Kata-kata Sadio Mane usai Senegal Batal Juara Piala Afrika 2025
Sadio Mane buka suara setelah gelar juara Piala Afrika 2025 milik Senegal dibatalkan CAF dan diberikan kepada Maroko.
Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) membatalkan kemenangan Senegal yang sebelumnya sukses mengalahkan Maroko 1-0 di partai final berkat gol semata wayang Pape Gueye.
Keputusan ini muncul setelah Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF) mengajukan banding terkait insiden kontroversial pada laga final yang digelar 18 Januari 2026.
"Apa yang terjadi saat ini sudah keterlaluan. Ini bukan sepak bola yang kita perjuangkan, bukan Afrika yang kita yakini," tulis Mane di Instastory yang beredar luas di media sosial.
"Terlalu banyak korupsi dalam pertandingan kita dan itu membunuh gairah jutaan penggemar di seluruh benua. Para pemain telah memberikan segalanya di lapangan, tetapi keputusan di luar lapangan menentukan pertandingan dan trofi," ujar Mane menambahkan.
Bintang Al Nassr itu mengaku kecewa dengan keputusan tidak adil yang dikeluarkan CAF.
"Saya sangat kecewa bukan hanya untuk Senegal, tetapi untuk sepak bola Afrika secara keseluruhan. Kita pantas mendapatkan yang lebih baik. Para penggemar pantas mendapatkan keadilan, transparansi, dan rasa hormat," ujar Mane menambahkan.
Dewan Banding CAF menilai tindakan tim Senegal melanggar regulasi Piala Afrika, khususnya Pasal 82 yang menyatakan bahwa tim yang menolak bermain atau meninggalkan lapangan tanpa izin wasit akan dianggap kalah.
Selain itu, Pasal 84 menegaskan bahwa pelanggaran semacam itu berakibat pada kekalahan otomatis dengan skor 0-3.
Dengan keputusan ini, Maroko resmi menjadi juara Piala Afrika 2025, menggantikan Senegal yang sebelumnya sempat merayakan trofi juara.
(jun/jun/rhr)