Hendra Basir Bantah Lakukan Pelecehan Seksual ke Atlet Panjat Tebing

CNN Indonesia
Rabu, 25 Feb 2026 14:10 WIB
Hendra Basir membantah tuduhan melakukan pelecehan seksual ke atlet putri panjat tebing. (AFP/Bay Ismoyo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hendra Basir membantah melakukan kekerasan dan pelecehan seksual ke sejumlah atlet panjat tebing, seperti dituduhkan.

"Pada intinya, kalau dugaan kekerasan dan pelecehan, saya tidak tahu konteksnya seperti apa, karena sampai detik ini belum ada klarifikasi dari federasi," kata Hendra kepada CNN Indonesia, Rabu (25/2).

"Yang membuat drop ini kan, tindakan pelecehan seksual. Itu yang saya sampai saat ini tidak habis pikir. Tindakan ini di-framing-nya seakan-akan ada ajakan hal-hal aneh atau mesum. Itu fitnah."

Namun, pelatih kepala panjat tebing Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) ini membenarkan pernah memeluk atlet putri. Hanya saja pelukan itu dilakukan pada momentum tertentu.

"Jadi yang saya lakukan sifatnya situasional di latihan dan kompetisi. Contoh, performanya tidak tampil dan atlet kecewa. Atlet saya marahi, biasanya atlet itu nangis."

"Di situ saya peluk dan cium kening serta ubun-ubun. Itu semata-mata untuk penguatan ke atlet dan hal serupa saya lakukan ke anak setelah salat dan antar sekolah.

Karena sudah berkembang tuduhan pelecehan seksual, Hendra siap menghadapinya. Ia akan datang jika diminta FPTI memberi klarifikasi soal tuduhan yang menimpanya. 

"Tapi, jika memeluk dan mencium kening dinilai sebagai tindakan pelecehan, ya saya menerima itu. Apalagi di bulan Ramadan ini, mungkin ini cara Tuhan untuk menaikkan level saya."

"Sejak saya menerima surat sampai sekarang, saya tidak dimintai klarifikasi. Jadi, saya memutuskan untuk diam dan tidak jemput bola ke federasi karena toh beritanya sudah kemana-mana," kata Hendra.

Sebelumnya, viral di media sosial tuduhan Hendra melakukan kekerasan dan pelecehan ke sejumlah atlet putri di lingkungan FPTI. Kelakuan Hendra ini lantas dilaporkan ke Ketua FPTI Yenny Wahid.

FPTI lantas memutuskan penonaktifan sementara posisi Hendra sebagai pelatih kepala. Pada saat yang sama FPTI membentuk tim pencari fakta (TPF) untuk menginvestigasi perihal ini. 

(abs/jal)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK