Menpora Janji Hukum Berat Pelaku Pelecehan Seksual Atlet Kickboxing
Menpora Erick Thohir berjanji menghukum berat pelaku pelecehan seksual yang menimpa atlet kickboxing putri Indonesia, Viona Amalia Putri.
Kasus yang menimpa Viona ini ramai usai kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang terjadi di timnas panjat tebing.
Viona mengungkapkan penderitaannya tersebut melalui media sosial. Pelaku kekerasan seksualnya adalah mantan pelatih sekaligus ketua umum kickboxing Indonesia Jawa Timur, WPC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erick Thohir mengapresiasi keberanian Viona mengungkapkan kasus ini ke publik. Menpora juga berjanji memberikan hukuman berat kepada pelaku.
"Terima kasih Mba Viona yang sudah begitu berani untuk speak up tentang isu pelecehan seksual yang dialami. Kami dari Kemenpora dan KONI akan memastikan hukuman seberat-beratnya untuk pelaku pelecehan seksual dan kekerasan fisik di dunia olahraga," ujar Erick dalam unggahan di Instagram.
"Jika ada kaitan dengan hukum yang berlaku, kami juga akan mengawal kasus ini sampai tuntas."
Erick kemudian menegaskan kalau dunia olahraga Indonesia harus bersih dari kekerasan seksual. Pelaku kekerasan seksual menurut Erick, tidak boleh lagi aktif di dunia olahraga Indonesia.
"Kami Kemenpora tentu terdepan bersama tentu seluruh stakeholder olahraga, bahwa hal-hal seperti ini tidak boleh ada lagi dan pelakunya tidak ada lagi keaktifan di dunia olahraga seumur hidup. Olahraga kita harus bersih," tutur Erick.
Menpora Erick juga menyatakan dukungan penuh terhadap kasus yang diproses secara hukum oleh pihak Kepolisian.
"Kalau itu menjadi wilayah yang menjadi domain institusi Kepolisian, tentu kita sangat dukung," sebut Erick.
(sry/jal) Add
as a preferred source on Google