John Herdman Ungkap Kekuatan St Kitts and Nevis, Ingatkan Fokus Timnas
Pelatih John Herdman sudah punya pengalaman menghadapi Saint Kitts and Nevis dan membeberkan hal yang harus dilakoni Timnas Indonesia.
St Kitts and Nevis adalah lawan baru bagi Indonesia. Tim Merah Putih tidak terlalu sering menghadapi lawan-lawan dari Karibia.
Tidak demikian dengan Herdman. Dengan curriculum vitae menangani Kanada, pelatih Inggris itu pernah bertemu dengan St Kitts and Nevis dalam ajang kualifikasi Nations League CONCACAF pada 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Delapan tahun silam, anak asuh Herdman yang diperkuat Alphonso Davies menang 1-0.
"Terima kasih. Jadi saya pernah bermain melawan Saint Kitts dan Nevis pada tahun 2019 di sana. Itu sulit, sangat sulit. Saya menang tipis. Tapi mereka tim yang serupa, pemain yang serupa, pelatih berbeda, pelatih baru, jadi kami tidak tahu apa yang harus diharapkan," kata Herdman.
Bekal pengalaman tersebut bakal dikolaborasikan dengan persiapan Timnas Indonesia. Dengan demikian Herdman tidak cuma bertumpu pada ingatan soal cara mengalahkan St Kitts and Nevis, tetapi juga bakal mengandalkan keberadaan Jay Idzes dan kawan-kawan.
"[Tim] Analisis memberi tahu kami bahwa mereka memiliki profil transisi, kekuatan, kecepatan, dan sangat langsung. Jadi kami harus siap menghadapi serangan balik. Pemain kami akan siap untuk itu. Namun karena ada pelatih baru, kami harus fokus pada diri kami sendiri, identitas Timnas kami, identitas baru. Jadi di sanalah fokus kami, tapi kami akan selalu memikirkan transisi," jelasnya.
Pada 2018 St Kitts and Nevis dilatih Jacques Passy. Kini kesebelasan berjuluk Sugar Boyz itu ditangani Marcelo Serrano.
Pemain-pemain yang membela St Kitts and Nevis pada 2018 dan kini masih ada di dalam tim antara lain adalah Lois Maynard, Julani Archibald, Romaine Sawyers, Johannes Mitchum, Omari Sterling-James, Theo Wharton, dan Harry Panayiotou.
(nva/sry) Add
as a preferred source on Google