MotoGP Bakal Atur Gaji Minimum Pembalap Rp10 Miliar Per Musim

CNN Indonesia
Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB
MotoGP bakal rilis gaji minimum pembalap MotoGP Rp10 miliar per musim. (REUTERS/Marcelo del Pozo)
Jakarta, CNN Indonesia --

MotoGP akan segera menerapkan gaji minimum pembalap hampir menyentuh 500 ribu euro atau sekira Rp10 miliar per musim mulai 2027.

Sebagaimana dilansir Motorsport, peraturan ini akan berlaku untuk semua pembalap permanen, termasuk rookie yang direkrut ke kelas utama.

Aturan ini diberlakukan demi mengurangi ketimpangan gaji antarpembalap dengan bayaran tertinggi dan terendah di grid. Padahal semua pembalap memiliki risiko yang sama di lintasan.

Marc Marquez dan Fabio Quartararo dianggap sebagai pembalap dengan penghasilan tertinggi di MotoGP dalam beberapa tahun terakhir. Pendapatan kedua pembalap ditaksir mencapai Rp198 miliar per musim.

Di sisi lain, beberapa pembalap satelit diyakini memiliki kontrak tahunan sekitar 100 ribu euro Rp2 miliar. Jumlah yang sangat timpang mengingat risiko yang sama.

Para pembalap rookie cukup terjamin karena gaji minimum 500 ribu euro yang diusulkan MotoGP tidak termasuk bonus kinerja.

Kabar baiknya, klausul tersebut telah dimasukkan dalam draf perjanjian komersial periode 2027-3031 yang saat ini sedang digodok MotoGP SEG (sebelumnya dikenal sebagai Dorna) bersama tim-tim kontestan.

Wacana upah minum di MotoGP bukan hal baru. Sebelumnya isu ini dikaitkan dengan pembentukan asosiasi pembalap yang gagal terealisasi.

Pembahasan tentang kontrak komersial 2027-2031 akan berlanjut pada seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand akhir pekan ini.

(jun/jun/abs)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK