemain sampai 2028
FIFA menghukum klub Spanyol, Athletic Bilbao, dengan larangan merekrut pemain selama tiga bursa transfer atau sebelum musim panas 2028.
"Athletic Club dihukum pada Kamis (13/2) dengan larangan mendaftarkan pemain baru dalam tiga musim transfer," tulis L'Equipe mengenai sanksi FIFA kepada Bilbao.
Disebutkan, langkah Bilbao meminjamkan kiper Alex Padilla ke klub Meksiko, Pumas, dengan biaya 400 ribu Euro, sebagai biang kerok utama jatuhnya sanksi dari FIFA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasalnya, pihak Bilbao justru memanggil kembali sang pemain sebelum masa pinjaman berakhir. Selain itu pihak klub juga mengeluarkan biaya sebesar 300 ribu Euro.
Meski sanksi merekrut pemain baru sekilas terlihat berat, Bilbao sebenarnya punya tradisi yang menarik. Mereka tidak terlalu sering mendatangkan wajah anyar di setiap musim.
Dengan larangan FIFA, Bilbao akan memaksimalkan pemain dari akademi, alih-alih melakukan transfer seperti yang dilakukan klub-klub lain. Apalagi ada aturan tak tertulis yang harus ditaati klub.
Aturan tidak tertulis sejak 1911 itu menyebutkan bahwa manajemen klub hanya merekrut pemain yang lahir dari wilayah Basque atau mereka yang mengasah bakat di wilayah tersebut.
Sebagai contoh Nico Williams dan Inaki Williams. Dua pemain bersaudara itu punya keturunan Ghana, tapi sama-sama lahir di wilayah Basque sehingga 'sah' jadi bagian Athletic Bilbao.
Kemudian ada Alex Padilla, yang meski lahir di Meksiko, sang kiper adalah jebolan akademi Bilbao. Karena dasar tersebut Padilla mendapat stempel 'berhak' jadi pemain Bilbao.
Hanya saja, tradisi ini cuma berlaku untuk pemain. Sedangkan untuk posisi pelatih dan staf pelatih boleh berasal dari manapun. Karenanya pula Bilbao tak risau dengan sanksi FIFA.
(ikw/abs)